<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Habaib &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/habaib/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 May 2023 11:03:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Habaib &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Catat, Ini Jadwal Haul Kesepuluh Habib Munzir bin Fuad al-Musawwa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-53632/catat-ini-jadwal-haul-kesepuluh-habib-munzir-bin-fuad-al-musawwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 11:03:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Habaib]]></category>
		<category><![CDATA[Haul]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-53632/catat-ini-jadwal-haul-kesepuluh-habib-munzir-bin-fuad-al-musawwa</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Edisi Selasa, 23 Mei 2023, Peringatan ke-10 HAUL HABIB MUNZIR AL MUSAWA akan segera dimulai, dimana ribuan jamaah akan berkumpul untuk mengikuti parade 1000 hadrah &#038; ziarah akbar dari Masjid Almunawar hingga Maqom Alhabib Munzir Almusawa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Edisi Selasa, 23 Mei 2023, Peringatan ke-10 HAUL HABIB MUNZIR AL MUSAWA akan segera dimulai, dimana ribuan jamaah akan berkumpul untuk mengikuti parade 1000 hadrah &#038; ziarah akbar dari Masjid Almunawar hingga Maqom Alhabib Munzir Almusawa.</p>
<p>Acara ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Mei 2023 pukul 07.00 WIB di Masjid Almunawar hingga Maqom Alhabib Munzir Almusawa.</p>
<p>Hari Kedua/Puncak Acara HAUL HABIB MUNZIR AL MUSAWA</p>
<p>Selain parade 1000 hadrah &#038; ziarah akbar, rangkaian acara yang diselenggarakan juga mencakup acara yang berbeda. di hari kedua, pada Senin, 29 Mei 2023 pukul 20.00 WIB, akan dilaksanakan acara puncak Haul Akbar di Masjid Al Munawwar, Pancoran – Jakarta Selatan.</p>
<p>Habib Munzir adalah tokoh idola kaum muda di ibukota. Habib  Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa, dilahirkan di Cipanas Cianjur Jawa barat, pada hari jum’at 23 februari 1973, bertepatan 19 Muharram 1393H, setelah beliau menyelesaikan sekolah menengah atas, beliau mulai mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman Assegaf di Bukit Duri Jakarta Selatan.</p>
<p>Lalu mengambil kursus bhs Arab di LPBA Assalafy Jakarta timur, lalu memperdalam lagi Ilmu Syari’ah Islamiyah di Ma’had Al Khairat, Bekasi Timur, kemudian beliau meneruskan untuk lebih mendalami Syari’ah ke Ma’had Darul Musthafa, Tarim Hadhramaut Yaman pada tahun 1994, selama empat tahun, disana beliau mendalami Ilmu Fiqh, Ilmu tafsir Al Qur;an, Ilmu hadits, Ilmu sejarah, Ilmu tauhid, Ilmu tasawuf, mahabbaturrasul saw, Ilmu dakwah, dan ilmu ilmu syariah lainnya.</p>
<p>Habib Munzir Al-Musawa kembali ke Indonesia pada tahun 1998, dan mulai berdakwah, dengan mengunjungi rumah rumah, duduk dan bercengkerama dg mereka, memberi mereka jalan keluar dalam segala permasalahan, lalu atas permintaan mereka maka mulailah Habib Munzir membuka majlis, jumlah hadirin sekitar enam orang.</p>
<p>Beliau terus berdakwah dengan meyebarkan kelembutan Allah swt, yang membuat hati pendengar sejuk, beliau tidak mencampuri urusan politik, dan selalu mengajarkan tujuan utama kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT.</p>
<p>Bukan berarti harus duduk berdzikir sehari penuh tanpa bekerja dll, tapi justru mewarnai semua gerak gerik kita dengan kehidupan yang Nabawiy, kalau dia ahli politik, maka ia ahli politik yang Nabawiy, kalau konglomerat, maka dia konglomerat yang Nabawiy, pejabat yang Nabawiy, pedagang yang Nabawiy, petani yang Nabawiy.</p>
