<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Industri &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/industri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Apr 2025 11:06:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Industri &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Flow Meter: Alat Sederhana yang Mengendalikan Arus Besar Industri</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-73467/flow-meter-alat-sederhana-yang-mengendalikan-arus-besar-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 11:06:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[peralatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-73467/flow-meter-alat-sederhana-yang-mengendalikan-arus-besar-industri</guid>

					<description><![CDATA[Pernahkah Anda membayangkan bagaimana sistem pabrik bisa tahu seberapa banyak air, minyak, atau gas yang mengalir di dalam sistem mereka?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda membayangkan bagaimana sistem pabrik bisa tahu seberapa banyak air, minyak, atau gas yang mengalir di dalam sistem mereka?</p>
<p>Jika di rumah kita punya meteran air untuk bisa mengetahui pemakaian harian atau bulanan, di bidang industri prinsip serupa juga digunakan, namun dengan tingkat akurasi dan skala yang jauh lebih kompleks. <a href="https://www.ferindo.id/product/1/flow-meter-digital_16/">Flow Meter Digital</a> atau pengukur aliran adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur volume, massa, atau kecepatan aliran fluida, baik itu cairan, gas, maupun uap di dalam suatu sistem. Keakuratan alat ini memiliki peran yang sangat vital, sebab di dalam dunia industri, satu tetes bisa sangat berpengaruh.</p>
<p>Untuk memastikan flow meter bekerja optimal dan sesuai kebutuhan industri, pemilihan produk serta dukungan teknis yang andal menjadi faktor penting. Di sinilah peran PT Ferindo Energi Instrumen (Ferindo.id) hadir sebagai distributor dan pemasok flow meter terkemuka di Indonesia. Dengan pengalaman dan spesialisasi di bidang instrumen industri, PT Ferindo Energi Instrumen (Ferindo.id) menawarkan berbagai solusi pengukuran aliran yang tepat guna dan terpercaya. Info lengkap bisa diakses melalui situs resmi mereka di www.ferindo.id</p>
<p><strong>Mengapa Flow Meter Penting untuk Segala Skala Industri?</strong> </p>
<p>Di sektor industri, kesalahan bukan hanya soal kerugian, tapi menyangkut keamanan dan kualitas. <a href="https://Untuk KW Flow Meter link : https://www.ferindo.id/blog/flow-meter-inovasi-pengukuran-aliran-untuk-era-digital_222.html">Flow Meter</a> menjadi mata yang terus mengawasi pergerakan fluida, memberikan data akurat untuk membantu:</p>
<ul>
<li>Kontrol Proses Produksi</li>
</ul>
<p>Di industri makanan atau farmasi, kestabilan bahan baku sangat menentukan hasil akhir. Flow meter memastikan konsistensi aliran untuk menjaga standar mutu produk.</p>
<ul>
<li>Keamanan Operasional</li>
</ul>
<p>Di kilang minyak atau pembangkit listrik, flow meter memantau tekanan dan debit fluida agar tetap berada dalam batas aman, mencegah kebocoran atau risiko fatal lainnya.</p>
<ul>
<li>Efisiensi dan Hemat Energi</li>
</ul>
<p>Dengan data aliran yang akurat, perusahaan dapat menyesuaikan proses agar lebih hemat energi dan bahan baku.</p>
<ul>
<li>Audit dan Kepatuhan Regulasi</li>
</ul>
<p>Banyak industri yang diatur ketat oleh standar nasional maupun internasional. Flow meter menyediakan data penting untuk dokumentasi dan pelaporan.</p>
<p><strong>Jenis Flow Meter: Tidak Semua Cairan Bisa Diukur dengan Cara yang Sama!</strong> </p>
<p>Pemilihan jenis flow meter tidak bisa sembarangan. Setiap tipe punya karakteristik tersendiri yang harus disesuaikan dengan jenis fluida dan kondisi aplikasinya:</p>
<ul>
<li>Ultrasonic Flow Meter</li>
</ul>
<p>Mengandalkan gelombang suara untuk membaca kecepatan aliran. Ideal untuk cairan bersih dan cocok untuk sistem yang tidak ingin ada bagian sensor bersentuhan langsung dengan fluida.</p>
<ul>
<li>Magnetic Flow Meter (Electromagnetic)</li>
</ul>
<p>Efektif digunakan untuk cairan konduktif seperti air limbah atau lumpur. Tanpa komponen bergerak, perawatannya relatif rendah.</p>
<ul>
<li>Coriolis Flow Meter</li>
</ul>
<p>Sangat presisi, bahkan untuk pengukuran massa aliran fluida dengan viskositas tinggi. Cocok untuk aplikasi kimia atau proses farmasi.</p>
<ul>
<li>Turbine Flow Meter</li>
</ul>
<p>Dilengkapi rotor yang berputar sesuai kecepatan aliran. Akurat, namun lebih cocok untuk cairan bersih yang cenderung stabil.</p>
<ul>
<li>Thermal Mass Flow Meter</li>
</ul>
<p>Ideal untuk mengukur gas. Mengukur aliran berdasarkan perubahan suhu, dan umum digunakan dalam sistem HVAC atau industri gas alam.</p>
<p><strong>Teknologi Digital dan Integrasi Sistem Industri 4.0</strong> </p>
<p>Perkembangan teknologi membawa flow meter ke level berikutnya. Kini, banyak flow meter sudah mendukung:</p>
<ul>
<li>Sensor digital dan IoT (Internet of Things)</li>
</ul>
<p>Menghubungkan alat dengan sistem pemantauan jarak jauh dan integrasi ke jaringan SCADA.</p>
<ul>
<li>Akurasi Real Time</li>
</ul>
<p>Data langsung bisa digunakan untuk analisis cepat dan pengambilan keputusan tanpa jeda.</p>
<ul>
<li>Fitur Diagnostik</li>
</ul>
<p>Alat dapat memeriksa kesehatannya sendiri dan memberi sinyal jika terjadi kesalahan atau penurunan performa.</p>
<p>PT Ferindo Energi Instrumen juga menyediakan berbagai jenis flow meter dengan teknologi digital terkini, cocok untuk mendukung kebutuhan industri 4.0 yang membutuhkan kecepatan, akurasi, dan konektivitas tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li>Tantangan di Lapangan: Tidak Sekadar Pilih dan Pasang</li>
</ul>
<p>Meski terdengar sederhana, pemasangan flow meter yang tidak tepat bisa menghasilkan pembacaan yang keliru. Beberapa tantangan umum di lapangan antara lain:</p>
<ul>
<li>Penempatan yang Tidak Ideal</li>
</ul>
<p>Aliran turbulen, belokan pipa, atau tekanan tak stabil dapat mengganggu akurasi. Pengetahuan teknis sangat diperlukan untuk pemasangan optimal.</p>
<ul>
<li>Kondisi Fluida yang Kompleks</li>
</ul>
<p>Fluida kental, abrasif, atau bersuhu ekstrem membutuhkan alat dengan spesifikasi khusus.</p>
<ul>
<li>Kalibrasi dan Perawatan Berkala</li>
</ul>
<p>Agar tetap akurat, flow meter perlu dikalibrasi secara teratur. Ferindo.id menyediakan layanan purna jual dan kalibrasi untuk menjamin performa alat tetap optimal.</p>
<p>Flow meter bukan hanya sekadar alat ukur, melainkan sebagai penjaga kualitas, keamanan, dan efisiensi. Dalam dunia industri yang semakin kompleks dan serba cepat, perangkat ini berperan besar dalam mengendalikan serta mengoptimalkan proses industri.</p>
<p>Jika Anda sedang mencari flow meter berkualitas tinggi, pastikan untuk memilih distributor yang memiliki pengalaman dan dukungan teknis terbaik. PT Ferindo Energi Instrumen (Ferindo.id) hadir sebagai solusi terpercaya, menyediakan produk unggulan dari berbagai merek ternama serta layanan konsultasi teknis yang profesional.</p>
