<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Cilacap &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/cilacap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2026 14:12:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Cilacap &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Kapolresta Cilacap Perkuat Silaturahmi Antar Lembaga</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-96362/kapolresta-cilacap-perkuat-silaturahmi-antar-lembaga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:12:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolresta Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-96362/kapolresta-cilacap-perkuat-silaturahmi-antar-lembaga</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO – Sinergitas antara Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kabupaten Cilacap terus terjalin dengan baik dan semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan silaturahmi serta koordinasi lintas sektoral.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> – Sinergitas antara Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kabupaten Cilacap terus terjalin dengan baik dan semakin diperkuat melalui berbagai kegiatan silaturahmi serta koordinasi lintas sektoral.</p>
<p>Hal tersebut dibuktikan melalui rangkaian kegiatan silaturahmi kepada TNI dan Kejaksaan yang dilaksanakan jajaran Polresta Cilacap sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen memperkuat soliditas antarinstansi, Kapolresta Cilacap Kombes Pol Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, S.I.K., S.H., M.H., C.P.H.R., pada Selasa (14/7/2026) melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kodim 0703/Cilacap dan diterima langsung oleh Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Aryudha Sakti.</p>
<p>Selanjutnya, Kapolresta melaksanakan kunjungan ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap dan disambut langsung oleh Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Deny Nixon Ogi, S.A.P., M.Tr.Opsla.</p>
<p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Cilacap yang diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Dr. Muhamad Irfan Jaya, S.H., M.H.</p>
<p>Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo, S.H., mengatakan bahwa berbagai kegiatan silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata kuatnya hubungan dan soliditas antara Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>&#8220;Silaturahmi yang dilakukan mulai dari tingkat Polsek dengan Koramil hingga kunjungan Kapolresta ke Kodim, Lanal, dan Kejaksaan Negeri Cilacap merupakan wujud nyata sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan baik. Hubungan harmonis antarinstansi ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&#8221; ujar Ipda Galih.</p>
<p>Ia menambahkan, komunikasi dan koordinasi yang baik antar lembaga akan terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi.</p>
<p>&#8220;Melalui kebersamaan dan soliditas yang terus terjalin, Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Rangkaian kegiatan silaturahmi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Polri, TNI, dan Kejaksaan di Kabupaten Cilacap tetap berjalan harmonis, solid, dan penuh semangat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas wilayah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/14/1000797558-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sinergitas Polri-TNI-Kejaksaan di Cilacap Tetap Solid, Kapolresta Perkuat Silaturahmi Antar Lembaga]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/14/1000797558-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sinergitas Polri-TNI-Kejaksaan di Cilacap Tetap Solid, Kapolresta Perkuat Silaturahmi Antar Lembaga]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Radar Cuaca S-Band Cilacap Ternyata Untuk Lindungi Nelayan dan Pesisir Selatan Jawa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-96145/radar-cuaca-s-band-cilacap-ternyata-untuk-lindungi-nelayan-dan-pesisir-selatan-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 22:11:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Selatan Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-96145/radar-cuaca-s-band-cilacap-ternyata-untuk-lindungi-nelayan-dan-pesisir-selatan-jawa</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengoperasikan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengoperasikan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Fasilitas canggih ini berfungsi untuk mendeteksi keadaan awan hujan, tingkat curah hujan, pergerakan sistem cuaca, serta potensi pertumbuhan awan konvektif yang dapat menyebabkan cuaca ekstrem dengan cepat dan dalam waktu nyata.</p>
<p>Kehadiran radar ini merupakan langkah strategis dari pemerintah untuk memperkuat sistem pemantauan atmosfer dan layanan peringatan dini terhadap bencana di Indonesia.</p>