<p>Betapa indahnya keadaan umat apabila seluruh lapisan masyarakat adalah terwarnai dengan kenabawian, sehingga antara golongan miskin, golongan kaya, partai politik, pejabat pemerintahan terjalin persatuan dalam kenabawiyan, inilah Dakwah Nabi Muhammad saw yang hakiki, masing masing dengan kesibukannya tapi hati mereka bergabung dengan satu kemuliaan.</p>
<p>Inilah tujuan Nabi saw diutus, untuk membawa rahmat bagi sekalian alam. Majelisnya mengalami pasang surut, awal berdakwah ia memakai kendaraan umum turun naik bus, menggunakan jubah dan surban, serta membawa kitab-kitab.</p>
<p>Tak jarang beliau mendapat cemoohan dari orang-orang sekitar. Beliau bahkan pernah tidur di emperan toko ketika mencari murid dan berdakwah. Kini majelis taklim yang diasuhnya setiap malam selasa di Masjid Al-Munawar Pancoran Jakarta Selatan, yang dulu hanya dihadiri tiga sampai enam orang, sudah berjumlah sekitar 10.000 hadirin setiap malam selasa, Habib Munzir sudah membuka puluhan majlis taklim di seputar Jakarta dan sekitarnya, beliau juga membuka majelis di rumahnya setiap malam jum’at bertempat di jalan kemiri cidodol kebayoran.</p>
<p>Adapun guru-guru beliau antara lain:
Habib Umar bin Hud Al-Athas (cipayung), Habib Aqil bin Ahmad Alaydarus, Habib Umar bin Abdurahman Assegaf, Habib Hud Bagir Al-Athas, di pesantren Al-Khairat beliau belajar kepada Ustadz Al-Habib Nagib bin Syeikh Abu Bakar, dan di Hadramaut beliau belajar kepada Al-Imam Al-Allamah Al-Hafizh Al-Arifbillah Sayyidi Syarif Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidh bin Syeikh Abu Bakar bin Salim (Rubath Darul Mustafa), juga sering hadir di majelisnya Al-Allamah Al-Arifbillah Al-Habib Salim Asy-Syatiri (Rubath Tarim).</p>
<p>Dan yang paling berpengaruh di dalam membentuk kepribadian beliau adalah Guru mulia Al-Imam Al-Allamah Al-Hafizh Al-Arifbillah Sayyidi Syarif Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafidh bin Syeikh Abu Bakar bin Salim.</p>
<p>Habib Munzir memiliki penyakit asthma kronis sejak kecil dan sering keluar-masuk rumah sakit. Pada tahun 2012 ia pernah dirawat di RSCM Jakarta karena penyakit radang otak. Habib Munzir dinyatakan wafat secara medis saat berada di RSCM pada taggal 15 September 2013 jam 15:30 WIB. Sebelum meninggal, Habib Munzir juga pernah dioperasi karena ada cairan di perutnya.</p>
<p>Penyakit tersebut sempat menganggu aktivitas Habib Munzir dalam berdakwah. Meskipun sedang dirundung rasa sakit, soal urusan dakwah, Habib Munzir, menurut kakaknya Nabil, tidak pernah memikirkan sakitnya. Habib Munzir pernah memakai kursi roda saat berdakwah, bahkan pernah memakai tempat tidur khusus dari rumah sakit. di tahun 2012 sempat dilakukan penyedotan lemak pada tubuhnya.</p>
<p>Menurut penuturan yang ditulis di blog pribadinya, ia sempat bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. &#8220;Saya sangat mencintai Rasulullah SAW, menangis merindukan Rasulullah SAW, dan sering dikunjungi Rasululullah SAW dalam mimpi, Rasul selalu menghibur saya jika saya sedih, suatu waktu saya mimpi bersimpuh dan memeluk lutut beliau dan berkata wahai Rasulullah SAW aku rindu padamu, jangan tinggalkan aku lagi, butakan mataku ini asal bisa jumpa denganMu ataukan matikan aku sekarang, aku tersiksa di dunia ini.</p>
<p>Rasulullah SAW menepuk bahu saya dan berkata , &#8220;Munzir, tenanglah, sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah jumpa denganku maka saya terbangun,&#8221; </p>
