<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Hoax &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/hoax/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Aug 2023 23:12:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Hoax &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Hoax, ODGJ di Cilacap Disangka Penculik Anak</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-51357/hoax-dipelihara-odgj-di-cilacap-disangka-penculik-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 11:10:52 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-51357/hoax-dipelihara-odgj-di-cilacap-disangka-penculik-anak</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sepekan dua hal tentang penculikan anak di Adipala dan Kroya viral di Mesia Sosial (Medsos), setelah diselidiki ternyata itu adalah Hoax.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sepekan dua hal tentang penculikan anak di Adipala dan Kroya viral di Mesia Sosial (Medsos), setelah diselidiki ternyata itu adalah Hoax.</p>
<p>Diketahui, informasi yang pertama adalah video dimana ada seorang ayah yang sedang menvideokan anak laki-lakinya yang sedang dipangku oleh seorang perempuan yang kemungkinan adalah ibunya.</p>
<p>Dalam vidio tersebut ayahnya sedang menanyakan kepada anak laki-laki tersebut tentang kejadian dimana anaknya mengaku dijalan akan diberikan permen oleh 2 orang laki-laki yang naik mobil.</p>
<p>Akan tetapi anak tersebut tidak mau dan ketakutan dan bercerita kepada ortunya dan ayahnya memberikan nasihat kepada anaknya untuk hati hati kalau bermain diluar rumah.</p>
<p>Dan yang kedua vidio dimana di dusun bleberan Desa Bunton Kecamatan Adipala dimana dalam video itu ada salah seorang yang sedang dikerumuni oleh warga dan menerangkan tentang pelaku penculikan</p>
<p>Kapolsek Kroya AKP Sopyan Rahmadyanto S.I.K melalui Kasihumas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto, S.H menerangkan bahwa video itu ada tetapi sebatas orang tua / ayahnya yang sedang menasehati anaknya untuk berhati hati kalau main di luar rumah .</p>
<p>Kapolsek Adipala AKP Budi Suryanto, SH.M.M melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanti, S.H menjelaskan bahwa orang laki-laki itu adalah ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa.</p>
<p>&#8220;Bukan pencuri melainkan ODGJ dan sekarang orang tersebut telah diamankan di Polsek dan sudah diserahkan kepada SatPol PP Kecamatan Adipala dan diserahkan ke Dinas Sosial setempat,&#8221; terang Iptu Gatot Tri Hartanti, Rabu (01/02/2023).</p>
<p>Untuk itu kami sampaikan kepada masyarakat untuk tenang dan tidak panik, jangan percaya berita dan kabar hoax sebelum mengetahui faktanya.</p>
<p>Ia juga meminta kepada para orang tua agar memberikan pemahaman kepada anaknya untuk waspada dan tidak mudah terpengaruh orang yang tidak dikenal.</p>
<p>&#8220;Mengawasi anak apabila di luar rumah dan tidak menggunakan barang mewah dan apabila melihat orang yang mencurigakan agar segera lapor ke petugas terdekat,&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi anti hoax]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi anti hoax]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral Foto Asli Peserta KKN di Desa Penari tapi Hoax</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-47379/viral-foto-asli-peserta-kkn-di-desa-penari-tapi-hoaks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2022 01:10:56 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Berhantu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-47379/viral-foto-asli-peserta-kkn-di-desa-penari-tapi-hoaks</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tidak Hoaks tidak cuan, itulah sedikit fenomena yang meresahkan saat ini, lebih berani, gamblang dan blak-blakan demi tayangan video unggahannya viral.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak Hoaks tidak cuan, itulah sedikit fenomena yang meresahkan saat ini, lebih berani, gamblang dan blak-blakan demi tayangan video unggahannya viral.</p>
<p>Padahal bisa jadi justru karena unggahannya itu, salah satu atau sekelompok pemilik wajah asli geram dan sangat terganggu.</p>
<p>Salah satunya seperti yang tengah dialami wanita satu ini, ia mengaku sangat terganggu fotonya bersama teman-temannya viral dan dikaitkan dengan peserta KKN di Desa Penari. Oleh sebab itu, salah satu pemilik wajah asli di dalam foto tersebut mengklarifikasi melalui akun Facebooknya.</p>
<p>Ditelusuri Cilacap.info, pemilik akun tersebut yakni Rahmawati Aryel, ia mengunggah sebuah video yang sedang viral di TikTok. Dimana dalam Video berupa Slide itu berasal dari foto kenang-kenangan dirinya bersama teman-temannya.</p>
<p>Namun yang ada dalam foto itu dikaitkan dengan peserta KKN di Desa Penari yang berujung malapetaka. Lantas pemilik wajah asli mengklarifikasinya:</p>
<blockquote><p>Assalamualaikum.., Waktunya sy speak up ya.. secara ini sudah sangat menggangu dan meresahkan! Kasihan temen2, suami dan sodara sy pada kena imbasnya.</p>
<p>Terkait dg foto2 sy yang tersebar TANPA IJIN, yang viral MENUDUH dan MEYAKINI sy dan teman2 Kkn sy sebagai peserta nyata dari Kkn DESA PENARI sy akan perjelas disini,,</p>
<p>1. Sy BUKAN PESERTA KKN DESA PENARI. catet ya!!