<p>Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan respons terhadap kebutuhan penting masyarakat di bagian selatan Pulau Jawa.</p>
<p>Lokasi pemilihan di Cilacap diputuskan karena daerah pesisir ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan memiliki aktivitas ekonomi yang sangat padat, mencakup sektor kelautan, perikanan, transportasi, dan industri.</p>
<p>“Radar cuaca S-Band Cilacap menjadi elemen penting dalam meningkatkan layanan informasi cuaca dan peringatan dini. Pesisir selatan Jawa memiliki peranan strategis untuk kegiatan kelautan, perikanan, transportasi, industri, serta kesiapsiagaan terhadap bencana. Semua kegiatan tersebut sangat memerlukan dukungan data cuaca yang tepat dan andal,” ungkap Faisal di Cilacap, Rabu (8/7).</p>
<p>Lebih lanjut, Faisal menekankan pentingnya data cuaca yang akurat dalam mengurangi dampak bencana, seperti peristiwa longsor yang terjadi di kawasan ini tahun lalu.</p>
<p>Informasi dari radar yang akurat sangat penting untuk mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di area-area rawan guna mengurangi risiko kerugian materi atau korban jiwa.</p>
<p>Selain dalam mitigasi bencana, pengoperasian radar ini juga berimplikasi langsung pada sektor ekonomi lokal, khususnya industri perikanan di Cilacap yang menyuplai kebutuhan pangan protein hingga daerah sekitarnya dan Jawa Tengah.</p>
<p>Ketersediaan informasi cuaca secara real-time memastikan keselamatan para nelayan saat melaut serta menjaga kelangsungan produktivitas daerah pesisir.</p>
<p>“Potensi perikanan di sini sangat besar, sehingga pengoperasian radar ini diharapkan dapat sepenuhnya mendukung keselamatan operasional nelayan dan masyarakat di daerah pesisir,” tambahnya.</p>
<p>Lebih jauh, radar Cilacap juga memainkan peran penting dalam mendeteksi bibit siklon tropis sejak awal di bagian selatan Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan catatan sejarah, wilayah tersebut pernah mengalami dampak langsung dari siklon tropis yang merusak, seperti Siklon Seroja di NTT, serta Siklon Cempaka dan Dahlia di selatan Yogyakarta.</p>
<p>Keberadaan radar S-Band ini berfungsi sebagai benteng deteksi dini agar dampak serupa dapat diantisipasi lebih awal.</p>
<p>Secara nasional, BMKG terus berupaya memperkuat jaringan observasi atmosfer di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>Dari total kebutuhan sebanyak 75 radar cuaca untuk mencakup seluruh area udara nusantara, saat ini BMKG telah mengoperasikan 45 unit radar dan berkomitmen untuk meningkatkan jumlahnya secara bertahap setiap tahun.</p>
<p>Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari proyek nasional Marine Meteorological System Phase II (MMS-2) yang berfokus pada penguatan sistem observasi meteorologi maritim di area strategis.</p>
<p>Melalui proyek MMS-2 ini, BMKG membangun lima radar cuaca baru yang tersebar di Indonesia.</p>
<p>Termasuk empat Radar Cuaca S-Band di Cilacap, Natuna, Tanjung Pinang, dan Saumlaki, serta memperbaharui satu Radar Cuaca C-Band di Tangerang untuk mengoptimalkan cakupan wilayah Jabodetabek.</p>
<p>Plt. Direktur Instrumentasi dan Kalibrasi BMKG, Hartanto, menambahkan bahwa secara teknis, data real-time yang dihasilkan oleh Radar Cuaca S-Band ini akan menjadi pilar utama dalam mendukung layanan prakiraan cuaca jangka pendek (nowcasting).</p>
<p>Sektor kelautan dan perikanan adalah salah satu penerima manfaat terbesar, di mana nelayan dan pelaku pelayaran dapat memperoleh informasi kondisi cuaca yang akurat sebelum melaut.</p>
<p>&#8220;Di sisi lain, pemerintah daerah serta lembaga terkait bencana dapat menggunakan data ini untuk deteksi awal banjir, hujan deras, dan angin kencang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Seluruh proses pembangunan Radar Cuaca S-Band di Cilacap telah melalui tahap-tahap ketat yang terencana, mulai dari survei lokasi, perancangan teknis, pembangunan fisik, instalasi alat, hingga integrasi sistem dan pengujian operasional.</p>
<p>BMKG memastikan bahwa semua proses tersebut memenuhi standar teknis internasional, mengedepankan aspek keselamatan, serta sesuai dengan kebutuhan operasional pengamatan cuaca nasional.</p>
<p>Pelaksana Tugas Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada BMKG atas penempatan infrastruktur strategis ini.</p>
<p>Kehadiran radar ini merupakan manifestasi nyata komitmen dan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan ketahanan wilayah serta melindungi masyarakat dari bahaya cuaca ekstrem.</p>
<p>Sebagai kabupaten terluas di Jawa Tengah, Cilacap memiliki karakteristik geografis yang sangat kompleks dan beragam.</p>
<p>Daerah ini mencakup area pesisir yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia di selatan, kawasan perkotaan, pusat industri, pelabuhan, sektor pertanian yang menjadi lumbung beras Jawa Tengah, hingga wilayah perbukitan di barat.</p>