<p>Saat sedang berkumpul bersama keluarga di rumahnya, habib Munzir masuk kamar mandi sejak siang namun sampai sore hari tidak juga keluar. Keluarganya mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan habib Munzir sudah tergeletak di lantai tidak sadar.</p>
<p>Ia pun dilarikan ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo, namun satu jam kemudian para dokter menyatakan ia telah tiada. Menurut penuturan kerabatnya, habib Munzir meninggal karena serangan jantung[6] Habib Munzir dimakamkan di pemakaman umum Habib Kuncung di Kalibata, Jakarta pada hari Senin 16 September 2013 sekitar jam 13:00 WIB, setelah disholatkan di masjid Al-Munawwar Pancoran. Puluhan ribu umat muslim mengantarkan jenazahnya dan menyaksikan prosesi pemakaman dengan takzim.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/05/23/Habib-Munzir-al-Musawa.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Habib Munzir al Musawa]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/05/23/Habib-Munzir-al-Musawa-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Habib Munzir al Musawa]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Puncak Haul ke 47 Habib Sholeh Tanggul Jember</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-53257/puncak-haul-ke-47-habib-soleh-tanggul-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 May 2023 06:29:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Habaib]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-53257/puncak-haul-ke-47-habib-soleh-tanggul-jember</guid>

					<description><![CDATA[JEMBER,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Edisi Minggu, 07 Mei 2023, Haul berasal dari bahasa Arab &#8220;hawl&#8221; yang artinya &#8220;tahun&#8221;. Sedangkan yang dimaksud dengan perayaan haul sebagaimana yang sering dilaksanakan oleh umat Islam Indonesia ialah acara peringatan hari ulang tahun kematian.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Edisi Minggu, 07 Mei 2023, Haul berasal dari bahasa Arab &#8220;hawl&#8221; yang artinya &#8220;tahun&#8221;. Sedangkan yang dimaksud dengan perayaan haul sebagaimana yang sering dilaksanakan oleh umat Islam Indonesia ialah acara peringatan hari ulang tahun kematian.</p>
<p>Acara ini biasanya diselenggarakan di halaman atau di sekitar makam ulama yang akan di peringati haul nya. Sebagian besar haul diperingati untuk orang yang memiliki peran penting atau tokoh yang berpengaruh untuk wilayah setempat.</p>
<p>Tradisi peringatan haul juga dilakukan untuk memperingati hari kewafatan Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid Tanggul. Haul Akbar ini dilakukan pada tanggal 10 Syawal pada setiap tahunnya.</p>
<p>Antusias masyarakat dalam menghadiri haul akbar Habib Sholeh sangat besar, ratusan bahkan ribuan orang memadati halaman kediaman dan makam Habib Sholeh. Para Habaib dari berbagai macam daerah juga ikut serta menghadiri haul akbar di Tanggul. Haul sudah menjadi perilaku sosial atau bisa dikatakan sebagai realitas sosial yang berada di sekitar kita. Peringatan haul menjadi ritual sosial keagamaan.</p>
<p>Masyarakat menerima sebagaimana adanya dan ikut serta dalam prosesi tersebut setiap tahunnya. di dalam acara haul ada kalanya disisipkan dengan beberapa kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan keagamaan seperti, kegiatan ekonomi dan adanya hiburan.</p>
<p>Di dalam haul terdapat acara inti yang lebih bermakna sosiologis, yaitu refleksi sosial religius. Biasanya keluarga atau orang yang ditugaskan untuk mengenang kembali sejarah Habib Sholeh melalui ceramah agama ataupun pembacaan manaqib Dia semasa hidupnya.</p>