<p>Kunjungi www.ferindo.id untuk informasi lebih lanjut, katalog produk, serta penawaran menarik lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/12/Flow_Meter-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Flow Meter]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/12/Flow_Meter-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Flow Meter]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Diminta Dorong Kolaborasi Stakeholder di Industri Panas Bumi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56933/pemerintah-diminta-dorong-kolaborasi-stakeholder-di-industri-panas-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 19:51:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56933/pemerintah-diminta-dorong-kolaborasi-stakeholder-di-industri-panas-bumi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; 1 Desember 2023, Pengusahaan panas bumi di Indonesia hingga saat ini masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangannya. Padahal dalam jangka panjang, data menunjukkan bahwa biaya operasi listrik panas bumi dapat menjadi salah satu yang termurah dibanding beban usaha pembangkitan untuk semua jenis pembangkit.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; 1 Desember 2023, Pengusahaan panas bumi di Indonesia hingga saat ini masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangannya. Padahal dalam jangka panjang, data menunjukkan bahwa biaya operasi listrik panas bumi dapat menjadi salah satu yang termurah dibanding beban usaha pembangkitan untuk semua jenis pembangkit.</p>
<p>Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menyatakan terkait hal ini perlu adanya kesungguhan dari pemerintah bersama para pihak terkait untuk mengoptimalkan potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia sebagai sumber energi masa depan.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki ekosistem industri panas bumi dan mendorong kolaborasi dari para stakeholder terkait,&#8221; ucap Komaidi. </p>
<p>Komaidi mengungkapkan berdasarkan hasil studi yang dilakukan, terlihat bahwa rata-rata beban usaha pembangkitan untuk listrik panas bumi sebenarnya lebih efisien. Pada tahun 2022 misalnya, beban usaha pembangkitan untuk listrik panas bumi sebesar Rp 118,74/kWh atau hanya 8,12 persen dari rata-rata beban usaha pembangkitan untuk semua jenis pembangkit yang dilaporkan sebesar Rp 1.460,59/kWh. </p>
<p>Sayangnya dalam pengembangan dan pengusahaan panas bumi di Indonesia, kata Komaidi, terpantau masih terkendala masalah keekonomian proyek. &#8220;Hal tersebut yang menyebabkan harga jual tenaga listrik dari energi panas bumi dilaporkan masih lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual tenaga listrik dari jenis EBET (Energi Baru dan Energi Terbarukan) lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya berdasarkan review ReforMiner Institute, Komaidi mengatakan, tingkat keekonomian proyek panas bumi di Indonesia tercatat masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat keekonomian proyek panas bumi global. Rata-rata keekonomian proyek panas bumi global saat ini telah berada di bawah 10 sen USD/kWh.</p>
<p>&#8220;Sementara rata-rata nilai keekonomian (harga jual) listrik panas bumi di Indonesia untuk kontrak yang baru dilaporkan berada pada kisaran 10 sen USD/kWh sampai dengan 13 sen USD/kWh,&#8221; ungkapnya. </p>
<p>Lantas untuk dapat meningkatkan keekonomian proyek panas bumi, Komaidi menyebutkan para pelaku industri panas bumi global umumnya melakukan optimalisasi value creation. Sejumlah studi melaporkan, kata dia, optimalisasi value creation pada pengusahaan panas bumi global dilakukan melalui sejumlah instrumen. </p>
<p>Diantaranya dengan memanfaatkan teknologi mutakhir seperti drilling, well enhancement, power plant, operations. Kemudian lagi perlu adanya perbaikan supply chain, dan komersialisasi secondary product seperti pemanfaatan langsung, green hydrogen production, green methanol production, dan silica extraction.</p>
<p>&#8220;Pengembangan secondary product dari industri panas bumi ini pada akhirnya dapat membantu merealisasikan pencapaian target net zero emission (NZE) Indonesia yang telah dicanangkan oleh pemerintah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait dengan optimalisasi value creation, Komaidi menilai bahwa industri panas bumi di dalam negeri secara bertahap juga telah mengarah pada tren global tersebut. Salah satu contohnya adalah upaya peningkatan value creation yang dijalankan oleh Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE).</p>
<p>Komaidi menyatakan panas bumi ini memiliki peran penting dalam membantu merealisasikan pencapaian target NZE pada tahun 2060. Dalam pengembangan sebagai sumber tenaga listrik, kata dia, panas bumi tidak tergantung pada kondisi cuaca yang berbeda dengan sebagian besar jenis EBET yang umumnya tergantung dengan kondisi cuaca.</p>
<p>Keunggulan lain panas bumi di antaranya adalah menghasilkan energi yang lebih besar untuk periode produksi yang sama, bebas dari risiko kenaikan harga energi primer terutama energi fosil, serta biaya operasi pembangkitannya relatif paling murah.</p>
<p>Meskipun memiliki keunggulan yang beragam, tetapi pengusahaan panas bumi di Indonesia sampai saat ini relatif belum kompetitif karena menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangannya. &#8220;Padahal dalam jangka panjang biaya operasi listrik panas bumi tercatat sebagai salah satu yang termurah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Melihat potensi besar yang dimiliki panas bumi serta peran pentingnya terhadap target net zero emission, penting untuk melakukan kolaborasi antar pemangku kepentingan. &#8220;Sehingga diharapkan akan mampu tercapai keberlanjutan kedepannya,&#8221; pungkas Komaidi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/02/ilustrasi-industri-panas-bumi-on-pixabay-by-neanet-on-pixabay-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi industri panas bumi on pixabay by neanet on pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/12/02/ilustrasi-industri-panas-bumi-on-pixabay-by-neanet-on-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi industri panas bumi on pixabay by neanet on pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Akselerasi Ekonomi, bank bjb Terlibat dalam Kredit Sindikasi Pembangunan Pabrik Pusri IIIB</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-56221/akselerasi-ekonomi-bank-bjb-terlibat-dalam-kredit-sindikasi-pembangunan-pabrik-pusri-iiib</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 11:30:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bank BJB]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Pusri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-56221/akselerasi-ekonomi-bank-bjb-terlibat-dalam-kredit-sindikasi-pembangunan-pabrik-pusri-iiib</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; bank bjb melakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Pendanaan Proyek Pabrik Pusri IIIB dengan PT Pusri Palembang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; bank bjb melakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Pendanaan Proyek Pabrik Pusri IIIB dengan PT Pusri Palembang.</p>