<p>&#8220;Karakteristik ini menjadikan Cilacap rentan terhadap perubahan iklim global. Keberadaan radar cuaca ini memberikan manfaat signifikan untuk mendukung berbagai sektor serta berfungsi sebagai instrumen utama dalam mitigasi bencana hidrometeorologi,&#8221; kata Ammy.</p>
<p>Lebih lanjut, data akurat dari Radar Cuaca S-Band tidak hanya melindungi aktivitas pelayaran dan nelayan di laut, tetapi juga membantu mendeteksi potensi bencana di darat dengan lebih awal.</p>
<p>Informasi yang cepat dan tepat ini berkontribusi langsung dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat sehingga dapat mengurangi risiko serta kerugian akibat cuaca ekstrem.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Perkuat Deteksi Dini Cuaca Ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95955/perkuat-deteksi-dini-cuaca-ekstrem-bmkg-operasikan-radar-cuaca-s-band-di-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:10:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95955/perkuat-deteksi-dini-cuaca-ekstrem-bmkg-operasikan-radar-cuaca-s-band-di-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meresmikan penggunaan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan sistem peringatan dini terkait cuaca ekstrem di bagian selatan Pulau Jawa serta perairan Samudra Hindia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meresmikan penggunaan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan sistem peringatan dini terkait cuaca ekstrem di bagian selatan Pulau Jawa serta perairan Samudra Hindia.</p>
<p>Peresmian Radar Cuaca S-Band Cilacap dipimpin oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dan dihadiri oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, serta Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, yang diwakili oleh David Ishaq Aryadi selaku anggota DPRD Jawa Tengah, dan jajaran pejabat BMKG, serta para Kepala Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Dalam sambutannya, Faisal mengungkapkan bahwa radar cuaca adalah alat utama dalam sistem observasi atmosfer yang berperan penting dalam memonitor kondisi awan hujan, intensitas curah hujan, pergerakan sistem cuaca, serta pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu cuaca ekstrem.</p>
<p>Beliau menambahkan bahwa pengoperasian Radar Cuaca S-Band Cilacap akan memperkuat layanan informasi cuaca bagi masyarakat di Cilacap, daerah selatan Jawa Tengah, serta kawasan perairan utara Samudra Hindia.</p>
<p>&#8220;Keberadaan Radar Cuaca S-Band di Cilacap sangat penting untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan peringatan dini yang diberikan oleh BMKG. Dengan cakupan pemantauan yang luas dan beresolusi tinggi, radar ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih cepat, tepat, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Radar tersebut juga akan memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi dan mendukung pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) apabila diperlukan.</p>
<p>Faisal menyebutkan pengalaman dalam menangani bencana longsor di wilayah selatan Jawa, di mana informasi tentang perkembangan awan hujan menjadi hal penting dalam mendukung operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di daerah rawan bencana.</p>
<p>&#8220;Cilacap dan bagian selatan Pulau Jawa memang membutuhkan radar cuaca untuk mengamati kondisi atmosfer dengan lebih rinci, sehingga tindakan mitigasi dapat dilakukan dengan lebih cepat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain untuk mendukung mitigasi bencana, radar cuaca ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan aktivitas masyarakat di daerah pesisir.</p>
<p>Dengan terletak langsung di tepi Samudra Hindia, Cilacap memiliki peran strategis dalam sektor kelautan, perikanan, transportasi laut, dan industri yang sangat bergantung pada informasi cuaca yang akurat.</p>
<p>Radar ini juga akan memperkuat pemantauan terhadap potensi gangguan cuaca di Samudra Hindia, termasuk deteksi dini terhadap bibit siklon tropis yang dapat mempengaruhi wilayah bagian selatan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Peringatan dini sangat penting mengingat wilayah selatan Indonesia pernah mengalami dampak dari siklon tropis seperti Seroja, Cempaka, dan Dahlia. Dengan adanya radar ini, pemantauan kondisi cuaca di Samudra Hindia dapat dilakukan dengan lebih optimal,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Pembangunan Radar Cuaca S-Band Cilacap merupakan bagian dari proyek Sistem Meteorologi Maritim Tahap 2 (MMS-2), yaitu program penguatan sistem observasi meteorologi maritim hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis.</p>