<p>Dalam hal ini bertujuan untuk mengambil pelajaran hal-hal baik dalam diri Habib Sholeh, untuk diterapkan dalam kehidupan. Dengan adanya Haul Akbar Habib Sholeh keberkahan turut dirasakan oleh masyarakat sekitar.</p>
<p>Khususnya dalam bidang ekonomi, masyarakat berjualan di sekitar acara haul dengan harapan mendapatkan rejeki tambahan. Dan ini berlangsung setiap tahun, sehingga bisa dikatakan bahwa Habib Sholeh pasca wafatnya Dia masih memberikan konstribusi yang nyata bagi masyarakat sekitar Tanggul.</p>
<p>Setiap tahunnya manusia tumpah ruah di sepanjang jalan menuju Masjid Riyadus Shalihin, Tanggul, Jember. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru tanah air serta ada pula yang datang dari luar negeri untuk memperingati haul Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, yang lebih akrab dengan sebutan Al Habib Sholeh Tanggul.</p>
<p>Beliau lahir di Korbah Ba Karman, Wadi ‘Amd, sebuah desa di Hadramaut, pada tahun 1313 H. ayah beliau, Al Habib Muhsin bin Ahmad Al-Hamid terkenal dengan sebutan Al-Bakry Al-Hamid, seorang yang sholeh dan ulama yang sangat dicintai dan dihormati masyarakat manapun beliau berada.</p>
<p>Ibundanya adalah seorang wanita Sholehah bernama ‘Aisyah, dari keluarga Al-Abud Ba Umar dari Masyaikh Al-‘Amudi. Beliau mulai mempelajari Al-Qur’an dari seorang guru yang bernama Asy-Syeikh Said Ba Mudhij, di Wadi ‘Amd, yang dikenal sebagai seorang yang sholeh yang tiada henti-hentinya berdzikir kepada Allah. Sedangkan ilmu fiqih dan tasawuf beliau pelajari dari ayah beliau sendiri Al-Habib Muhsin bin Ahmad Al-Hamid.</p>
<p>Pada usia 26 tahun, bertepatan pada keenam tahun 1921 M, Al-Habib Sholeh meninggalkan Hadramaut dan hijrah menuju Indonesia, beliau ditemani oleh Syeikh Fadli Sholeh Salim bin Ahmad Al-Asykariy.</p>
<p>Sesampainya di Indonesia beliau singgah beberapa hari di Jakarta. Mendengar kedatangan Al-Habib Sholeh, sepupu beliau Al-Habib Muhsin bin Abdullah Al-Hamid, meminta Al-Habib Sholeh untuk singgah di kediamannya di kota Lumajang.</p>
<p>Lalu Al-Habib Sholeh pun tinggal sementara di Lumajang. Setelah menetap beberapa waktu, kemudian beliau pindah ke Tanggul, Jember. Dan akhirnya beliau menetap di tanggul, hingga akhir hayat beliau.</p>
<p>Suatu ketika, datanglah ilham rabbaniyah kepada beliau untuk melakukan uzlah. Untuk mengasingkan diri dari gemerlap duniawi dan godaannya, menghadap dan bertawajjuh kepada kebesaran sang pencipta.</p>
<p>Dalam khalwatnya, beliau senantiasa mengisi waktu-waktunya dengan membaca Al-Qur’an, bershalawat dan berdzikir mengagungkan asma Allah. Dan hal itu berlangsung selama lebih dari 3 tahun.</p>
<p>Hingga pada suatu saat dalam khalwatnya, beliau didatangi oleh guru beliau, Al-Imam Al-Qutub Al-Habib abubakar bin Muhammad Assaqof, dalam cahaya yang bersinar terang.</p>
<p>Selanjutnya Al-Habib Abubakar mengajak beliau keluar dari khalwatnya, lalu memerintahkan Al-Habib Sholeh untuk datang ke kediamannya di kota Gresik.</p>
<p>Sesampainya di rumah Al-Habib Abubakar, Al-Habib Sholeh diminta untuk mandi di jabiyah (kolam mandi khusus di kediaman Al-Habib Abubakar bin Muhammad Assaqof, Gresik). Kemudian Al-Habib Abubakar memberinya mandat dan ijazah dengan memakai jubah, imamah dan sorban.</p>
<p>Al-Habib Sholeh berdakwah kepada masyarakat sekitar dengan tak kenal lelah, beliau mengajak umat untuk selalu shalat berjama’ah dan tidak meninggalkannya. Antara magrib dan Isya beliau isi dengan membaca Al-Qur’an dan wirid-wirid.</p>