2. Nama sy Lutvi Rahmawati BUKAN Widya atau Ayu, sy TIDAK pernah ganti nama!
3. Alhamdulillah sy masih sehat wal&#8217;afiat begitu juga semua teman2 Kkn sy.
4. Sy kuliah di UNTAG BANYUWANGI BUKAN Untag Surabaya.
5. Sy Kkn th 2008 dan LULUS kuliah th 2009. Jadi Kkn nya BUKAN di th 2009!
6. Anggota Kkn sy berjumlah 20 org BUKAN 14 org doank!
7. Tempat Kkn sy di desa Gombengsari kecamatan KALIPURO, BUKAN di Songgon atau di Kalibaru.
8. Kalau tidak percaya monggo di konfirmasi langsung ke pihak Universitas atau tempat yang sy sebut.
CUKUP sy menjelaskan ya, sy TIDAK menerima pertanyaan karena memang sy TIDAK tahu dan BUKAN PESERTA nyata Kkn Desa Penari.
Untuk yang sudah menyebarluaskan foto2 sy, memFITNAH sy semoga kalian diberi Kesehatan dan Umur Panjang
TERIMAKASIHH
</p></blockquote>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/24/foto-viral-peserta-asli-kkn-di-desa-penari-ini-ternyata-hoaks-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[foto viral peserta asli kkn di desa penari ini ternyata hoaks]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/24/foto-viral-peserta-asli-kkn-di-desa-penari-ini-ternyata-hoaks-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[foto viral peserta asli kkn di desa penari ini ternyata hoaks]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral Video Habib Umar Mimpi Bertemu Nabi Muhammad dan Meminta Menunggu Habib Rizieq Hoax</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-33567/viral-video-habib-umar-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-dan-meminta-menunggu-habib-rizieq-hoax</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 10:50:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Habib Rizieq]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Rizieq Shihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-33567/viral-video-habib-umar-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-dan-meminta-menunggu-habib-rizieq-hoax</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sudah lama bertebaran di media sosial baik Facebook dan Youtube mengenai Habib Umar bin Hafidz bermimpi bertemu Rasulullah Muhammad SAW dan meminta menunggu Habib Rizieq.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sudah lama bertebaran di media sosial baik Facebook dan Youtube mengenai Habib Umar bin Hafidz bermimpi bertemu Rasulullah Muhammad SAW dan meminta menunggu Habib Rizieq.</p>
<p>Ternyata hal itu adalah dusta alias bohong dan hoax yang sengaja disebarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab.</p>
<p>Berdasarkan hasil klarifikasi dari Habib Umar, bahwa dirinya tidak bermimpi demikian.</p>
<p>Beliau mengatakan hal itu di hadapan para jama&#8217;ah dan disaksikan oleh banyak orang termasuk oleh Habib Novel bin Jindan.</p>
<p>Kala itu, Habib Umar dalam sebuah forum majlis menjawab pertanyaan dari salah satu jama&#8217;ah terkait kebenaran kabar bahwa Habib Umar bin hafidz bermimpi bertemu Rasulullah dan Habib Rizieq yang viral di facebook.</p>
<p>Namun Habib Umar menyatakan bahwa hal itu tidak lah benar, justru beliau malah baru mengetahui kabar tersebut.</p>
<p>Tak hanya Habib Umar, bahkan KH Thoifur Ali Wafa pun pernah dijadikan narasi bahwa beliau juga bertemu Rasulullah dan Habib Rizieq.</p>
<p>KH. Thoifur pun juga membantah kabar tersebut, bahwa kabar tersebut adalah tidak benar alias hoax.</p>
<p>Simak dan Tonton Video kebenarannya di bawah ini:</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/klarifikasi-habib-habib-umar-mimpi-habib-rizieq-yang-ternyata-hoax-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[klarifikasi habib habib umar mimpi habib rizieq yang ternyata hoax]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/klarifikasi-habib-habib-umar-mimpi-habib-rizieq-yang-ternyata-hoax-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[klarifikasi habib habib umar mimpi habib rizieq yang ternyata hoax (Foto Youtube: Shofwa Official)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Duh, Ternyata Wanita Penyebar Hoax Omnibus Law Cipta Kerja adalah Blogger</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32615/duh-ternyata-wanita-penyebar-hoax-omnibus-law-cipta-kerja-adalah-blogger</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2020 18:51:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Omnibus Law]]></category>
