<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Jurnalis &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/jurnalis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Mar 2024 19:13:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Jurnalis &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Dewan Pers Fasilitasi UKW di Babel, Bali, Sulsel, Sumsel dan Riau, Ini Jadwalnya!</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58242/dewan-pers-fasilitasi-ukw-di-babel-bali-sulsel-sumsel-dan-riau-ini-jadwalnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 19:06:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dewan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[UKW]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58242/dewan-pers-fasilitasi-ukw-di-babel-bali-sulsel-sumsel-dan-riau-ini-jadwalnya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Dewan Pers fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) disejumlah provinsi di Indonesia. Adapun berdasarkan data yang baru kami ketahui dan akan diselenggarakan yakni baru di 5 Provinsi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dewan Pers fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) disejumlah provinsi di Indonesia. Adapun berdasarkan data yang baru kami ketahui dan akan diselenggarakan yakni baru di 5 Provinsi.</p>
<p>Kelima Provinsi yang kami ketahui akan menyelenggarakan UKW itu meliputi: Babel (Bangka Belitung), Bali, Sulsel (Sulawesi Selatan), Kepulauan Riau dan Sumsel (Sumatera Selatan).</p>
<p>Untuk UKW Bali Kuota 18 Peserta, Bangka Belitung Kuota 24 Peserta, Sulawesi Selatan Kuota 24 Peserta, Sumatera Selatan Kuota 24 Peserta, dan Kepulauan Riau 24 Peserta.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa UKW memang bukan kriteria untuk menjadi wartawan atau jurnalis, namun berdasarkan pengalaman bahwa perusahaan pers nasional kenamaan hanya mengizinkan calon wartawan untuk menjadi awak medianya minimal harus UKW.</p>
<p>Jadi, dari sini dapat dipahami jika pengalaman seorang wartawan tidak menjadi jaminan bahwa perusahaan media akan menerimanya meskipun ia memiliki bakat akan jurnalistik yang baik.</p>
<p>Menurut Dewan Pers, UKW adalah sarana untuk menguji kemampuan wartawan itu sendiri. Wartawan dikatakan Kompeten dan Profesional bilamana ia telah mengikuti UKW dan dinyatakan lulus.</p>
<p>Sementara itu, menurut CEO Founder Media Siber PT Rakyat Inti Media / rakyat.news (Nomor 911/DP-Verifikasi/K/XII/2021), UKW tidak hanya agar wartawan itu kompeten bila lulus, akan tetapi juga dapat membangun/terhubung/mengembangkan jejaring yang lebih luas.</p>
<p>Uji Kompetensi Wartawan sendiri memiliki 3 jenjang, yakni Tingkat Muda, Madya dan Utama.</p>
<p>Adapun terkait jadwal pendaftaran dan pelatihan UKW di lima provinsi yang kami ketahui adalah sebagai berikut:</p>
<p>a. Bali:
&#8211; Pendaftaran : 01 Maret 2024 &#8211; 05 April 2024
&#8211; Pelatihan : 07 Mei 2024
&#8211; UKW : 17 &#8211; 18 Mei 2024</p>
<p>b. Sulawesi Selatan:
&#8211; Pendaftaran : 01 Maret 2024 &#8211; 05 April 2024
&#8211; Pelatihan : 27 Mei 2024
&#8211; UKW : 30 &#8211; 31 Mei 2024</p>
<p>c. Bangka Belitung:
&#8211; Pendaftaran : 01 Maret 2024 &#8211; 30 April 2024
&#8211; Pelatihan : 06 Juni 2024
&#8211; UKW : 14 &#8211; 15 Juni 2024</p>
<p>d. Sumatera Selatan:
&#8211; Pendaftaran : 01 Maret 2024 &#8211; 05 April 2024
&#8211; Pelatihan : 26 Juni 2024
&#8211; UKW : 05 &#8211; 06 Juli 2024</p>
<p>e. Kepulauan Riau:
&#8211; Pendaftaran : 01 Maret 2024 &#8211; 31 Mei 2024
&#8211; Pelatihan : 01 Agustus 2024