<p>Selepas shalat ashar, beliau membaca kitab Nashaih Dinniyah, karya Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, yang beliau uraikan dengan bahasa Madura sebagai bahasa masyarakat setempat. Tujuannya agar masyarakat faham dengan apa yang beliau disampaikan.</p>
<p>Berbagai aktivitas dakwahnya, antara lain beliau lakukan dengan mengadakan berbagai pengajian. Beliau dikenal karena akhlaknya yang begitu mulia, beliau tidak pernah menyakiti hati orang lain, bahkan beliau berusaha menyenangkan hati mereka, sampai-sampai beliau tidak pernah menolak permintaan orang.</p>
<p>Seolah apa pun yang beliau miliki ingin beliau berikan kepada setiap orang yang membutuhkan. Beliau selalau melapangkan hati orang-orang yang sedang dalam kesusahan dan menyelesaikan masalah-masalah bagi orang yang mempunyai masalah.</p>
<p>Keihklasan hati, akhlak serta keluhuran budi pekertinya membuat beliau sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakat. Semua orang yang berada di dekatnya akan merasa nyaman.</p>
<p>Bahkan setiap orang yang mengenal beliau akan merasa bahwa dialah orang yang akrab dengan sang habib ini. Ini karena perhatian beliau yang begitu besar terhadap semua orang yang ditemuinya. Beliau seorang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap faqir miskin, para janda dan anak yatim.</p>
<p>Rumah beliau tidak pernah sepi dari para tetamu yang datang, beliau sering mendapat kunjungan dari berbagai tokoh ulama, bahkan para pejabat tinggi Negara sekalipun. Mereka datang untuk bersilahturahmi sampai membahas berbagai permasalahan kehidupan.</p>
<p>Al-Habib Sholeh melayani para tetamunya dengan penuh suka cita, siapa pun yang bertamu akan dijamu sebaik mungkin. Beliau menimba sendiri air sumur untuk keperluan mandi dan wudhu para tamunya.</p>
<p>Al-habib Sholeh begitu hormat kapada tamunya, bahkan sebelum tamunya menikmati hidangan yang telah disediakan, beliau tak akan menyentuh hidangan itu. Beliau baru makan setelah hidangan itu disantap oleh para tamunya. Sebagaimana Sabda Rasul : &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tamunya&#8221;.</p>
<p>Beliau selalu menasehatkan kepada para tamunya akan tiga hal, pertama, pentingnya menjalankan halat 5 waktu dan ancaman bagi siapa yang meninggalkannya,kedua, besarnya kedudukan orang tua dan kewajiban berbakti kepada keduanya, serta ancaman bagi siapa yang mendurhakainya, ketiga, pentingnya menjaga hubungan silahturahmi, beliau menegaskan bahwa orang yang menjaga hubungan silahturahmi dengan baik, maka Allah akan memanjangkan usianya, mempermudah urusannya dan memperbanyak rizqinya.</p>
<p>Habib Sholeh wafat di Tanggul ketika senja pada hari Sabtu tanggal 8 Syawwal 1396 Hijriyyah (1976 M.). Beliau wafat setelah berwudhu dan sebelum sempat melaksanakan shalat Maghrib. Beliau dimakamkan pada hari Minggu tanggal 9 Syawwal 1396 Hijriyah setelah Shalat Dzuhur di samping kiblat Masjid Riyadus Sholihin,Tanggul, Jember, Jawa Timur.</p>
<p>Haul Habib Soleh ke 47 digelar dari Sabtu dan berakhir pada Minggu hari ini, 7 Mei 2023 di komplej makam Masjid Riyadus Sholohin ,Tanggul Jember Jawa Timur. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/05/07/haul-habib-soleh-tanggul-jember.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[haul habib soleh tanggul jember]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/05/07/haul-habib-soleh-tanggul-jember-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[haul habib soleh tanggul jember]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