<p>Di sisi lain, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan apresiasi kepada BMKG atas pembangunan dan pengoperasian Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Menurut Ammy, kehadiran fasilitas ini menjadi kebanggaan dan juga memperkuat kemampuan daerah untuk menghadapi cuaca ekstrem serta bencana hidrometeorologi.</p>
<p>“Kami sangat bangga karena Cilacap dipilih sebagai lokasi penempatan radar cuaca ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BMKG yang telah menyediakan fasilitas ini sebagai bentuk kerja sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam mengembangkan sistem pemantauan cuaca serta meningkatkan layanan informasi meteorologi bagi masyarakat,” ujar Ammy.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Cilacap memiliki berbagai karakteristik wilayah, mulai dari daerah pesisir yang berbatasan dengan Samudra Hindia, kawasan industri, pelabuhan, area pertanian, hingga daerah perbukitan.</p>
<p>Kondisi ini menjadikan informasi cuaca yang akurat sebagai kebutuhan utama untuk mendukung keselamatan masyarakat dan pembangunan daerah.</p>
<p>“Dengan adanya radar cuaca ini, informasi yang diperoleh tidak hanya akan mendukung kegiatan pelayaran, tetapi juga menjadi alat penting dalam mitigasi bencana hidrometeorologi yang semakin kompleks. Radar ini akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, sehingga risiko yang dapat timbul dapat diminimalkan,” katanya.</p>
<p>Ammy juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cilacap siap untuk memperkuat kerja sama dengan BMKG, BPBD, TNI, Polri, serta semua pihak terkait dalam memanfaatkan data dan informasi meteorologi untuk mendukung keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin antara BMKG dan Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana dan juga mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan,” tambahnya.</p>
<p>Melalui proyek ini, BMKG telah membangun lima radar cuaca baru, yang terdiri dari empat radar S-Band di Cilacap, Natuna, Tanjung Pinang, dan Saumlaki, serta satu radar C-Band di Tangerang.</p>
<p>Secara nasional, BMKG terus memperkuat jaringan observasi cuaca. Dari total kebutuhan sekitar 75 radar cuaca di seluruh Indonesia, saat ini BMKG telah mengoperasikan 45 radar dan diharapkan jumlah tersebut akan terus bertambah secara bertahap untuk meningkatkan cakupan layanan pemantauan cuaca nasional.</p>
<p>Peresmian Radar Cuaca S-Band Cilacap menjadi salah satu langkah nyata BMKG dalam memperkuat sistem observasi atmosfer nasional.</p>
<p>Melalui dukungan teknologi, kolaborasi antar sektor, dan layanan informasi yang semakin andal, BMKG berkomitmen untuk menyediakan layanan yang lebih cepat, tepat, dan bermanfaat bagi keselamatan masyarakat serta pembangunan nasional (*/BMKG).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hingga Juni 2026, Damkar Cilacap Tangani 50 Kebakaran 529 Non Kebakaran</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95369/hingga-juni-2026-damkar-cilacap-tangani-50-kebakaran-529-non-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 10:00:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Non Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95369/hingga-juni-2026-damkar-cilacap-tangani-50-kebakaran-529-non-kebakaran</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hingga akhir bulan Juni dari Januari 2026, tercatat Damkar Cilacap tangani 50 kali kebakaran yang meliputi 32 pemukiman penduduk dan 16 dunia usaha serta 2 lainnya kasus kebakaran di Cilacap Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hingga akhir bulan Juni dari Januari 2026, tercatat Damkar Cilacap tangani 50 kali kebakaran yang meliputi 32 pemukiman penduduk dan 16 dunia usaha serta 2 lainnya kasus kebakaran di Cilacap Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Bidang Damkar Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo menerangkan, adapun kebakaran yang telah terjadi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor.</p>
<p>&#8220;Di antaranya terdapat 27 kejadian kebakaran yang disebabkan korsleting listrik, 5 disebabkan oleh Gas/LPG yang bocor, dan 18 lainnya karena Human Error,&#8221; jelasnya melalui pesan tertulis kepada wartawan pada Sabtu, 04 Juli 2026.</p>
<p>Ia juga menjelaskan peta wilayah yang rawan kebakaran dengan kategori tinggi meliputi daerah di kecamatan Wanareja, Majenang, Sidareja, Cilacap Tengah, Cilacap Selatan, Cilacap Utara, dan Kroya.</p>
<p>Sementara itu wilayah dengan kategori sedang meliputi, Karangpucung, Gandrungmangu, Kedungreja, Bantarsari, Jeruklegi, Kesugihan, Adipala, Sampang, Binangun, Nusawungu.</p>
<p>Dan wilayah dengan kategori rawan kebakaran dengan status rendah meliputi, Dayeuhluhur, Cimanggu, Cipari, Kawunganten, Patimuan, Kampung Laut, dan Maos.</p>
