<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Jogja &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/jogja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Dec 2023 07:05:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Jogja &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Animal Friends Jogja Menginisiasi Diskusi Terpumpun dengan Pemerintah Pusat dan Daerah</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57125/animal-friends-jogja-menginisiasi-diskusi-terpumpun-dengan-pemerintah-pusat-dan-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 07:05:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Animal Friends]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57125/animal-friends-jogja-menginisiasi-diskusi-terpumpun-dengan-pemerintah-pusat-dan-daerah</guid>

					<description><![CDATA[YOGYAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; 11 Desember 2023, Kementerian Pertanian, BAPPENAS, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sepakat bahwa kesejahteraan ayam dan itik petelur adalah isu penting yang harus didorong bersama oleh berbagai pihak. Hal ini terangkum dalam diskusi terpumpun yang diselenggarakan Animal Friends Jogja (AFJ) di Grhatama Pustaka Yogyakarta, pada hari Senin 11 Desember 2023.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 11 Desember 2023, Kementerian Pertanian, BAPPENAS, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sepakat bahwa kesejahteraan ayam dan itik petelur adalah isu penting yang harus didorong bersama oleh berbagai pihak. Hal ini terangkum dalam diskusi terpumpun yang diselenggarakan Animal Friends Jogja (AFJ) di Grhatama Pustaka Yogyakarta, pada hari Senin 11 Desember 2023.</p>
<p>Diskusi terpumpun yang dibuka oleh Ir. Sugeng Purwanto dari Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dengan menghadirkan tiga narasumber terkait dari pemerintah pusat yaitu, drh. Pujo Setio, M.Si.</p>
<p>sebagai Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Peternakan dan Perikanan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, drh. Hastho Yulianto, M.M., sebagai Koordinator Kesrawan di Kementerian Pertanian, serta Jarot Indarto, sebagai Direktur Pangan dan Pertanian di BAPPENAS.</p>
<p>Diskusi ini menghadirkan pula narasumber dari pemerintah daerah Edy Suryanta, S.Pt. dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul dan Ir. Sri Haryatini, S.Pt. MM. IPM. dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman.</p>
<p>Mengusung tema &#8220;Peternakan Ayam dan Itik Petelur Sejahtera: Menyongsong Masa Depan Peternakan di Indonesia&#8221;, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya advokasi kebijakan yang dilakukan AFJ, terutama untuk transformasi kebijakan di Indonesia yang lebih mengedepankan kesejahteraan ayam dan itik petelur melalui penerapan sistem peternakan yang sesuai dengan standar kesejahteraan hewan.</p>
<p>drh. Hastho Yulianto, M.M., dari Kementerian Pertanian memaparkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan dapat dilihat dari standar publik dan standar swasta. &#8220;Perlu harmonisasi untuk penerapan standar,&#8221; ungkap drh. Hastho. &#8220;Jika dibandingkan, standar swasta tak bisa menggantikan standar publik, tapi bisa memfasilitasi dan menciptakan perluasan pasar dan penerapan yang intensif,&#8221; lanjutnya. </p>
<p>Terdapat beberapa aspek penting untuk memastikan kesejahteraan hewan yang diternakkan, khususnya ayam dan itik petelur di Indonesia, seperti regulasi yang ketat mengenai manajemen kesehatan serta perlakuan yang etis terhadap hewan, penyediaan infrastruktur yang memadai untuk pengawasan dan penanganan penyakit hewan, serta adanya kepastian kepatuhan terhadap regulasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Adanya regulasi peraturan yang jelas mampu menetapkan standar penting mengenai bagaimana hewan yang diternakkan harus diperlakukan, membentuk sikap dan perilaku, serta memberikan pesan yang jelas kepada masyarakat,&#8221; ungkap Elly Mangunsong, salah satu pendiri AFJ. &#8220;Mengabadikan kesadaran dalam regulasi atau kebijakan dapat membawa suatu negara selangkah lebih dekat untuk memastikan bahwa hewan bisa mendapatkan kehidupan yang layak mereka dapatkan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam sesi kedua, Elly Mangunsong memaparkan pula inisiasi Cage-Free District sebagai salah satu penerapan good practice dalam kesejahteraan ayam petelur di dunia bisnis. Cage-Free District merupakan sebuah kampanye nirlaba yang mengajak kawasan bisnis di Indonesia seperti restoran, kafe, hotel, dan lain-lainnya, untuk menjadi kawasan yang lebih ramah dan peduli terhadap kesejahteraan hewan yang diternakkan dalam rantai pasok bisnis. </p>