		<category><![CDATA[UU Cipta Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32615/duh-ternyata-wanita-penyebar-hoax-omnibus-law-cipta-kerja-adalah-blogger</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Pemilik akun Twitter [at]Videlyae yang kini telah digembok bernama lengkap Videlya Esmerella tersandung kasus dan ditangkap Polisi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemilik akun Twitter [at]Videlyae yang kini telah digembok bernama lengkap Videlya Esmerella tersandung kasus dan ditangkap Polisi.</p>
<p>Penangkapan wanita berusia 36 tahun itu lantaran dirinya menyebar hoax di akun media sosial berlogo burung biru (twitter). Dimana dia menuliskan cuitan hoax Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.</p>
<p>Dalam cuitannya itu, dia menuliskan bahwa UU Omnibus Law Cipta Kerja bisa merugikan kaum buruh dimana Upah Minimun dihilangkan atau dihapus dan juga Cuti tak ada. Dia menuliskan hal itu dengan 12 pasal.</p>
<p>Cuitan wanita berparas Cantik itu jelas menimbulkan dan menambah ketegangan disamping itu dimana-mana tengah terjadi gelombang penolakan UU Cipta Kerja di Pelbagai Daerah.</p>
<p>Ia ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh Polisi pada hari Kamis (8/10/2020) kemarin karena terjerat UU ITE yang disebabkan hoax dan terancam bui 10 tahun penjara.</p>
<p>Terkait data diri wanita satu ini, ternyata dia adalah seorang Blogger yang mana dia memiliki blog dan juga kerap menulis di platform Citizen Journalism.</p>
<p>Dijumpai di lamannya, berdasarkan data Archive yang menandakan Tahun awal Postingan, bahwa pada blognya yang beralamat di <strong>redrebellion1917.blogspot.com</strong> tulisan pertamanya yakni dimulai tahun 2010.</p>
<p>Namun pada archive, tak terlihat tahun 2014, 2016, 2017, 2018, 2019. Dan terlihat mulai posting lagi pada tahun 2020 ini.</p>
<p>Di laman awal blog miliknya terdapat 3 tulisan yang terbilang baru dengan judul &#8216;RUU Omnibus Law Meruntuhkan Pendidikan Kita&#8217;, &#8216;Hari Tani&#8217;, dan &#8216;Dalam Jerat Oligarki&#8217;.</p>
<p>Postingan terakhir berjudul Dalam Jerat Oligarki berisikan seperti Puisi, adapun berikut isinya:</p>
<p>Hari ini berat karena tak bisa ngutang</p>
<p>Upah murah, bahan pokok mahal</p>
<p>Kesehatan mencekik, Pendidikan komersil</p>
<p>Kini Ciptaker sudah depan rumah</p>
<p>Aku rebahan di tikar tak bisa tidur</p>
<p>Bingung karena bangsa ini terjerat Oligarki</p>
<p>Marah karena Bapak Sok Penting rapat tengah malam</p>
<p>Gak selesaikan masalah, bisanya cuma menambah</p>
<p>Aku khawatir akan hari esok</p>
<p>Anakku gimana bayar sekolahnya</p>
<p>Si Mbokku gimana bayar kesehatannya</p>
<p>Biniku mau putar akal apalagi tuk hidup</p>
<p>Indonesia Tanah Air beta, katanya</p>
<p>Tanah ku sewa, Air ku beli, maksudnya</p>
<p>Aku dan Kau harus melawan Negara</p>
<p>Tak ada pilihan lain, setidaknya kita melawan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Opini: Video Hoax Banjir Bandang Sukabumi Disebar di Media Sosial hanya untuk Viral</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32287/opini-video-hoax-banjir-bandang-sukabumi-disebar-di-media-sosial-hanya-untuk-viral</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2020 22:25:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32287/opini-video-hoax-banjir-bandang-sukabumi-disebar-di-media-sosial-hanya-untuk-viral</guid>