&#8211; UKW : 09 &#8211; 10 Agustus 2024</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/02/img_1709319234207-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dewan Pers Fasilitasi UKW]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/03/02/img_1709319234207-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dewan Pers Fasilitasi UKW]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harus Tahu, LSM dan Perusahaan Pers Jelas Berbeda!</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56860/harus-tahu-lsm-dan-perusahaan-pers-jelas-berbeda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2023 11:57:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[LSM]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56860/harus-tahu-lsm-dan-perusahaan-pers-jelas-berbeda</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kamis, 21 Desember 2023, Tidak sedikit dari warga masyarakat yang tampaknya masih sulit membedakan antara LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan mana yang Perusahaan Pers. Oleh sebab itu, mengetahui apa itu LSM dan Pers menjadi perihal yang wajib diketahui agar tidak salah persepsi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kamis, 21 Desember 2023, Tidak sedikit dari warga masyarakat yang tampaknya masih sulit membedakan antara LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan mana yang Perusahaan Pers. Oleh sebab itu, mengetahui apa itu LSM dan Pers menjadi perihal yang wajib diketahui agar tidak salah persepsi.</p>
<p>LSM adalah suatu lembaga yang dapat didirikan oleh Individu atau Sekolompok orang, demikian juga Perusahaan Pers. Namun syarat mendirikan Perusahaan Pers berdasarkan keterangan dari Dewan Pers harus berbentuk Badan Hukum seperti Yayasan atau PT Biasa.</p>
<p>Sebagai CEO Media Online dan IT Support di beberapa media siber yang legal, tentu saya sangat paham betul bagaimana persepsi orang lain dalam menilai seseorang pewarta, sehingga bukan hal yang baru bagi saya apabila ditemui lalu merasa risih.</p>
<p>Saya memulai dunia tulis menulis melalui platform blogging bermula pada tahun 2011 yang kemudian mencoba menjadi Biro Media Online asal Surabaya pada tahun 2018, apa yang saya dapat tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga.</p>
<p>Sehingga saya menjadi paham kaidah menulis di media siber dengan menulis di platform blogging, dari sini pula mengapa saya jika mendatangi suatu tempat lalu ada yang risih, saya cukup peka dan lalu pergi.</p>
<p>Sampai hari ini media Cilacap.info eksis yakni berkat rekan-rekan Media yang memberikan imbalan atau upah atas jasa usai memberikan kontribusi untuk suatu media online dari yang mulai tadinya tidak muncul di Google News Search Result menjadi muncul.</p>
<p>Dari sini pula, saya dapat menjalin kerja sama yang mungkin dari menawarkan iklan di Brand-brand untuk ditayangkan disejumlah media online itu. Oleh karena ini pula maka saya berani membayar beberapa orang konten writter.</p>
<p>Bahkan mungkin mereka bingung, di mana saya menayangkan artikel yang mereka buat, kenapa tidak ada di Cilacap.info. Ya seperti yang saya katakan, tergantung Brand mau pasang di media mana, saya hanya mencoba menawarkan kerja sama.</p>
<p>Mohon maaf saya sedikit beropini dan malah cerita, siapa tahu dari opini saya ini, Anda menjadi lebih paham bahwa saya masih memiliki naluri dan independensi yang tinggi, oleh sebab itu jangan alergi dengan kami sebagai pewarta, toh jika Anda merasa alergi yang mungkin dikarenakan oknum pewarta, jangan turut larut alerginya hingga menyamaratakan kita para pewarta dengan oknum.</p>
<p>Kemudian Kerja Sama tentu saya membutuhkan kerja sama, oleh sebab itu saya datang dengan maksud dan tujuan bahwa ada keperluan dan datang dengan baik-baik. Bilamana tidak menerima maka saya pun tidak menjadi masalah.</p>