<p>Sementara itu, Edy Suryanta, S.Pt dari Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bantul mengatakan, &#8220;Saat ini masih banyak penerapan unit usaha produk hewan yang terkendala fasilitas atau infrastruktur, sehingga penerapan kesejahteraan hewan juga memerlukan fasilitas yang memadai.&#8221;</p>
<p>Sebagai bagian dari perayaan Hak Asasi Hewan Internasional yang jatuh setiap tanggal 10 Desember, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa hewan yang diternakkan adalah makhluk yang berperasaan, yang mampu merasakan sakit dan penderitaan, tetapi juga mampu merasakan keadaan positif seperti kesenangan dan kegembiraan. Mengakomodasi perilaku alami hewan yang diternakkan dalam regulasi dan peraturan negara menunjukkan bahwa suatu negara menghargai nilai intrinsik dan kesejahteraan hewan.</p>
<p>Dalam diskusi ini, tercapai lima poin kesimpulan, yang dibacakan dalam forum dan selanjutnya diserahkan pula pada BAPPEDA untuk masuk ke dalam usulan RPJPD 2025-2045. Lima poin tersebut meliputi:</p>
<p>1. Diperlukan standar regulasi untuk membangun peningkatan kualitas kesejahteraan hewan beserta strategi implementasinya dengan standar yang lebih tinggi sebagai langkah yang strategis.</p>
<p>2. Penyusunan rencana strategis (Renstra) kesejahteraan hewan melalui RPJMN, RPJPN, dan RPJPD.</p>
<p>3. Kolaborasi dengan pihak terkait. </p>
<p>4. Dibutuhkan penelitian dan inovasi yang dilakukan oleh lembaga penelitian dan pendidikan tinggi. </p>
<p>5. Pengembangan program sosialisasi, pendidikan (edukasi) dan pelatihan. </p>
<p>Setelah adanya standar regulasi yang komprehensif untuk memajukan kualitas kesejahteraan hewan, khususnya dalam konteks peternakan ayam dan itik petelur, implementasinya dapat diwujudkan melalui langkah-langkah strategis. Dalam prosesnya pun diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, LSM, serta lembaga pendidikan yang didukung oleh forum komunikasi dan informasi publik. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/12/animal-friends-jogja-menginisiasi-diskusi-terpumpun-dengan-pemerintah-pusat-dan-daerah-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[animal friends jogja menginisiasi diskusi terpumpun dengan pemerintah pusat dan daerah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/12/animal-friends-jogja-menginisiasi-diskusi-terpumpun-dengan-pemerintah-pusat-dan-daerah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[animal friends jogja menginisiasi diskusi terpumpun dengan pemerintah pusat dan daerah]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Waspada! Perairan Selatan Jawa Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi 2,5 &#8211; 4 Meter dengan Kecepatan hingga 30 Knot</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32568/waspada-perairan-selatan-jawa-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-25-4-meter-dengan-kecepatan-hingga-30-knot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 11:26:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Selatan Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32568/waspada-perairan-selatan-jawa-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-25-4-meter-dengan-kecepatan-hingga-30-knot</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi tunggul wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi disejumlah perairan selatan jawa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi tunggul wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi disejumlah perairan selatan jawa.</p>