<p>Adapun hal ini melalui skema Kredit Sindikasi bersama sejumlah perbankan nasional, dengan total Rp9,3 Triliun, pada Jumat (13/10) di Ballroom The Langham Hotel Jakarta.</p>
<p>Dalam Kredit Sindikasi untuk Pabrik Pusri IIIB, bank bjb memberikan plafon sindikasi sebesar Rp650 Miliar.</p>
<p>Kredit sindikasi bersama sejumlah perbankan nasional tersebut, nantinya akan digunakan untuk membangun Pabrik Pusri IIIB yang terdiri dari Pabrik Amonia, Pabrik Urea, Saranan dan prasarana penunjang pengoperasian pabrik.</p>
<p>Adapun penandatanganan perjanjian kredit sindikasi bank bjb dilakukan oleh Pemimpin Divisi Korporasi bank bjb Hermawan Mulyana yang disaksikan Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari dan Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh disaksikan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dan Wakil Menteri I BUMN Kartika Wirjoatmodjo.</p>
<p>Disampaikan Nancy, dukungan bank bjb dalam pembiayaan Proyek Pusri IIIB merupakan langkah nyata dan sesuai komitmen perusahaan, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbesar yang telah menasional skala bisnisnya, untuk selalu berperan aktif mempercepat pertumbuhan perekonomian dan pembangunan baik di daerah maupun secara nasional.</p>
<p>Dukungan tersebut juga, dimaksudkan untuk mengakselerasi hilirisasi industri dalam negeri. Sekaligus, mendukung ketahanan pangan nasional. Apalagi, Pusri yang memproduksi pupuk urea dan amonia, untuk keperluan di sektor pertanian, memiliki peran dalam menunjang ketahanan pangan.</p>
<p>&#8220;Dukungan bank bjb dalam Proyek Pabrik Pusri IIIB membuktikan bahwah bank bjb ikut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi baik di daerah mapun nasional. Dukungan bank bjb tersebar luas, tidak hanya di Jawa Barat dan Banten. Karena itu, kami berharap, dukungan ini turut berkontribusi pada terciptanya pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,&#8221; ucap Nancy.</p>
<p>Selama ini, bank bjb senantiasa berperan aktif demi terbangunnya sinergitas antar pihak sebagai upaya bersama menjaga pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat hilirisasi industri, dengan memberikan dukungan pembiayaan pada industri strategis yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.</p>
<p>Peran aktif melalui sektor perbankan yang dilakukan bank bjb dengan memfasilitasi agar sektor industri strategis terus berkembang dan maju melalui dukungan pembiayaan korporasi.</p>
<p>bank bjb berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan kredit korporasi perusahaan hingga akhir tahun. Dengan pertumbuhan kredit yang terus terjaga dengan baik, diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi indonesia di tengah masih adanya ketidakpastian ekonomi global.</p>
<p>Sepanjang sisa tahun 2023 ini, ekspansi pada segmen corporate dan commercials akan dilakukan secara selektif dengan melihat suku bunga yang diberikan untuk menjaga kualitas dan yield kredit pada level yang sehat untuk mengimbangi tekanan biaya dana.</p>
<p>&#8220;Ruang pertumbuhan untuk penyaluran kredit masih cukup baik didukung dengan berbagai kebijakan yang ada untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,&#8221; ucap Nancy. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/14/akselerasi-ekonomi-bank-bjb-terlibat-dalam-kredit-sindikasi-pembangunan-pabrik-pusri-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[akselerasi ekonomi bank bjb terlibat dalam kredit sindikasi pembangunan pabrik pusri]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/10/14/akselerasi-ekonomi-bank-bjb-terlibat-dalam-kredit-sindikasi-pembangunan-pabrik-pusri-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[akselerasi ekonomi bank bjb terlibat dalam kredit sindikasi pembangunan pabrik pusri]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peran Industri Manufaktur Dalam Mendongkrak Roda Ekonomi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-28989/peran-industri-manufaktur-dalam-mendongkrak-roda-ekonomi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2020 10:04:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Manufaktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-28989/peran-industri-manufaktur-dalam-mendongkrak-roda-ekonomi</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Aji Setiawan &#8211; Pada triwulan I tahun 2020 dunia diguncang pandemi COVID-19 yang memaksa berbagai negara mengurangi aktivitas ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi semua negara kembali tertekan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Aji Setiawan &#8211; Pada triwulan I tahun 2020 dunia diguncang pandemi COVID-19 yang memaksa berbagai negara mengurangi aktivitas ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi semua negara kembali tertekan.</p>
<p>Pertumbuhan beberapa negara mengalami kontraksi, dan sebagian lainnya masih tumbuh positif meskipun jauh di bawah pertumbuhan normal. Perekonomian Tiongkok berbalik terkontraksi hingga 6,8 persen. Jepang terkontraksi semakin dalam sebesar 3,4 persen. Sementara itu, Amerika Serikat masih tumbuh positif sebesar 0,3 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri tertekan menjadi 2,97 persen.</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi di sebagian besar wilayah tumbuh lebih lambat. Wilayah Bali Nusra, Kalimantan, serta Maluku Papua tumbuh di bawah pertumbuhan nasional. Seluruh komponen pengeluaran menunjukkan perlambatan yang cukup signifikan. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga melambat menjadi sebesar 2,8 persen. Kinerja ekspor dan impor juga menurun seiring terhambatnya aktivitas perdagangan antar negara.</p>
<p>Impor terkontraksi 2,2 persen sementara ekspor tumbuh 0,2 persen. Sektor utama Indonesia tumbuh melambat namun sektor jasa tumbuh lebih cepat. Sektor jasa kesehatan tumbuh hingga 10 persen pada triwulan berjalan. Kinerja tersebut terkait dengan penyebaran wabah COVID-19 yang mendorong permintaan jasa kesehatan.</p>
<p>Tahun 2020 diperkirakan akan mejadi tahun yang berat terutama dari sisi perpajakan. Hingga akhir triwulan I tahun 2020, penerimaan perpajakan melambat 0,02 persen. Namun, secara keseluruhan realisasi pendapatan negara dan hibah meningkat hingga Rp376,0 triliun. Sementara itu, belanja negara juga meningkat menjadi Rp452,4 triliun didorong oleh belanja modal dan belanja sosial.</p>
<p>Dari sisi moneter, suku bunga acuan diturunkan secara bertahap dari 5,00 persen menjadi 4,50 persen sepanjang triwulan I tahun 2020. Kondisi pasar keuangan global yang tertekan ketidakpastian pandemi menyebabkan nilai tukar Rupiah melemah cukup dalam selama Februari hingga Maret.</p>
<p>Namun, inflasi domestik tetap terkandali dan stabil pada kisaran 1-3 persen, meskipun inflasi harga bergejolak mencapai 6 persen. Sektor jasa keuangan cukup terkendali ditopang oleh kondisi permodalan dan likuiditas. Kinerja neraca pembayaran Indonesia mengalami defisit disebabkan oleh turunnya surplus neraca transaksi modal dan finansial sejalan dengan ketidakpastian di pasar keuangan global. </p>
<p>Sementara itu, defisit neraca transaksi berjalan turun didorong peningkatan neraca perdagangan barang yang lebih besar dari kenaikan defisit neraca jasa.
Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 secara keseluruhan diprediksi terkontraksi yang terutama terjadi di negara-negara maju. Sebagian negara di Asia diprediksi tetap tumbuh positif.</p>
<p>Pertumbuhan Indonesia diproyeksi melambat dalam rentang -0,4 hingga 2,3 persen dengan puncak perlambatan pada triwulan II tahun 2020. Perlambatan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran terutama konsumsi rumah tangga. Sementara itu, kinerja ekspor dan impor diprediksi terkontraksi pada keseluruhan tahun ini.</p>
<p>Sektor manufaktur akan menjadi enabler dalam pertumbuhan ekonomi tahun depan karena memiliki forward dan backward linkages yang besar. Pada 2021, pertumbuhan sektor manufaktur diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19.</p>
<p>Akibat pandemi ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan, salah satunya disebabkan faktor hilangnya jam kerja di berbagai sektor industri. Perbaikan industri manufaktur diharapkan dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi pada 2021. Saat ini, terdapat 18,5 juta pekerja di sektor manufaktur. Sebelum pandemi, utilisasi industri manufaktur ini telah mencapai 70 persen.</p>
<p>Namun, akibat pandemi Covid-19, utilisasi menurun hingga di angka 30 persen. Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan pekerja industri manufaktur kehilangan sebanyak 3.700 jam kerja dalam rentang waktu 10 minggu yang berdampak pada penurunan daya beli hingga Rp 74 triliun dari pekerja di industri manufaktur saja.</p>
<p>Selain industri manufaktur, industri pariwisata dengan jumlah pekerja mencapai 12,7 juta jiwa adalah sektor kedua yang memiliki kehilangan jam kerja yang tinggi. Industri pariwisata yang hampir tidak beroperasi akibat pandemi pun memberikan efek domino bagi industri lainnya.</p>
<p>Total penurunan daya beli akibat menurunnya jam kerja pada industri manufaktur dan pariwisata dalam 30 minggu mencapai Rp 374,4 triliun. Jika dihitung dari induced impact, indirect impact, dan direct impact, maka total kehilangan daya beli masyarakat dapat mencapai Rp 386 triliun. Untuk itu, pemulihan industri pariwisata diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi secara cepat. </p>
<p>Industri manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual. Istilah ini bisa digunakan untuk aktifitas manusia, dari kerajinan tangan sampai ke produksi dengan teknologi tinggi, tetapi demikian istilah ini lebih sering digunakan untuk dunia industri, di mana bahan baku diubah menjadi barang jadi dalam skala yang besar.</p>
<p>Manufaktur ada dalam segala bidang sistem ekonomi. Dalam ekonomi pasar bebas, manufakturing biasanya selalu berarti produksi secara massal untuk dijual ke pelanggan untuk mendapatkan keuntungan. Pada awalnya, manufaktur biasanya hanya terdiri dari seorang tukang yang ahli beserta beberapa pembantu. Para pembantu akan belajar sambil bekerja.</p>
<p>Memasuki masa pra-industri, sistem serikat pekerja melindungi keterampilan para ahli ini. Sebelum revolusi industri kebanyakan manufaktur berada di daerah pedesaan, di mana produk-produk rumahan berada dan bergerak dalam pengolahan hasil pertanian. Sejarah teknik manufaktur bisa dilacak dari pabrik di pertengahan abad ke 19 di Amerika Serikat dan abad ke 18 di Britania Raya.</p>
<p>Meski produksi rumah tangga skala besar dan bengkel didirikan pertama kali di Tiongkok, Romawi kuno, dan timur tengah, pabrik senjata Venesia merupakan pabrik modern pertama di dunia. Didirikan tahun 1104 di Republik Venesia beberapa tahun sebelum Revolusi Industri. Pabrik ini membuat kapal skala besar dalam assembly line. Pabrik senjata Venesia mampu membuat satu kapal dalam satu hari, dan mempekerjakan 16 ribu orang.</p>
<p>Meski revolusi Industri sudah terjadi di Inggris, koloni Inggris seperti India pada abad ke 19 membangun pabrik sebagai sebuah bangunan dengan banyak pekerja di dalamnya yang masih bekerja dengan tangan, biasanya pada produksi tekstil. </p>
<p>Hal ini terbukti lebih efisien dalam hal administrasi dan pendistribusian bahan baku ke pekerja dibandingkan dengan sistem terdahulu. Pemintalan katun modern memanfaatkan penemuan seperti mesin uap dan mesin tenun yang memprakarsai pabrik industri pada abad ke 18, di mana permesinan yang presisi dan komponen mesin yang bisa diganti menghasilkan efisiensi yang lebih baik dan limbah yang lebih sedikit.</p>
<p>Henry Ford lalu merevolusioner konsep pabrik dan juga teknik manufaktur di awal abad ke 20 dengan inovasi produksi massal. Pekerja berkemampuan tinggi di tempatkan di sepanjang ramp berjalan untuk menyatukan komponen-komponen mobil menjadi satu. Konsep ini mengurangi biaya produksi secara signifikan.</p>
<p>Industri manufaktur modern mempelajari semua proses, termasuk proses intermediate, untuk produksi dan integrasi komponen produk. Beberapa industri seperti industri semikonduktor dan industri baja menggunakan istilah &#8220;fabrikasi&#8221;untuk proses ini.</p>
<p>Teknik otomasi digunakan pada proses berbeda pada manufaktur seperti permesinan dan pengelasan. Manufaktur terotomatisasi mengacu pada penggunaan prinsip otomasi untuk memproduksi barang di dalam pabrik.</p>
<p>Keuntungan utama dari manufaktur terotomasi adalah konsistensi dan kualitas yang lebih baik, berkurangnya waktu produksi, simplifikasi produksi, berkurangnya penanganan barang, laju kerja lebih baik, dan moral buruh meningkat. </p>
<p>Robotika adalah aplikasi mekatronika dan otomasi untuk membuat robot. Robot ini dapat digunakan dalam manufaktur untuk melakukan pekerjaan yang berbahaya, tidak nyaman, atau berulang-ulang. Robot ini bisa dalam berbagai bentuk dan ukuran, namun semuanya terprogram. Untuk membuat robot, insinyur mendayagunakan ilmu kinematika untuk menentukan jangkauan gerak robot, dan mekanika untuk menentukan tegangan di dalam robot.</p>
<p>Maka untuk menunjang industrialisasi program otomasi pada industri manufaktur menjadi keharusan. dimana penggunaan mesin, sistem kontrol, dan teknologi informasi untuk optimisasi produksi dan pengiriman barang dan jasa. Otomasi hanya dilakukan jika hasilnya lebih cepat, lebih baik secara kuantitas dan/atau kualitas dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja manusia. Dalam dunia industri, otomasi merupakan lanjutan dari mekanisasi, di mana mekanisasi masih membutuhkan operator manusia selama mesin beroperasi atau membutuhkan bantuan tenaga otot manusia agar mampu bekerja. Otomasi mengurangi peran manusia dalam hal tersebut.</p>
<p>Dalam sejarahnya, otomasi telah dicapai dalam perkembangan kehidupan manusia, meski pada awalnya tidak disebut sebagai otomasi. Operator telepon yang digantikan dengan mesin, berbagai peralatan kedokteran (elektrokardiogram dan sebagainya) yang menggantikan peran tenaga medis, hingga mesin ATM. Istilah &#8220;otomasi&#8221; digunakan pertama kali oleh General Motors pada tahun 1974 yang mendirikan departemen otomasi (automation department). Ketika itu, teknologi otomasi yang mereka gunakan adalah komponen listrik, mekanik, hidrolik, dan pneumatik. Antara tahun 1957 hingga tahun 1964, mereka menghasilkan output dua kali lipat ketika buruh sudah mulai dikurangi akibat dampak otomasi.</p>