<p>&#8220;Dari 50 jumlah kejadian kebaran tersebut, alhamdulillah tidak ada korban yang hingga sampai meninggal dunia, namun ada 1 orang yang mengalami luka-luka. Sementara itu terdapat 47 bangunan mengalami rusak, kerugian kurang lebih 2 miliar rupiah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain penyelamatan pada kejadian kebakaran, Damkar Cilacap mencatat telah melakukan 529 penyelamatan non kebakaran.</p>
<p>&#8220;Penyelamatan non kebakaran tersebut meliputi pemusnahan sarang tawon sebanyak 393, ular 75, hewan liar 6, dan 55 penyelamatan perhiasan yang tidak bisa dilepas,&#8221; terang Gatot.</p>
<p>Giat sosialisasi pencegahan kebakaran dan inspeksi proteksi kebakaran dilakukan 159 kegiatan sosialisasi dengan peserta 8.486 dan 9 kali kegiatan inspeksi bangunan gedung.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/01/penyelamatan-kebakaran-non-kebakaran-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dokumentasi Foto Penanganan Kebakaran dan Non Kebakaran oleh Damkar Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/01/penyelamatan-kebakaran-non-kebakaran-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dokumentasi Foto Penanganan Kebakaran dan Non Kebakaran oleh Damkar Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hubungan Arus Pendek, Sebuah Rumah di Majenang Cilacap Terbakar</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95293/hubungan-arus-pendek-sebuah-rumah-di-majenang-cilacap-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 09:41:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95293/hubungan-arus-pendek-sebuah-rumah-di-majenang-cilacap-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Selepas ba&#8217;da salat jumat, warga di Jalan Manggis RT 03 RW 15 Dusun Kebon Kelapa Desa Jenang Kabupaten Cilacap dibuat panik, kendati terjadi kebakaran sebuah rumah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Selepas ba&#8217;da salat jumat, warga di Jalan Manggis RT 03 RW 15 Dusun Kebon Kelapa Desa Jenang Kabupaten Cilacap dibuat panik, kendati terjadi kebakaran sebuah rumah.</p>
<p>Adapun kebakaran tersebut terjadi di rumah milik Nurjanah (67) pada Jumat, 03 Juli 2026 sekira pukul 13.10 WIB.</p>
<p>Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap Gatot Arief Widodo menyampaikan, pihaknya melalui Pos Damkar Majenang menerima laporan dari warga setempat yakni Nabila (24).</p>
<p>&#8220;Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, yakni Ichwan (57) ia melihat adanya kepulan Asap yang membumbung ke atas disertai api yang berasal dari atap rumah ibu Nurjanah,&#8221; tutur Gatot kepada wartawan.</p>
<p>Sementara itu, saat terjadi kebakaran tersebut, rumah dalam keadaan dihuni oleh ibu Nurjanah.</p>
<p>Kemudian saksi II, yakni Asep Hidayat (47) berteriak dan meminta tolong kepada warga untuk membantu memadamkan api.</p>
<p>&#8220;Kendati api semakin membesar, kemudian salah satu warga menghubungi Pos Damkar Majenang dan petugas langsung meluncur ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 1 jam,&#8221; terangnya.</p>
<p>Gatot menjelaskan, kejadian kebakaran tersebut diduga berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik, adapun dalam pemadaman dan pendinginan yang dilakukan petugas Damkar Majenang, menghabiskan sekitar 3.000 liter air.</p>
<p>&#8220;Luas bangunan rumah berukuran 7&#215;10 meter ini mengakibatkan kerugian dengan taksiran 35 juta rupiah,&#8221; pungkas Gatot.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000786328-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sebuah Rumah di Jenang, Majenang, Cilacap kebakaran (dok. Damkar Cilacap)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000786328-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sebuah Rumah di Jenang, Majenang, Cilacap kebakaran (dok. Damkar Cilacap)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hiu Paus 5 Meter Kembali Terdampar di Pantai Cemara Sewu Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-94107/hiu-paus-5-meter-kembali-terdampar-di-pantai-cemara-sewu-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 10:39:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Hiu Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Hiu Tutul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-94107/hiu-paus-5-meter-kembali-terdampar-di-pantai-cemara-sewu-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) sepanjang 5 meter kembali terdampar di perairan Cilacap, kali ini di Pantai Cemara Sewu, Bunton, Kecamatan Adipala Senin, 22 Juni 2026 pagi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) sepanjang 5 meter kembali terdampar di perairan Cilacap, kali ini di Pantai Cemara Sewu, Bunton, Kecamatan Adipala Senin, 22 Juni 2026 pagi.</p>