<p>Berdasarkan rilis resminya, Gelombang setinggi 2,5 &#8211; 4,0 meter berpotensi terjadi di Perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran Jawa Barat (jabar).</p>
<p>Perairan Cilacap, Kebumen, Purworejo Jawa Tengah (jateng) dan perairan D.I.Y (Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Peringatan ini dimulai hari ini, Kamis 08 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB s/d Sabtu 10 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Pola angin di wilayah indonesia bagian timur umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 8 &#8211; 30 knot. Hal itu dipicu pusat tekan rendah 1006 hPa di Laut China Selatan sebelah timur Vietnam dan 1007 hPa di Filipina bagian utara.</p>
<p>Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, Perairan Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano &#8211; Bengkulu, Perairan selatan Banten, Laut Arafuru bagian timur, dan perairan utara Pulau Biak.</p>
<p>Kondisi ini mengakibatkan peningkatan geloombang tinggi di sekitar wilayah tersebut. Info demikian itu, harap diperhatikan. Adapun resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-air-laut-tinggi-dan-peringatan-bmkg-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi air laut tinggi dan peringatan bmkg]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-air-laut-tinggi-dan-peringatan-bmkg-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi air laut tinggi dan peringatan bmkg]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kesal Banget Pasutri asal Garut, Mau Honeymoon di Jogja Malah Tasnya Dicopet, Beruntung Polres Kebumen Sigap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32532/kesal-banget-pasutri-asal-garut-mau-honeymoon-di-jogja-malah-tasnya-dicopet-beruntung-polres-kebumen-sigap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2020 02:46:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Copet]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kebumen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32532/kesal-banget-pasutri-asal-garut-mau-honeymoon-di-jogja-malah-tasnya-dicopet-beruntung-polres-kebumen-sigap</guid>

					<description><![CDATA[KEBUMEN, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Siapa yang tidak kesal pake banget, lah wong namanya saja pengantin baru, malam pertama kalau nggak di rumah ya honeymoon ke luar kota. Tersebutlah sepasang pengantin baru alias pasutri yang baru menikah asal Garut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEBUMEN, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Siapa yang tidak kesal pake banget, lah wong namanya saja pengantin baru, malam pertama kalau nggak di rumah ya honeymoon ke luar kota. Tersebutlah sepasang pengantin baru alias pasutri yang baru menikah asal Garut.</p>
<p>Mereka sudah niat hendak bulan madu ke kota gudeg ngayogyakarta, namanya juga pasangan baru apalagi honeymoonnya pakai Bus Sinarjaya, adem dan lebih romantis berangkatnya sore lagi. Karena berangkat sore, maka diperkirakan sampai Jogja pagi hari.</p>
<p>Namun apes menimpa pasangan tersebut, yakni saat mereka tertidur, bagaimana tidak demikian, pasalnya pasutri tersebut kecopetan, lantas keduanya pun panik.</p>
<p>Namun, tersangkanya berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor Kebumen Polda Jateng, dengan kesigapannya sehingga polisi berhasil mengamankan 2 tersangka.</p>
<p>Dilansir <strong>Tribratanews Polda Jateng</strong>, Mestinya, hari Sabtu (26/9) akan menjadi hari yang indah bagi pasangan pengantin baru SA (26) bersama istrinya. Bagaimana tidak, kedua Pasutri itu rencananya akan berbulan madu di Kota Yogyakarta.</p>
<p>Namun rencana bulan madu yang ditunggu-tunggu itu tidak berjalan mulus. Dalam perjalan menuju Yogyakarta, tas ranselnya milik warga Kecamatan Peundeuy Kabupaten Garut Jawa Barat dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.</p>
<p>Tapi rupanya dewi fortuna masih berpihak kepada mereka. Dua tersangka yang diduga kuat melakukan pencurian berhasil diamankan berikut tas ransel miliknya yang hilang.</p>
<p>Kedua tersangka diketahui masing-masing berinisial AG (44) warga Kecamatan Cakung Jakarta Timur dan NA (45) warga Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara.</p>