					<description><![CDATA[Selasa, 22 September 2020 jagad media sosial dihebohkan dengan narasi video hoax Banjir di Sukabumi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa, 22 September 2020 jagad media sosial dihebohkan dengan narasi video hoax Banjir di Sukabumi.</p>
<p>Dalam video tersebut terlihat, genangan air datang dan menyebabkan Rumah dan Kendaraan ikut terbawa air bah.</p>
<p>Namun setelah di selidiki dan ditelusuri Cilacap.info lebih lanjut, ternyata video tersebut merupakan dokumentasi banjir di luar negeri yang telah ada dari 3 tahun yang lalu.</p>
<p>Video tersebut adalah dokumentasi tentang tsunami yang menerjang Jepang. Video-video itu, sengaja diunggah di media sosial untuk meyakinkan para pengunjung bahwa telah terjadi banjir bandang yang kian dahsyat.</p>
<p>Sebagai imbalannya yakni akan kebanjiran Like, Follower dan Share dan juga pendapatan dari media sosial yang telah di monetize.</p>
<p>Beruntung kami tidak terlalu terobsesi dengan rating dan jumlah like, juga adsense. Bagi kami, like adalah imbalan dari apa yang telah diberikan, dalam hal ini adalah informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sebab, Malasnya melakukan penelusuran lebih jauh, dan minimnya cek dan ricek sebelum di publish akan rentan sekali dengan hoax. Imbasnya, yang jadi korban pembodohan dan dibodohi adalah masyarakat itu sendiri.</p>
<p>Padahal tugas Citizen Journalism sebagai media warga harusnya mencerdaskan masyakarat, bukan malah dijejali informasi ngawur.</p>
<p>Ujung-ujungnya jika terindikasi hoax, kemudian unggahan yang telah diupload itu dihapus seakan-akan takut dengan hukum karena menyebar informasi hoax dan takut akan UU ITE yang berujung penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi anti hoax]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anti-hoax-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi anti hoax]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Waduh, Mahasiswi Universitas Brawijaya Malang Meneliti Bentuk Kaki Wanita, Hoax atau Fakta?</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-29844/waduh-mahasiswi-universitas-brawijaya-malang-meneliti-bentuk-kaki-wanita-hoax-atau-fakta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 18:48:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-29844/waduh-mahasiswi-universitas-brawijaya-malang-meneliti-bentuk-kaki-wanita-hoax-atau-fakta</guid>

					<description><![CDATA[MALANG, CILACAP.INFO &#8211; Sebuah informasi tentang seorang mahasiswi yang mengaku dari Universitas Brawijaya tengah melakukan penelitian soal bentuk kaki wanita beredar di aplikasi pesan instan WhatsApp dan media sosial Twitter.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MALANG, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebuah informasi tentang seorang mahasiswi yang mengaku dari Universitas Brawijaya tengah melakukan penelitian soal bentuk kaki wanita beredar di aplikasi pesan instan WhatsApp dan media sosial Twitter.</p>
<p>Pembuat pesan mengklaim sebagai mahasiswi semester akhir Jurusan Ilmu Psikologi Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.</p>
<p>Klaim sebagai mahasiswi disertai surat yang tampak resmi dari Universitas Brawijaya karena dilengkapi kop dan tanda tangan wakil dekan bidang akademik.</p>
<p>Berikut pesan yang beredar terkait penelitian bentuk kaki wanita terhadap karakter dan kesehatan itu:</p>
<blockquote><p>&#8220;Assalamu&#8217;allaikum&#8230;
Selamat sore malam adek syifa. Sehubungan dengan adanya PSBB karena Covid 19. Ijinkan Saya Ayu Sofia Anggraeni.., mahasiswa akhir imu Psikologi Univ. Brawijaya. Saya sedang melakukan penelitian online tentang &#8220;analisa pengaruh bentuk kaki terhadap karakter dan kesehatan wanita&#8221;. Saya hanya butuh foto kakinya adek.
Mohon bantuan dan responnya ya, bantuan adek sangat berarti bagi saya..