<p>Pegiat Konservasi Laut Cilacap, Jumawan menyampaikan, Hiu Tutul tersebut terdampar di pantai Cemara Sewu dan ditemukan masyarakat sekitar pada pukul 06.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Saat awal diketahui, Hiu Tutul tersebut masih dalam keadaan hidup, namun setelah 1 jam kemudian atau sekitar pukul 07.00 WIB, hiu dinyatakan mati lantaran gagal bernafas karena terdampar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait dugaan awal Hiu terdampar di bibir pantai yakni karena sedang mencari makan dan terlalu menuju ke bibir pantai hingga akhirnya terdampar.</p>
<p>&#8220;Ada dugaan hiu tutul ini terganggu aktivitas padatnya Nelayan laut yang mencari benih benur lobster, karena aktivitas cahaya yang terang sehingga mengganggu jalur navigasi hiu tutul, sehingga gagal kembali ke tengah laut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jumawan juga menyebut bahwa saat ini tim penanganan mamalia laut sedang menuju Ke Pantai Bunton untuk menyelidiki dugaan akibat kematian hiu tutul tersebut.</p>
<p>Diketahui lebih lanjut, setelah gagal bernafas lalu mati, hiu paus tersebut kemudian dikubur tidak jauh dari lokasi yakni berada di sekitar pantai Cemara Sewu, Bunton, Adipala, Cilacap.</p>
<p>Dikarenakan ukurannya begitu besar, sehingga guna mengevakuasi hiu tersebut dan dikubur, diperlukan alat berat yang dalam hal ini menggunakan beko guna menarik ke daratan.</p>
<p>Penguburan bangkai hiu paus itu dilakukan agar menghindari bau dari bangkai dan pencemaran lingkungan yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/22/1000775594-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Hiu Paus atau Hiu Tutul kembali terdampar di perairan Cilacap, kali ini di Pantai Cemara Sewu, Adipala]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/22/1000775594-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Hiu Paus atau Hiu Tutul kembali terdampar di perairan Cilacap, kali ini di Pantai Cemara Sewu, Adipala]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ditinggal Sadap Nira, Rumah Warga Dayeuhluhur Ludes Dilalap Api</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93684/ditinggal-sadap-nira-rumah-warga-dayeuhluhur-ludes-dilalap-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:01:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Dayeuhluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93684/ditinggal-sadap-nira-rumah-warga-dayeuhluhur-ludes-dilalap-api</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Sungguh malang yang dialami Kusnawan (69) warga Desa Matenggeng Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap, ditinggal sadap nira aren, pulang-pulang rumahnya sudah ludes dilalap api.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sungguh malang yang dialami Kusnawan (69) warga Desa Matenggeng Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap, ditinggal sadap nira aren, pulang-pulang rumahnya sudah ludes dilalap api.</p>
<p>Adapun kejadian memilukan tersebut terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 17.00 WIB yang mana Kusnawan mendapati rumahnya sudah terbakar yang begitu besar.</p>
<p>Kendati akses rumahnya berada jauh dari pemukiman penduduk dan berada di antara perkebunan sehingga guna memadamkan api warga pun kesulitan dalam membantu memadamkan api.</p>
<p>Lantas kepala Desa setempat, Karsan segera menelpon Pos Damkar Majenang, dan mendapat laporan tersebut petugas diberangkatkan menuju lokasi.</p>
<p>Kepala Bidang Damkar Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo mengatakan, jadi awalnya pemilik rumah berangkat untuk menyadap nira sekira pukil 15.00 WIB, namun pukul 17.00 WIB saat kembali dari menyadap ia mendapati rumahnya sudah terbakar.</p>
<p>&#8220;Sementara itu kami mendapat laporan dari Kepala Desa Matenggeng, Bapak Karsan guna membantu pengecekan dan mendata kebakaran di rumahnya Kusnawan,&#8221; tutur Gatot Senin, 15 Juni 2026.</p>
<p>Dalam kebakaran ini, dugaannya terjadi dari tungku kayu untuk membuat gula nira aren yang merambat ke dinding rumah.</p>
<p>&#8220;Rumah semi permanen ukuran 6&#215;8 habis terbakar semua, kerugian dalam hal ini diperkirakan senilai 80 juta rupiah,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/15/1000769161-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[sebuah rumah di Matenggeng Dayeuhluhur ludes terbakar (dok. Damkar Cilacap)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/15/1000769161-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[sebuah rumah di Matenggeng Dayeuhluhur ludes terbakar (dok. Damkar Cilacap)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Adipala dan Forkopimda Tanam Mangrove di Gunung Selok</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93475/kapolsek-adipala-dan-forkopimda-tanam-mangrove-di-gunung-selok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 04:16:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Adipala]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Selok]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93475/kapolsek-adipala-dan-forkopimda-tanam-mangrove-di-gunung-selok</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO – Kapolsek Adipala Polresta Cilacap AKP Siswanto bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap dan Forkopimcam Adipala melaksanakan penanaman pohon mangrove di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Selok, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Rabu (10/06/2026).