<p>Angka pertumbuhan industri manufaktur pada triwulan II 2020 akan lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi di triwulan I 2020 yang hanya tumbuh 2,06 persen year on year (yoy). Pertumbuhan sektor industri diprakirakan akan mencapai 2-2,7 persen pada triwulan II 2020.</p>
<p>Asumsi ini bisa terpenuhi dengan syarat apabila di triwulan kedua kasus positif covid-19 melandai dan tidak ada second wave . Syarat lainnya apabila kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dan di daerah bisa mulai dikurangi atau dikendorkan. Selama syarat-syarat pokok tersebut tidak terpenuhi, pertumbuhan sektor industri pada triwulan II bisa lebih rendah dari realisasi triwulan I 2020.</p>
<p>Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), dari sembilan sektor industri pengolahan non migas, sebanyak enam sektor tumbuh negatif pada triwulan I 2020. Sementara itu hanya ada tiga sektor industri pengolahan yang masih tumbuh positif walaupun melambat. Tiga sektor yang masih tumbuh positif adalah industri makanan dan minuman (mamin), dari 7,95 persen pada triwulan IV 2019 menjadi 3,94 persen. Kemudian sektor industri kimia, farmasi dan obat tradisional melambat dari 12,73 persen menjadi 5,59 persen. Kemudian industri alat angkutan melaju positif dari -2,25 persen menjadi 4,64 persen.</p>
<p>Investasi sektor industri manufaktur di triwulan I tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 44,6 persen menjadi Rp63,9 triliun dari sebelumnya Rp44,2 triliun pada triwulan I 2019. Ada lima besar nilai investasi tersebut meliputi industri logam, mesin dan elektronik, industri kedokteran, presisi dan optik serta jam sebanyak Rp26,5 triliun. Selanjutnya industri makanan Rp11,6 triliun, industri kimia dan farmasi Rp9,8 triliun, industri mineral non logam Rp4,3 triliun, dan industri karet dan plastik Rp3 triliun. Jika ditotal menjadi Rp63,9 triliun.</p>
<p>Kendati begitu, sektor industri pengolahan melambat 2,01 persen dari sebelumnya 4,80 persen pada triwulan I 2019. Kinerja industri pengolahan yang masih positif terutama terdorong oleh peningkatan demand yang sangat tinggi untuk industri alat kesehatan dan farmasi, serta pertumbuhan positif pada beberapa sektor industri kimia, alat angkut, kertas, industri logam, makanan dan minuman, pengolahan tembakau, dan industri pengolahan kayu.</p>
<p>Perkiraaan tingkat pertumbuhan industri sepanjang tahun 2020 ini akan meningkat. Pasalnya kinerja sektor industri sangat bergantung dari perkembangan penanganan wabah corona. Semakin cepat wabah ini tertanggulangi, maka dampak buruk terhadap sosial ekonomi dan kesehatan juga bisa lebih ditekan. (***) Pemerhati masalah sosial, ekonomi dan industri tinggal di Purbalingga Jawa Tengah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Industri Masa Depan Pasca Covid-19</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-28763/industri-masa-depan-pasca-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 13:44:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-28763/industri-masa-depan-pasca-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Aji Setiawan &#8211; PURBALINGGA ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Aji Setiawan &#8211; PURBALINGGA </p>
<p>Yang menjadi pertanyaan besar hari-hari belakangan ini menjelang new normal, paska PSBB Covid-19 adalah Industri-industri apa saja yang akan bertahan di masa depan? Pertanyaan ini sangat penting bagi pembuat keputusan sebelum menentukan langkah bisnis. Kita perlu mengenal seperti apa di masa depan, sehingga keputusan-keputusan bisnis bisa diambil dengan baik.</p>
<p>Pertama-tama, sebaiknya kita berangkat ke masa depan saat ini juga. Bagaimana caranya? Mulailah dengan mengunjungi first world countries, yaitu negara-negara maju. Negara maju terdekat adalah tetangga kita sendiri: Singapura. Idealnya, Anda kunjungi minimal lima negara maju di berbagai benua sebelum mengambil kesimpulan seperti apa masa depan itu. Empat negara maju lainnya seperti AS, Australia, Inggris, dan Korea Selatan, misalnya.</p>
<p>Bandingkan bagaimana warga menjalani kehidupan sehari-hari mereka, kenali kelebihan dan kekurangan kelima negara tersebut berdasarkan pengalaman Anda. Pasti terasa berbeda.</p>
<p>Silahkan Anda catat keunikan-keunikan yang dirasakan. Mengapa mengunjungi negara-negara maju adalah perjalanan kita ke masa depan? Gaya hidup, teknologi, dan prioritas yang dihadapi di negara-negara maju saat ini akan kita hadapi ketika peradaban kita telah mencapai tahap serupa. Ini ibarat time traveler, tentu dalam makna figuratif.</p>
<p>Kedua, kenali masalah-masalah di negara-negara maju, karena pada substansinya, setiap produk memberi solusi bagi problem. Beberapa masalah klasik mereka adalah: berusaha lebih dari apa yang kini dimiliki, stres akan berkurangnya lahan dan tempat tinggal, stres akan tidak cukupnya waktu untuk beraktivitas, stres karena terlalu lelah, tingginya angka perceraian dan rendahnya kualitas hubungan antar manusia, kesepian, dan lingkungan hidup yang semakin rendah kualitasnya.</p>
<p>Di tahun 2050, diperkirakan akan ada 6 miliar orang tinggal di daerah urban, sehingga overcrowdedness dan affordable housing menjadi masalah utama. di tahun 2016 ini saja, Jakarta dan kota-kota besar Indonesia, dua masalah ini sangat mempengaruhi kualitas hidup warga. Bayangkan apabila ada dua kali lipat jumlah warga yang tinggal di daerah urban Indonesia.</p>
<p>Bagaimana suatu produk memberi solusi bagi persoalan-persoalan di masa depan merupakan jawaban bagi industri-industri apa saja yang akan bertahan di masa depan.</p>
<p>GoJek dan GrabBike mungkin paling sesuai di masa kini bagi mereka yang tinggal si ibukota Indonesia, mengingat buruknya sistem transportasi publik yang ada. Ketika suatu produk menjawab persoalan saat itu, maka bisa diprediksikan besarnya efek ledakan.</p>
<p>Pertama, berhubungan dengan data dan algoritma. Hampir semua unit bisnis, manajemen, dan operasional bisnis kini dihubungkan dengan Internet dan analisis berbasis komputer. Data dan algoritma telah menjadi bagian hidup sebagaimana bernafas dan makan minum. Dibutuhkan: Jasa data crunching dan Research &#038; Development.</p>
<p>Kedua, berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesehatan fisik, psikis, dan emosional. Berbagai profesi yang menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan diprediksikan akan bertahan terlepas kondisi ekonomi makro dan regional, mengingat semakin kompleks kehidupan, manajemen stres dan kesehatan pribadi semakin urgen. Dibutuhkan Industri kesehatan, konsultasi kesehatan/psikologi, dan alat-alat kesehatan.</p>
<p>Ketiga, berhubungan dengan peningkatan kualitas ekologi. Berbagai bentuk substitusi sumber daya alam yang diperbaharui seperti solar power, wind power, water power, dan nuclear power, semakin umum dan ini berarti berbagai produk B2B yang mendukung industri ini menjadi kebutuhan pokok. Dibutuhkan: Industri riset, konsultasi ekologi, dan konsultasi manajemen.</p>