<p>Demikian juga sebagai pewarta saya mengetahui apa itu LSM dan bisa mensikapinya dengan baik. Sebab seseorang yang memanfaatkan dirinya dan mengatasnamakan sebagai anggota LSM atau Pers namun merugikan itu berarti oknum juga.</p>
<p>Sebagai orang pers tanpa ditanya terkait netralitas, saya tentu harus paham akan hal itu. Sehingga bilamana di laman ini ada artikel yang dikirimkan oleh seseorang yang juga berorganisasi di suatu ormas, maka akan saya tayangkan selama artikelnya mendidik dan tidak melukai satu dan yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/13/ilustrasi-penulis-berita-by-pixabay-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi penulis berita by pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/13/ilustrasi-penulis-berita-by-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi penulis berita by pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Aku Sudah Tidak Mau Meliput Lagi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32066/aku-sudah-tidak-mau-meliput-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2020 21:23:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Reporter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32066/aku-sudah-tidak-mau-meliput-lagi</guid>

					<description><![CDATA[Mental Prajurit. Sudah lama aku pensiun dini. Aku sudah tidak mau meliput lagi. Cost nya sangat besar, tidak sepadan dengan yang diterima. Bahkan media sekarang tidak membayar penulisnya. Nulis gratis.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mental Prajurit. Sudah lama aku pensiun dini. Aku sudah tidak mau meliput lagi. Cost nya sangat besar, tidak sepadan dengan yang diterima. Bahkan media sekarang tidak membayar penulisnya. Nulis gratis.</p>
<p>Media sedang mengalami resesi global. Iklan yang dipasang belum mampu menutup biaya produksi. Seorang penulis, kata senior saya berangkat dari reporter.</p>
<p>Kamu harus meliputnya jam sekian, tempatnya di sana, ketemu dengan siapa, yang dibahas ini itu dan biayanya kamu minta ke kantor redaksi. Idealnya memang begitu.</p>
<p>Sejak itu, metode paparazi tentu bukan hal elok. Freelancer, freelencer, penulis lepas dan bebas bisa jadi sebagai salah satu sarana membuka ruang kebebasan untuk berekspresi menyatakan pendapat, sembari ketemu orang.</p>
<p>Ketika media tidak mampu lagi mewadahi banyak orang. media itu akan ditinggalkan khalayak pelan pelan. Oplah akan menurun, dan pengiklan akan lari.</p>
<p>Media itu itu tengah sakaratul maut yang sangat panjang dan tak berkesudahan. Kawan saya seorang wartawan perang. di tahun akhir 90 an, seorang teman saya di kirim ke bekas negara pecahan uni Soviet, Afganistan, Irak dan tak jauh lah dari negeri orang, di dalam negeri sendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat itu dipuncak eskalasi kecamuk perang frontal.</p>
<p>Sebagai wartawan perang, yang dibutuhkan adalah semangat, keberanian, kemampuan mendengar dan mampu memotret suasana serta menuliskannya dengan runtut dan sistematis.</p>
<p>Menulis berdasar fakta, merangkai kata dan bermain bahasa melalui narasi dan semacam itu menjadi jurnalistik realism. Aliran yang tidak sekedar menulis berita. Tidak sekedar investigasi dan melacak akar masalah serta kejadian.</p>
<p>Saya pertama kali menulis investigasi reporting ketika terjadisituasi yang hampir persis seperti sekarang, ketika nelayan tradisional kebanyakan tidak punya penghasilan dan banyak terjerat hutang. Malang melintang hampir sebulan keliling pantai Utara Jawa, naik Alfa ku bersama sahabat sahabat seperjuangan.</p>
<p>Cuaca kemarau panjang dan sebagian dari ujung Grobogan, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Lamongan justru banjir bandang. Tiada persiapan khusus untuk terjun di tengah masyarakat konflik horisontal.</p>