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> – Kapolsek Adipala Polresta Cilacap AKP Siswanto bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap dan Forkopimcam Adipala melaksanakan penanaman pohon mangrove di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Selok, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Rabu (10/06/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut digelar dalam rangka penguatan pembinaan teritorial sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.</p>
<p>Penanaman mangrove melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ekosistem pantai yang memiliki peran penting dalam mencegah abrasi serta mendukung keseimbangan lingkungan.</p>
<p>Kapolsek Adipala melalui Kasihumas Ipda Galih Soecahyo, S.H mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi penghijauan, tetapi juga wujud kepedulian bersama terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.</p>
<p>&#8220;Penanaman mangrove memiliki makna penting sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, lingkungan yang terawat akan memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dalam perspektif kamtibmas, lingkungan yang terjaga dengan baik akan mendukung stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Karena itu, Polri mendukung setiap upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari penguatan pembinaan teritorial.</p>
<p>Galih menambahkan, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui penanaman mangrove tersebut, diharapkan kawasan pesisir Karangbenda semakin terlindungi dari ancaman kerusakan lingkungan serta mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/12/1000766102-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kapolsek Adipala dan Forkopimda Tanam Mangrove di Gunung Selok]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/12/1000766102-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kapolsek Adipala dan Forkopimda Tanam Mangrove di Gunung Selok]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hawa Dingin Malam Berkabut di Cilacap, BMKG Sampaikan Tanda Kemarau</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93437/hawa-dingin-malam-berkabut-di-cilacap-bmkg-sampaikan-tanda-kemarau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 13:44:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93437/hawa-dingin-malam-berkabut-di-cilacap-bmkg-sampaikan-tanda-kemarau</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hawa dingin dan malam berkabut di wilayah Cilacap, BMKG Cilacap sampaikan bahwa perubahan cuaca ini tanda kemarau, namun harus waspada lantaran musim kemarau pada tahun ini di bawah normal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hawa dingin dan malam berkabut di wilayah Cilacap, BMKG Cilacap sampaikan bahwa perubahan cuaca ini tanda kemarau, namun harus waspada lantaran musim kemarau pada tahun ini di bawah normal.</p>
<p>Diketahui bahwa sepekan terkahir, hawa dingin di Cilacap bagian Barat mulai pukul 15.30 WIB sudah begitu terasa, dan pada pukul 20.00 WIB di jalan raya sudah tampak berkabut. Hal tersebut tidak seperti pada malam-malam biasanya.</p>
<p>Mengenai fenomena ini, Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo menyampaikan, fenomena ini tidak hanya terjadi di wilayah Cilacap bagian Barat, namun secara umum Wilayah Cilacap dan sekitarnya sudah tampak tanda tanda musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Beberapa ciri antara lain, suhu udara pada malam dan pagi hari sudah mulai lebih dingin dari pada biasanya, sedangkan pada siang hari sinar matahari terasa sangat menyengat atau panas, disebabkan karena tutupan awan yang lebih sedikit dan sinar matahari bisa langsung menyinari bumi,&#8221; ucap Kepala BMKG Cilacap saat dihubungi wartawan, Kamis, 11 Juni 2026.</p>
<p>Teguh menjelaskan bahwa, pada saat musim kemarau sering muncul kabut. Kabut yang muncul di musim kemarau karena proses pendinginan permukaan bumi secara cepat pada malam hari, atau dikenal sebagai kabut radiasi.</p>
<p>&#8220;Fenomena ini terjadi akibat langit yang cerah,tanpa awan sehingga panas matahari yang terserap tanah sepanjang hari, terlepas bebas ke atmosfer pada malam hari membuat udara menjadi sangat dingin,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Adapun penurunan suhu yang cepat membuat uap air di udara dekat permukaan berubah menjadi titik-titik air kecil yang melayang dan membentuk kabut.</p>