<p>Keempat, berhubungan dengan peningkatan kualitas pemeliharaan, baik manusia, hewan peliharaan, maupun instrumen teknologi. Dibutuhkan: bisnis-bisnis yang menciptakan otomatisasi maintenance maupun jasa pemeliharaan, seperti nursing home, pet boarding hotel, dan mechanical maintenance.</p>
<p>Kelima, berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk sandang, pangan, papan, grooming, transportasi, dan jasa-jasa lainnya. Ini sangat bervariasi tergantung kebutuhan individu dan institusi. Dibutuhkan: bisnis-bisnis jasa seperti app-based AirBnB, Uber, dan GoJek. Juga bisnis-bisnis yang berhubungan dengan jasa keuangan yang memberi keuntungan.</p>
<p>Prinsipnya, bagaimana peradaban yang lebih maju berada di suatu titik waktu, ke situ pulalah kita akan berada. Kapan? Ini masih merupakan tanda tanya, karena velositas perkembangan suatu peradaban berbeda dari perkembangan peradaban yang lain.</p>
<p>Tantangan Era Industri Masa depan ini pada dasarnya telah diperkenalkan di Jerman sejak 2011. Beberapa teknologi utama yang mendukung implementasi industri masa depan adalah intelegensi buatan, human machine interface, IoT, robot, dan teknologi 3D.</p>
<p>Tantangan yang sekaligus menjadi pertanyaan, dapatkah manusia menyesuaikan diri dengan transformasi luar biasa ini? Nyatanya ada tantangan yang cukup besar dalam menjalankan industri msa depan yang lebih dikenal dengan era industri 4.0 untuk setiap negara. Beberapa di antaranya membangun infrastruktur, kebijakan, dan standar keselamatan yang tepat. Tanpa dasar yang layak, bisa jadi negara akan sulit memanfaatkan buah hasil dari revolusi ini.</p>
<p>Di Indonesia, industri 4.0 sering disebut juga sebagai Making Indonesia 4.0. Istilah ini sebenarnya mengandung makna positif dan dapat memicu perkembangan Indonesia serta merevitalisasi industri nasional secara keseluruhan, baik dari keseluruhan pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Selain Thailand dan Vietnam, Indonesia juga memiliki optimisme yang signifikan terhadap prospek industri 4.0, terutama di sektor ekonomi berbasis manufaktur.</p>
<p>Menurut Yeo Siang Tiong, General Manager for Southeast Asia at Kaspersky, optimisme semacam ini juga diiringi dengan sedikit kecemasan. Misalnya,pertanyaan singkat mengenai bagaimana negara-negara kepulauan seperti Indonesia berjuang menangani industri 4.0 secara merata?</p>
<p>Faktanya, ketimpangan infrastruktur tidak hanya dialami negara-negara kepulauan, Bahkan negara seperti Jerman merasa kesulitan menyediakan infrastruktur digital secara merata ke semua bagian negaranya.</p>
<p>Betul bahwa ada banyak hal yang mampu dieksplorasi Indonesia dalam menghadapi industri 4.0 untuk pembangunan nasional yang lebih baik. Misalnya, memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui teknologi dengan fasilitas platform e-commerce, kemudian memajukan jaringan internet berkecepatan tinggi, pusat data cloud, manajemen keamanan dan infrastruktur broadband untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital nasional. Namun selain itu, satu pilar penting dari perjalanan Indonesia menuju industri 4.0 lainnya adalah keamanan internal control system (ICS).</p>
<p>Laporan Kaspersky ICS CERT terbaru menunjukkan, Indonesia berada di peringkat keenam di Asia Tenra sebagai wilayah dengan infeksi terbanyak. Dengan persentasi sebesar 43,2% dari komputer ICS yang infeksinya diblokir selama enam bulan terakhir pada 2018.</p>
<p>Yeo berkata, &#8220;Aktivitas siber berbahaya pada komputer ICS dianggap sebagai ancaman yang sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan kerugian materi dan penghentian produksi dalam pengoperasian fasilitas industri. Serangan yang telah Kaspersky hadang membuktikan kehadiran internet di infrastruktur perusahaan ternyata menjadi peluang emas bagi pelaku kejahatan siber untuk melakukan aksi mereka.&#8221;</p>
<p>Serangan tersebut berhasil karena kurangnya kemampuan keamanan siber di antara karyawan, yang seharusnya dapat dicegah dengan pelatihan dan kesadaran tinggi dari staf itu sendiri. Pencegahan ini Bahkan lebih mudah daripada mencoba menghentikan aksi para pelaku kehajatan siber.</p>
<p>Industri 4.0 adalah pedang bermata dua, hadir dengan dukungan sistem nirkabel hingga proses dan komunikasi yang lebih cepat, sekaligus konsekuensi serangan siber yang merugikan. Mengingat Indonesia adalah negara ke-6 di dunia yang terkena dampak penargetan ICS pada 2018, berikut ini beberapa rekomendasi untuk menghadapi industri masa depan itu.</p>
<p>Sebuah pembaruan industri dengan menggunakan teknologi digital yang memungkinkan upaya bisnis untuk melakukan transformasi kepada core operation, pengalaman pekerja dan pelanggan mereka, dan pada akhirnya juga mengarah pada pembaruan model bisnis mereka. Dengan demikian, sebuah perusahaan dapat meningkatkan efisiensi baru di berbagai aspek, mulai dari riset &#038; pengembangan, engineering, proses produksi, manufaktur, dan juga fungsi support, dimana semuanya itu akan didukung oleh sebuah sistem, proses, sensor dan tingkat intelejensi baru secara terintegrasi.</p>
<p>Pengalaman pekerja dan konsumen ditata dan dikembangkan ulang secara lebih personalize dan advance seperti misalnya immersive, augmented dan virtual reality. Hal menarik lainnya adalah dengan adanya ekosistem yang lebih baik, yang memungkinkan produk, servis dan mesin-mesin industri menjadi lebih terkoneksi satu sama lain, akan memungkinkan untuk memperoleh adanya bisnis model baru dan revenue stream baru.</p>
<p>Sebagai penggerak dari digitalisasi value chain yang menyeluruh, Industri X.0 dapat berpesan besar untuk mengoptimalkan peluang untuk memimpin di era ini. Namun, bagi banyak perusahaan, tantangan terbesar adalah kemampuan untuk melepaskan diri dari nilai-nilai lama yang sudah tertanam di dalam bisnis inti mereka, dan secara bersamaan menghadirkan inovasi dan potensi pertumbuhan dari model bisnis digital yang baru.</p>
<p>Dari 1,000 perusahaan yang telah mengikuti market research Accenture, 99% dari mereka menunjukkan ambisi yang tinggi akan datangnya Industri X.0. 64% setuju bahwa kegagalan memanfaatkan komponen digital akan menyebabkan mereka untuk susah bertahan. 92% ingin memberikan pengalaman baru melalui produk yang canggih dan saling berhubung.</p>
<p>Namun ironisnya, hanya 44% yang mampu untuk mendorong dan membuat perkembangan baru dalam perusahaannya, dan 34% yang mampu untuk melakukan transformasi dari inti bisnis perusahaan mereka. Dan pada akhirnya, hanya 13% yang sukses melakukan keduanya. Perusahaan tersebut mampu untuk mendorong efisiensi produksi dari inti bisnis dan membuat perkembangan baru melalui lini bisnis baru.</p>
<p>Agar supaya perusahaan dapat sukses dalam menerapkan transformasi digital, terdapat enam kapabilitas yang dibutuhkan perusahaan: (1)Transform core, yaitu proses digitalisasi dan integrasi semua proses yang ada, meliputi engineering, produksi, dan fungsi support lainnya untuk mencapai hasil yang lebih efisien. Kedua, Fokus kepada hasil akhir yang ingin dicapai, dengan cara berorientasi kepada nilai sehingga bisa mendapatkan diferensiasi yang akhirnya membuat perusahaan bisa memimpin dalam persaingan. Ketiga, Merekayasa ulang sebuah ekosistem yang baru, termasuk juga di dalamnya untuk mengembangkan mitra bisnis yang baru yang dapat membantu dalam menyokong inovasi dan kapabilitas baru. Keempat, Upaya inovasi untuk model bisnis baru, yaitu meciptakan revenue stream yang baru. Kelima, Membangun, meningkatkan dan memperbarui tenaga kerja yang baru yang lebih kompeten dan adaptable. Keenam,. Manage wise pivot, proses manajemen yang berkesinambungan untuk menyelaraskan investasi antara bisnis inti yang saat ini sedang dilakukan dan bisnis baru yang sedang dikembangkan.</p>