<p>Sebulan lamanya perang rakyat vis a vis di laut dan berlanjut di pesisir sepanjang Pantura, aku bongkar di Polres Gresik. Kasus yang sudah di Peti es kan -BAP- Amplop berlilin merah menjadi saksi betapa konflik itu berbulan bulan.</p>
<p>Ya kita butuh solusi. Bukankah betapa indahnya di pesisir pantai makan udang sekilo bisa dijangkau 15 ribu saja, di saat lobster sedang di kisaran 150-250 ribu perkilo. Pun cumi cumi, cukup 15 ribu sudah dapat ukuran sebesar jantung pisang. Bahwa, dibalik cerita betapa nestapa di kawasan pesisir ada yang bisa betapa kebesaran Alloh SWT masih menyisakan ruang berbagi, Alloh Maha Besar, Allohu Akbar.</p>
<p>Betapa manisnya buah Siwalan, cukup dengan 2000 rupiah. Atau ingin lari dari riuh gempita manusia, ada puluhan makam wali alloh., termasuk Sunan Drajat yang terbuka 24 jam menjadi aduan keluh kesah dari rakyat jelata. Aku jadi teringat temanku, ayahnya di jaman Orba terpaksa naik onggokan kayu terombang ambing di laut sampai Kalimantan, karena mempertahankan suara TPS dan&#8230;.</p>
<p>Jaman sudah berubah, kawasan pesisir sedang di tata. Kejayaan Majapahit yang mampu menyatukan Nusantara tampaknya menjadi ruang ekspansi dari lalu lintas perdagangan global. Pun kita tentu tidak mau mau juga memadukan pola Mataram Islam yang menutup sementara pelabuhan pelabuhan dan menggiatkan pertanian.</p>
<p>Perpaduan yang serasi seandainya saja pembaruan pertanian dan mampu ekspansi melalui jalur darat, laut dan udara siap tinggal landas. Kita tidak tengah bermimpi masa depan, kalau kita sedang menyiapkannya dari sekarang. There a will, there a way (Ada kemauan, pasti ada jalan). (***) Aji Setiawan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>400 Lebih Jurnalis dalam Pawai Simbolik di Pakistan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-17040/400-lebih-jurnalis-dalam-pawai-simbolik-di-pakistan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 09:42:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-17040/400-lebih-jurnalis-dalam-pawai-simbolik-di-pakistan</guid>

					<description><![CDATA[PAKISTAN, CILACAP.INFO &#8211; Lebih dari empat ratus jurnalis dari berbagai bagian Pakistan telah tiba di Muzaffarabad. Hal itu dilakukan untuk ambil bagian dalam &#8220;pawai simbolik&#8221; menuju Garis Kontrol (LoC) pada hari Sabtu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAKISTAN, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lebih dari empat ratus jurnalis dari berbagai bagian Pakistan telah tiba di Muzaffarabad. Hal itu dilakukan untuk ambil bagian dalam &#8220;pawai simbolik&#8221; menuju Garis Kontrol (LoC) pada hari Sabtu.</p>
<p>Pawai yang diselenggarakan oleh Central Union of Journalists (CUJ), yakni sebuah badan regional untuk masalah Kashmir yang sedang berlangsung. Hal itu muncul setelah pemerintah India membatalkan Pasal 370 Konstitusi yang memberikan status khusus kepada Jammu dan Kashmir dan juga membagi negara menjadi dua. Wilayah Serikat.</p>
<p>Reli akan meninggalkan Muzaffarabad pada Sabtu pagi untuk Chakothi, 58 km dari Muzaffarabad.</p>
<p>Seorang pejabat kantor CUJ, Abdul Hakim Kashmiri mengatakan: &#8220;Apa yang menjadi penyebab kekhawatiran kami adalah blokade komunikasi. Hal tersebut tidak tertandingi Bahkan telah menyegel semua sumber informasi,&#8221; katanya dilansir dari news24online .</p>
<p>&#8220;Sehingga situasi ini memaksa kami untuk melakukan sesuatu untuk menarik perhatian komunitas dunia pada umumnya, dan persaudaraan media pada khususnya,&#8221; katanya kepada Dawn news.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
