<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Gus Miek &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/gus-miek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 03:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Gus Miek &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Tumplek Blek, Haul GUS MIEK 34 dan BU NYAI LILIK SUYATI ke-7</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-92480/tumplek-blek-haul-gus-miek-34-dan-bu-nyai-lilik-suyati-ke-7</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aji Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 03:04:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gus Miek]]></category>
		<category><![CDATA[Haul]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-92480/tumplek-blek-haul-gus-miek-34-dan-bu-nyai-lilik-suyati-ke-7</guid>

					<description><![CDATA[KEDIRI, CILACAP.INFO &#8211; Pembukaan Majelis Semaan Al Qur&#8217;an dan Dzikrul Ghofilin MOLOÉKATAN GUS MIEK dalam rangka HAUL EXCLUSIVE GUS MIEK KE 34 DAN HAUL BU NYAI LILIK SUYATI KE 7 digelar pada 30 Mei 2026 di Kedaton Gus Miek loring Pasar Ploso &#8211; Mojo &#8211; Kediri. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pembukaan Majelis Semaan Al Qur&#8217;an dan Dzikrul Ghofilin MOLOÉKATAN GUS MIEK dalam rangka HAUL EXCLUSIVE GUS MIEK KE 34 DAN HAUL BU NYAI LILIK SUYATI KE 7 digelar pada 30 Mei 2026 di Kedaton Gus Miek loring Pasar Ploso &#8211; Mojo &#8211; Kediri. </p>
<p>Sebuah tenda besar raksasa sepanjang 850 meter terpasang di sepanjang jalan menuju area makam Tambak Ngadi Ploso Kediri. Ribuan masyarakat berbondong-bondong datang sejak Jumat untuk hormat menghadiri acara tersebut, berharap mendapatkan barokah yang Agung. </p>
<p>KH Tijani Robert Saifunnawas (Gus Robert) saat Haul Gus Miek 34 menyampaikan tentang pentingnya majelis semaan Al Qur&#8217;an.</p>
<p>&#8220;Majlis semaan al Quran adalah majlis yang agung, majlis yang disabdakan oleh Rasulullah SAW bahwa majlis seperti ini adalah taman-taman surga,&#8221; buka KH Tijani Robert Saifunnawas (Gus Robert) saat Haul Gus Miek 34.</p>
<p>&#8220;Kita bersama sama mengetahui dan merasakan betapa hebatnya gerakan amaliyah yang didirikan oleh KH Hamim Thohari Djazuli (Gus Miek) berupa Majlis Semaan al Qur&#8217;an dan Dzikrul Ghofilin,&#8221; kata KH Tijani Robert Saifunnawas.</p>
<p>Apa tujuan Gus Miek mendirikan kegiatan praktikum seperti ini?, sambung Gus Robert. Tujuannya adalah untuk membentuk pribadi yang mau koreksi diri sampai menjadi orang yang tahu diri. </p>
<p>&#8220;Belajar memgenal dirinya sendiri, sampai kita bisa mengenal Allah, itu yang disabdiakan oleh Rasulullah SAW dan kita harus yakin bahwa besok dihari kiamat al Qur&#8217;an akan mendatangi dan mensyafaati pada orang-orang yang cinta kepada al Qur&#8217;an,&#8221; jelas Gus Robert.</p>
<p>&#8220;Tatkala manusia membutuhkan bantuan syafaat kepada hari itu, al Qur&#8217;an mendatangi kepada orang-orang yang ahli membaca al Qur&#8217;an, orang-orang yang cinta pada al Qur&#8217;an seperti panjenengan (kalian),&#8221; tambah KH Tijani Robert Saifunnawas (Gus Robert).</p>
<p>&#8220;Hidup didunia ini teramat sering, kita-kita merencanakan jangka panjang duniawi kita, tapi seberapa sering merencanakan masa depan yang abadi untuk akhirat,&#8221; sambung Gus Robert.</p>
<p>&#8220;Masa depan secara manusiawi yang direncanakan, difikirkan kedepan bagaimana? Tapi jangan lupa merencanakan dan memikirkan masa depan akhirat!,&#8221; ujar Gus Robert </p>
<p>&#8220;Kita semua tetap harus mendahulukan, merencanakan, memikirkan masa depan untuk akhirat, kita harus percaya dan seyakin-yakinnya bahwa akhirat adalah tujuan akhir dan manusia disanalah hidup abadi tanpa batas waktu,&#8221; pungkas KH Tijani Robert Saifunnawas (Gus Robert) saat Haul Gus Miek 34.</p>
<p>KH. Hamim Tohari Djazuli atau akrab dengan panggilan Gus Miek lahir pada 17 Agustus 1940,beliau adalah putra KH. Jazuli Utsman (seorang ulama sufi dan ahli tarikat pendiri pon-pes Al Falah mojo Kediri), Gus Miek salah-satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan pejuang Islam yang masyhur di tanah Jawa dan memiliki ikatan darah kuat dengan berbagai tokoh Islam ternama, khususnya di Jawa Timur.</p>
<p>Maka wajar, jika Gus Miek dikatakan pejuang agama yang tangguh dan memiliki kemampuan yang terkadang sulit dijangkau akal.</p>
<p>Selain menjadi pejuang Islam yang gigih, dan pengikut hukum agama yang setia dan patuh, Gus Miek memiliki spritualitas atau derajat kerohanian yang memperkaya sikap, taat, dan patuh terhadap Tuhan.</p>
<p>Namun, Gus Miek tidak melupakan kepentingan manusia atau intraksi sosial (hablum minallah wa hablum minannas).</p>
<p>Hal itu dilakukan karena Gus Miek mempunyai hubungan dan pergaulan yang erat dengan (alm) KH. Hamid Pasuruan, dan KH. Achmad Siddiq, serta melalui keterikatannya pada ritual &#8220;dzikrul ghafilin&#8221; (pengingat mereka yang lupa).</p>
<p>Gerakan-gerakan spritual Gus Miek inilah, telah menjadi budaya di kalangan Nahdliyin (sebutan untuk warga NU), seperti melakukan ziarah ke makam-makam para wali yang ada di Jawa maupun di luar Jawa.</p>
<p>Hal terpenting lain untuk diketahui juga bahwa amalan Gus Miek sangatlah sederhana dalam praktiknya.</p>
<p>Juga sangat sederhana dalam menjanjikan apa yang hendak didapat oleh para pengamalnya, yakni berkumpul dengan para wali dan orang-orang saleh, baik di dunia maupun akhirat.</p>
<p><strong>Gus Miek Wafat</strong> </p>
<p>Tepat tanggal 5 juni 1993 Gus Miek menghembuskan napasnya yang terakhir di rumah sakit Budi mulya Surabaya (sekarang RS Siloam) dan di makamkan di komplek Makam Tambak Ngadi,Ploso Kediri yang tak jauh dari Komplek Pesantren Ploso, Mojo Kediri sekitar 2 km.</p>
<p>MasyaAllah semakin malam acara HAUL EXCLUSIVE GUS MIEK ke-34 semakin penuh oleh ribuan para jama&#8217;ah dari berbagai luar kota yang kebanyakan datang berombongan dengan bus besar, semakin memadati lokasi acara. Begitu antusias para jama&#8217;ah sema&#8217;an Al Qur&#8217;an dan Dzikrul Ghofilin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/31/1000747692-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tumplek Blek, Haul GUS MIEK 34 dan BU NYAI LILIK SUYATI ke-7]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/31/1000747692-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tumplek Blek, Haul GUS MIEK 34 dan BU NYAI LILIK SUYATI ke-7]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