<p>Dengan mempertimbangkan keenam kapabilitas dalam proses bisnis, maka diharapkan terjadi transformasi yang selaras dengan kebutuhan industri ke depan.</p>
<p>Penulis alumnus Jurusan Teknik dan Manajemen Industri, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Meraba Industri Potensial dari Kabupaten Purbalingga</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-23545/meraba-industri-potensial-dari-kabupaten-purbalingga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2020 22:30:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-23545/meraba-industri-potensial-dari-kabupaten-purbalingga</guid>

					<description><![CDATA[PURBALINGGA, CILACAP.INFO &#8211; Perkembangan industri besar, menengah dan kecil di Kabupaten Purbalingga tercatat sangat baik. Usaha tersebut mampu memberikan kontribusi perekonomian khusunya dalam penyediaan lapangan kerja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perkembangan industri besar, menengah dan kecil di Kabupaten Purbalingga tercatat sangat baik. Usaha tersebut mampu memberikan kontribusi perekonomian khusunya dalam penyediaan lapangan kerja.</p>
<p>Beberapa industri yang menonjol di Kabupaten Purbalingga adalah industri rambut, knalpot, industri wisata baik wisata religi,wisata kuliner, wisata konvensional dan wisata religi.</p>
<p>Dengan adanya berbagai industri di Kabupaten Purbalingga turut serta berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik Kemudian berdampak juga berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan, dikarenakan masyarakat lebih fokus untuk bekerja dan mengembangkan usaha dan perekonomian rumah tangga mereka.</p>
<p>Hal itu terlihat dari realisasi investasi di Kabupaten Purbalingga yang cenderung meningkat karena pada tahun 2016 mencapai Rp483,271 miliar, tahun 2017 sebesar Rp547,461 miliar, dan tahun 2018 sebesar Rp622 miliar.</p>
<p>Pembangunan ekonomi di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2018 pun mengalami peningkatan karena laju pertumbuhan ekonominya sebesar 5,12 persen, sedangkan pada tahun 2017 hanya sebesar 4,78 persen.</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,12 persen itu ditopang dengan inflasi di Purbalingga pada tahun 2018 sebesar 3,28 persen yang masuk dalam kategori ringan. Peningkatan pertumbuhan ekonomi juga adanya capaian kinerja penyelenggaraan urusan perdagangan yang cukup baik, yakni nilai ekspor perdagangan dari Kabupaten Purbalingga pada 2018 yang mencapai Rp3,029 miliar.</p>
<p>Nilai ekspor bersih perdagangan tahun 2018 mencapai Rp2,505 miliar atau meningkat sebesar Rp616,79 juta dari tahun 2017 yang sebesar Rp2,504 miliar. Dalam pencapaian kinerja perindustrian tahun 2018 terdapat peningkatan sebesar 0,26 persen dari tahun 2017. Dalam hal ini, jumlah industri yang ada di Kabupaten Purbalingga pada tahun 2018 mencapai 43.239 unit atau bertambah 112 industri dari tahun 2017 yang sebanyak 43.127 unit.</p>
<p>Kabupaten Purbalingga sendiri merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah dengan Ibu kotanya yaitu Purbalingga. Kabupaten Purbalingga berbatasan dengan Kabupaten Pemalang di sebelah Utara, berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara di sebelah Timur dan Selatan, serta berbatasan dengan Kabupaten Banyumas di sebelah Barat dan Selatan. Secara geografi, Ibu kota Kabupaten Purbalingga yakni Purbalingga yang berada di sekitar 21 km sebelah Timur Laut Purwokerto.</p>
<p>Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah berada di antara cekungan-cekungan dari beberapa rangkaian pegunungan yang ada di sekitarnya. di sebelah Utara merupakan rangkaian pegunungan dari Gunung Slamet dan dataran tinggi Dieng, sedangkan bagian Selatan merupakan Depresi Serayu yang dialiri oleh dua sungai besar yaitu kali dan anak sungainya yaitu kali Pekacangan.
Dari kali Pekacangan ini bertemu anak sungai Klawing dan akhirnya bermuara menjadi satu menjadi sungai Serayu.</p>
<p>Saat ini potensi batu akik sungai Klawing sedang booming, setelah pesona batu pancawarna dan nagasui menjadi juara internasional di majalah Gamstone. Selain potensi batu pancawarna Klawing, ada juga potensi batu akik Bahkan batu warna yang ada di Kecamatan Karanganyar, Mrebet, Karangmoncol dan Rembang serta sepanjang sungai Pekacangan.</p>
<p>Menyusuri hutan, sungai-sungai mencari jejak akan pesona alam dengan berjalan-jalan di pinggir sungai Daerah Kaliori sampai Bungkanel, kec Karanganyar masih Kab Purbaligga Jawa Tengah.</p>
<p>Di musim kemarau, warna jernihnya air dan arus sungai ada yang menarik diambil, ya batu berwana hijau dan merah. di kemudian hari batu berwarna warna itu menjadi trade mark batu akik dari Klawing Purbalingga yakni jenis nagasui dan pancawarna, yang secara mengejutkan menjadi juara internasional kontes batu.</p>
<p>Di Kabupaten Purbalingga ada terdapat banyak industri, seperti industri bulu mata palsu dan wig yang merupakan industri rambut terbesar kedua di dunia setelah kota Guangzo (Cina).Industri rambut ini mampu menyerap sekitar 100 ribu pekerja perempuan yang ada di Kabupaten Purbalingga.</p>
<p>Sejarah awal mula adanya rambut sambung atau rambut palsu seperti sanggul, wig dan bulu mata itu dimulai di Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari sekitar tahun 1950-1951.</p>
<p>Orang yang memulai adalah eyang Tarmawi yang dikumpulkan dari potongan rambut itu menjadi sanggul. Rambut sanggul atau rambut tambahan itu kebanyakan digunakan saat hajatan pengantin. Peminat rambut untuk dibuat sanggul terus meningkat saat itu, hingga kerajinan membuat sanggul menurun ke anak-anak eyang Tarmawi.</p>
<p>Kemudian para tetangga sekitar mulai melirik usaha itu dan mulai ikut membuat rambut palsu. Hingga kini sudah ada ratusan pengrajin di Desa Karangbanjar dan menjadi sentra kerajinan rambut di Purbalingga.</p>
<p>Sekitar tahun 1980, kata Maryoto mulai dilakukan ke Inggris yang melihat kualitas rambut dari Indonesia sangat baik. Hingga kini, Desa Karangbanjar menjadi sentra rambut untuk dipasok ke pabrik-pabrik pembuat wig dan bulu mata dari Korea yang masuk Purbalingga sekitar tahun 2000-an.</p>
<p>Orang luar negeri tahu kalau rambut dari Indonesia itu bagus jadi kualitasnya tidak sama dengan India. Kemudian setelah ada pabrik wig, buku mata palsu dan aksesoris rambut lainnya.</p>
<p>Kehadiran industri baik industri Pabrik Besar maupun Kelompok menengah di tengah pengrajin rambut tradisonal sangat membantu karena semakin meningkat. Pengrajin juga bisa meniru desain dari pabrik modern. Banyak karyawan yang ke luar dari pabrik terus kerja di tempatnya dan mulai menerapkan model-model yang baru-baru.</p>