<p>&#8220;Kondisi ini umumnya terjadi pada malam hingga pagi hari, sehingga pada malam hingga pagi hari menjadi lebih dingin. Kabut akan menghilang dengan sendirinya setelah matahari terbit dan mulai menghangatkan suhu udara, kejadian demikian adalah normal saat musim kemarau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, pantauan suhu udara minimum di Stasiun Meteorologi Kelas II Tunggul Wulung Cilacap tercatat di kisaran 23˚C masih dalam kondisi normal, namun di dataran tinggi suhu udara akan lebih dingin, karena ada laju penurunan suhu terhadap ketinggian tempat. Kondisi Cilacap bagian Barat akan lebih dingin dibanding bagian selatan.</p>
<p>&#8220;Kedepan suhu udara masih akan dingin, pada saat puncak musim kemarau, suhu udara akan lebih dingin, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi di bulan Agustus 2026,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Terkait kondisi cuaca dingin yang melanda sejumlah wilayah khusunya Cilacap, Teguh Wardoyo mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan tubuh dan perlu mengenakan pakaian yang tebal.</p>
<p>&#8220;Kondisi dingin disebagian orang akan merasa lebih nyaman tetapi di sebagian orang akan menjadikan tidak nyaman, terutama yang alergi terhadap suhu dingin, untuk yang tidak nyaman dengan kondisi dingin tersebut perlu baju yang hangat dan tebal agar tubuh tetap nyaman,&#8221; kata Teguh.</p>
<p>Selain cuaca dingin, hal yang perlu diwaspadai adalah musim kemarau tahun ini. &#8220;Mengingat untuk tahun ini sifat musim kemarau adalah di bawah normal maka perlu antisipasi dini terhadap dampak musim kemarau, seperti kekurangan air bersih dan kebakaran lahan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/11/1000765588-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/11/1000765588-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-92895/6-remaja-kesugihan-terseret-ombak-pantai-menganti-kisik-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:30:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-92895/6-remaja-kesugihan-terseret-ombak-pantai-menganti-kisik-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Tragis nian, niat main di pantai bersama teman, 6 remaja berusia 14-15 tahunan terseret ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, 04 Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tragis nian, niat main di pantai bersama teman, 6 remaja berusia 14-15 tahunan terseret ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, 04 Juni 2026.</p>
<p>Dari keenam remaja tersebut, empat berhasil selamat, namun dua orang lainnya hilang terseret ombak pantai dan sedang dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah, Tim Koordinator SAR Cilacap Fajar Wajdi menerangkan, ihwal informasi kejadian ini diterima pihaknya dari Daslam pada pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Menurut laporan, enam remaja yang sedang beraktivitas di pantai terseret oleh arus laut. Empat di antaranya berhasil diselamatkan, sedang dua lainnya masih dalam pencarian.</p>
<p>Adapun Korban yang berhasil diselamatkan adalah Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15).</p>
<p>Sementara itu, dua korban yang masih dalam pencarian adalah Adi (14), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan dan Wisnu (14), warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan.</p>
<p>&#8220;Menanggapi laporan itu, kami bergegas mengirimkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 15.55 WIB dan segera melakukan penilaian situasi, berkoordinasi dengan tim gabungan, dan melakukan pencarian,&#8221; tutur Fajar Wajdi.</p>
<p>Namun hingga pukul 20.00 WIB, pencarian terhadap kedua korban tersebut belum memberikan hasil. Operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari Jumat, 5 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Dalam pelaksanaan operasi ini, tim SAR didukung dengan berbagai peralatan, antara lain satu unit Rescue Car Carrier, satu set peralatan air, satu unit LCR, satu set peralatan medis, dan empat set alat komunikasi.</p>
<p>&#8220;Pencarian terhadap dua korban yang masih hilang akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan dan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca di lokasi,&#8221; ungkap Fajar Wajdi dari Basarnas Cilacap.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752513-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap (dok. Basarnas)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/04/1000752513-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[6 Remaja Kesugihan Terseret Ombak Pantai Menganti Kisik Cilacap (dok. Basarnas)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