Terima kasih.&#8221;</p></blockquote>
<p>Selain itu, pembuat dan penyebar pesan juga mengirimkan foto-foto kaki sebagai contoh foto yang diharapkan bisa diperoleh dari para penerima pesan.</p>
<p>Apakah benar ada mahasiswi Universitas Brawijaya dengan nama dan jurusan sebagaimana terdapat dalam pesan berantai itu?</p>
<p>Penjelasan:
Penelusuran ANTARA di situs resmi Universitas Brawijaya, termasuk situs fakultas kedokteran, tidak terdapat program studi atau jurusan ilmu psikologi kesehatan.</p>
<p>Dalam surat yang disertakan penyebar pesan, pihak yang bertanda tangan adalah Wisnu Barlianto sebagai wakil dekan bidang akademik.</p>
<p>Sementara jika merujuk pada situs resmi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Wisnu Barlianto adalah dekan di fakultas itu.</p>
<p>Kop surat yang beredar masih menyebutkan kampus yang berada di kota Malang, Jawa Timur, itu masih berkedudukan di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.</p>
<p>Padahal, pendidikan tinggi sebagai naungan dari berbagai kampus negeri di Indonesia telah pindah dari Kemristek ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Oktober 2019.</p>
<p>Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya Kotok Guritno, dalam pesan singkat yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan tidak terdapat nama mahasiswa pada fakultas kedokteran sebagaimana dalam pesan yang beredar di WhatsApp ataupun Twitter itu.</p>
<p>&#8220;Surat yang mengatasnamakan Universitas Brawijaya itu palsu. Nama dan jurusan tersebut tidak ada, setelah kami konfirmasi ke fakultas terkait,&#8221; kata Kotok.</p>
<p>Universitas Brawijaya, lanjut Kotok, juga berharap masyarakat dapat mengonfirmasi pesan-pesan mencurigakan yang mengatasnamakan kampus di Malang, Jawa Timur itu, melalui saluran resmi.</p>
<p>Klaim: Mahasiswi Universitas Brawijaya lakukan penelitian bentuk kaki wanita
Rating: Salah/Hoaks.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Suku Maya Sebut 21 Juni 2020 Kiamat, Jangan Percaya</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-28166/suku-maya-sebut-21-juni-2020-kiamat-jangan-percaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2020 18:10:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[Meragukan]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Maya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-28166/suku-maya-sebut-21-juni-2020-kiamat-jangan-percaya</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Kiamat siapa yang tahu, pasalnya kiamat merupakan rahasia, adapun dalam Al Qur&#8217;an dan hadits yang diterangkan oleh para ulama bahwa diterangkan tanda-tandanya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kiamat siapa yang tahu, pasalnya kiamat merupakan rahasia, adapun dalam Al Qur&#8217;an dan hadits yang diterangkan oleh para ulama bahwa diterangkan tanda-tandanya.</p>
<p>Baik itu islam ahlus sunnah wal jama&#8217;ah (Sunni) maupun shia (syiah) mengimani adanya hari akhir yang merupakan ghaib.</p>
<p>Menurut dari beberapa kisah, bahwasanya kiamat akan terjadi dimana dajjal akan muncul dan munculnya Imam Al Mahdi yang masih keturunan baginda Rasulullah Muhammad SAW dan juga turunnya Nabi Isa yang akan memerangi dajjal.</p>
<p>Sebelum terjadinya kiamat, ada tanda-tandanya, seperti fitnah dimana-mana, dan ulama juga mengatakan bahwa kiamat pasti akan terjadi. Namun manusia tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat itu pasalnya kiamat merupakan ghaib yang hanya Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yang mengetahui.</p>
<p>Issu kiamat memang kerap kali diumbulkan ke permukaan apalagi di zaman terkini yang mana sudah eranya teknologi. Banyak orang yang seolah menjadi peramal, dan sudah seperti tuhan.</p>
<p>Bahkan puasa ramadhan kemarin, isu kiamat juga sempat buat heboh jagad maya dan dikaitkan dengan coronavirus dan Dukhon (asap). Kini kiamat juga diramalkan kembali oleh Suku yang dinamakan suku maya.</p>
<p>Kuat dugaan ramalan itu juga ada kaitannya dengan gerhana matahari cincin yang akan terjadi disejumlah negara dan melintasi wilayah di indonesia.</p>
<p>Bahkan LAPAN membantah teori konspirasi itu, seperti yang dikatakan Rhorom Priyatikanto, Tagaloguin hanya mencocok-cocokkan saja tanpa dasar yang kuat.</p>
<p>LAPAN juga mengatakan bahwa pernyataan dari Paolo Tagaloguin yang meruoakan salah satu pasukan teori konspirasi berdasarkan kalender julian tidak masuk akal.</p>
<p>Menurut peneliti LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional), pihaknya justru membantah teori daripada kaum suku maya tersebut. Pasalnya teori tersebut tidak berdasar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.</p>
<p>Mereka kaum Tagaloguin hanya mencocok-cokkan berdasarkan kalender julian yang tidak masuk akal. Sehingga hal itu tanpa dasar yang kuat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