<p>Seiring berkembangnya waktu, semakin banyak pengantin yang meminta sanggul yang dibuat oleh eyang Tarmawi hingga terus berkembang secara turun temurun kepada anak-anaknya. Hingga saat ini semakin berkembang dan menjadi mata pencaharian tersendiri bagi warga Desa Karangbanjar, Bahkan hampir di seluruh Kabupaten Purbalingga dapat dijumpai industri kecil rambut yang nantinya juga menyetorkan hasil kerajinannya ke pengepul dan Pabrik Besar untuk di ekspor ke luar negeri.</p>
<p>Serta tidak lupa industri knalpot sebagai alternatif suku cadang murah. Bagi anda pecinta otomotif, segeralah berkunjung ke Pesayangan, Purbalingga. Anda temukan kegiatan masyarakat kelas menengah, Pengrajin Knalpot. Berbagai jenis knalpot tersedia di sini, dari mobil, motor, aneka racing hingga variasi lainnya yang berbahan dari karet.</p>
<p>Menjuarai seluruh Jawa, dikenal di wilayah nusantara dan dilirik pengusaha asing sudah menjadi hal yang biasa. Kualitasnya dapat ditandingi dengan produk pabrik yang original. Bahan dasar knalpot dipakai menggunakan pelat yang berkualitas. Adapun terbagi menjadi plat stainless, galvanis, dan biasa.</p>
<p>Menurut sejarahnya, usaha knalpot ini diciptakan oleh seorang pengusaha di Purbalingga krenceng atau dandang yang berbahan kuningan, Hasan Yusuf. Namun, karena mengalami kerugian yang besar, ia beralih membuat knalpot pada kendaraan di zaman itu, sekitar tahun 1970-an di Jakarta.</p>
<p>Berawal dari menitip knalpot pada beberapa toko onderdil saja. Usaha kerasnya menghasilkan ide kreatif hingga saat ini. Sekitar 1980-an seorang kakek ini mampu membeli tanah dan mendirikan bengkel yang besar Jakarta Timur. Hingga membuka cabang banyak yang dikelola oleh anak-anaknya.</p>
<p>Dahulu ketika selagi berjaya hampir setiap orang kampungnya ditarik dan diajarkan olehnya cara membuat, memasang hingga memasarkannya. Sampai pada saat itu, ia pernah dijumpai seorang pengusaha China untuk bergabung dalam perusahaan otomotifnya, dan ditolak secara mentah-mentah.</p>
<p>Sebagai bentuk penghargaan kepada para pengrajin knalpot, Pemerintah daerah Kabupaten Purbalingga, membuat dan dipasangkan simbol knalpot yang sangat besar dan seringkali mengikuti event-event besar, PRJ tiap tahunnya. Dan kini Pesayangan, lokasi kakek itu lahir, dijadikan pusat industri besar knalpot. Tak akan bosan melihat pesona di dunia otomatif tersebut. Pesayanganpun dibuatkan sebuah patung yang sedang memahat knalpot.</p>
<p>Selain industri rambut dan knalpot, terdapat banyak industri wisata yang menjadi andalan sumber pendapatan daerah Kabupaten Purbal!ingga. Beberapa tempat wisata di Purbalingga yang terkenal sampai ke luar daerah Purbalingga semacam Objek Wisata Owabong (Bojongsari), Gua Lawa (Karangreja), Monumen Jenderal Soedirman (Rembang), Wisata Air Congot (Kemangkon) dan lain-lain.</p>
<p>Namun selain objek wisata yang sudah menasional itu, ada potensi wisata yang tidak kalah menariknya, yakni wisata religi. Bagi para peziarah, wisata ruhani dari makam ke makam di Purbalingga biasanya, para peziarah ramai datang pada bulan Rabiul Awal (Maulid), Syawal (Idul Fitri), menjelang musim haji dan bulan Ramadan.</p>
<p>Peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sebagai wisata religi potensial bagi Purbalingga, misalkan: Masjid Agung Darussalam, Masjid Laksamana Cheng Ho (Bobotsari), (Masjid dan makam Wali Prakosa Pekiringan (Karang Moncol), Makam Nyai Rubiah Bekti (Kramat, Karang Moncol), Museum Jenderal Soedirman, Gua Lawa (Karangreja), Makam Sayid Mansyur (Sumampir, KarangMoncol), Makam Kyai Pekeh (Grantung, Karangmoncol), Makam Nyai Rubiah Sekar (Putri Syekh Atas Angin di Gunung Wuled, Rembang), Makam Syekh Haji Datuk (Rajawana, Karangmoncol), Makam Syekh Mahdum Cahyana Sura (Grantung, Karangmoncol), Masyarakat Aboge (Mrebet), Pendopo dan makam KH Muhammad Irsyad (Maribaya, Karanganyar), Petilasan Syekh Jambu Karang, dll.</p>
<p>Di samping itu, model pendidikan yang berbasis Pesantren juga dapat dijadikan sebagai ajang untuk mempromosikan wisata religi. Wisatawan dapat melihat bagaimana perkembangan Pondok Pesantren yang begitu pesat di Purbalingga yang tidak kalah dengan berbagai pesantren yang ada di daerah lain. Pondok-pondok pesantren yang ada di Kab Purbalingga jumlahnya mencapai ratusan dengan mulai pendidikan tradisional sampai modern.</p>
<p>Maka hal tersebut, akan dapat mendatangkan banyak wisatawan baik lokal, nasional maupun internasional.
Jejak-jejak sejarah Islam di Purbalingga tersebut tentu akan menarik perhatian para wisatawan. Karena tidak dapat dipungkiri Islam di Nusantara tidak dapat dilepas dari Islam di Purbalingga.</p>
<p>Dari kota ini pernah lahir Syekh Nahrowi Al Banyumasi dan KH Abu Ammar, Kakak beradik ulama Purbalingga yang cukup disegani oleh ulama Hijaz dan menjadi rujukan ulama Indonesia.</p>
<p>Tak lupa pula, sambil berwisata religi, di Kab Purbalingga juga terkenal makanan tradisional yang menggugah selera seperti Buntil Kutasari, sroto dengan berbagai trade merk dan beraneka varisasinya seperti Bancar Bancar, Soto Masdar, Soto So, Soto Kriyik, mendoan, kripik, wajik dan jenang Kedungjati, ondol Tidu, minuman stroberi Serang Karangreja, dll.(***)</p>
<p>Oleh: Aji Setiawan Pemerhati masalah ekonomi, sosial dan politik tinggal di Purbalingga Jawa Tengah</p>
<p>BIOGRAFI PENULIS</p>
<p>Aji Setiawan,ST lahir pada Hari Minggu Wage, 1 Oktober 1978. di lahirkan, tepatnya di Desa Cipawon, Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia.
Menempuh pendidikan formal di awali dari Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah II Cipawon di desa Cipawon, kemudian sesudah itu dilanjutkan ke SMP I Bukateja. Pendidikannya berlanjut ke kota kripik, tepatnya sejak 1993-1996, di SMA 3 Purwokerto.</p>
<p>Selepas dari Purwokerto, tahun 1996, ia pergi ke Yogyakarta dan mengambil pendidikan di Jurusan Teknik Manajemen Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta.</p>
<p>Sejak tahun 1997 ia mulai malang melintang di berbagai lembaga kampus, mulai dari Himpunan Mahasiswa TMI-FTI UII, Lembaga Pers Mahasiswa &#8220;Profesi&#8221; FTI, LPM &#8220;Himmah&#8221; UII, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Teknologi Industri _UII Jogjakarta, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat KH Wahid Hasyim UII Jogjakarta, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi Korda Jogjakarta (1999-2002).</p>
<p>Lulus kuliah tahun Oktober 2002, kemudian bekerja di Majalah alKisah, Anekayess group! tahun 2004-2007. Staff Ahli Fraksi Persatuan Pembaharuan Bangsa Kab Purbalingga 2012-2014.</p>
<p>Memutuskan diri menjadi kontributor banyak media dari tahun 2009. Mulai dari Majalah alKisah, Majalah Risalah NU, Tabloid Media Umat (www.mediaumat.co.id), Majalah Sufi (www.sufinews.co.id), NU Online https://www.nu.or.id, Berita9Online www.berita9online.com, mediasantri (www.santrinews.com), islampos (www.islampos.com), Suraupos (www.suraupos.com), muslimmedia (www.muslimmedia.or.id), Islam Garis Lurus (www.garislurusnu.com), majalah tabloid online Islam, dan lain-lain. </p>
<p>Tel NO: 081229667400</p>
<p>E-mail: ajisetiawanst[at]gmail.com
aji_setiawan2000[at]yahoo.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