<p>Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, pencurian bermula saat para korban dan tersangka sama-sama menumpang Bus Sinar jaya jurusan Garut-yogyakarta.</p>
<p>Saat korban tertidur sekitar pukul 02.45 Wib, tersangka mengambil tas miliknya dan turun di wilayah Gombong.</p>
<p>Hal ini membuat curiga, karena tujuan para tersangka seharusnya di Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Saat korban terbangun, dan menyadari tasnya hilang langsung memberi tahu sopir. Selanjutnya korban dan sopir mencari di sekitar Gombong tempat para tersangka turun. Tak lama kemudian para tersangka berhasil diamankan di Pasar Wonokriyo Gombong,&#8221; jelas AKBP Rudy didampingi Kapolsek Gombong AKP Triwarso Nurwulan, Jumat (2/10).</p>
<p>Saat diamankan warga, kedua tersangka sempat menjadi bulan-bulanan warga. Ia mendapat hadiah bogem mentah oleh warga yang terpancing emosi.</p>
<p>Beruntung, saat warga gelap mata polisi segera datang. Kedua tersangka akhirnya bisa segera diamankan.</p>
<p>&#8220;Polsek yang datang ke lokasi segera mengamankan para tersangka dari amuk warga. Kami juga mengamankan barangbukti tas ransel milik korban,&#8221; ungkap AKBP Rudy.</p>
<p>Kepada polisi para tersangka mengaku mengincar barang bawaan korban sejak dari Garut.</p>
<p>Korban duduk persis di depan tersangka, sedang tas ransel yang berisi Laptop dan barang berharga lainnya digeletakan di bawah. Saat korban tertidur pulas tas diambil oleh tersangka.</p>
<p>Tersangka juga mengaku sering melakukan pencurian dengan modus menjadi penumpang Bus. Namun baru kali ini aksinya gagal.</p>
<p>Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tersangka-pencopetan-tas-pasutri-asal-garut-ditangkap-polres-kebumen-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tersangka pencopetan tas pasutri asal garut ditangkap polres kebumen]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tersangka-pencopetan-tas-pasutri-asal-garut-ditangkap-polres-kebumen-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tersangka pencopetan tas pasutri asal garut ditangkap polres kebumen]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2 &#8211; 5 Meter hingga 6 Oktober 2020 di Perairan Selatan Jawa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32527/peringatan-dini-gelombang-tinggi-2-5-meter-hingga-6-oktober-2020-di-perairan-selatan-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 20:57:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32527/peringatan-dini-gelombang-tinggi-2-5-meter-hingga-6-oktober-2020-di-perairan-selatan-jawa</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi 2,0 &#8211; 5,0 meter, Sabtu 3 &#8211; Selasa 6 Oktober 2020 di perairan selatan jawa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi 2,0 &#8211; 5,0 meter, Sabtu 3 &#8211; Selasa 6 Oktober 2020 di perairan selatan jawa.</p>
<p>Wilayah perairan yang terdampak gelombang tinggi ini antaranya Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar) dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).</p>
<p>Pola Angin umumnya dari Timur &#8211; Tenggara &#8211; dengan kecepatan 5 &#8211; 25 knot. Dari prakiraan tersebut, perairan yang terdampak gelombang tinggi di Jawa Barat yakni di Perairan Sukabumi &#8211; Cianjur, Garut Pangandaran, Samudera Hindia Selatan Jawa Barat.</p>
<p>Di Jawa Tengah, Perairan Cilacap, Kebumen &#8211; Purworejo, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah. Serta perairan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).</p>
<p>BMKG Cilacap melalui siaran tertulisnya, menyatakan bahwa. D
engan adanya potensi gelombang tinggi tersebut, maka pihaknya mengingatkan tentang resiko terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-siaran-pers-bmkg-gelombang-tinggi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi siaran pers bmkg gelombang tinggi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-siaran-pers-bmkg-gelombang-tinggi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi siaran pers bmkg gelombang tinggi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
