<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Brebes &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/brebes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 05:31:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Brebes &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Kebakaran Lahan di sepanjang Jalan Tol Pejagan KM 248 Brebes Jadi Peringatan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-97414/kebakaran-lahan-di-sepanjang-jalan-tol-pejagan-km-248-brebes-jadi-peringatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2026 05:31:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-97414/kebakaran-lahan-di-sepanjang-jalan-tol-pejagan-km-248-brebes-jadi-peringatan</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG, CILACAP.INFO &#8211; Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Tol Pejagan KM 248, Kabupaten Brebes, pada Kamis (23/7/2026), menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi selama musim kemarau.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Tol Pejagan KM 248, Kabupaten Brebes, pada Kamis (23/7/2026), menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi selama musim kemarau.</p>
<p>Beruntung, berkat respons cepat personel Sat Samapta Polres Brebes, api berhasil dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.</p>
<p>Peristiwa bermula ketika Tim Patroli Sat Samapta Polres Brebes menerima laporan masyarakat mengenai adanya kebakaran di area persawahan di sekitar ruas tol.</p>
<p>Setibanya di lokasi, petugas mendapati titik api disertai kepulan asap yang berpotensi menyebar dengan cepat akibat cuaca yang panas dan tiupan angin yang cukup kencang.</p>
<p>Kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) kemudian dikerahkan untuk membantu proses pemadaman hingga api berhasil dipadamkan.</p>
<p>Menyikapi kejadian tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, maupun sisa hasil pertanian secara sembarangan.</p>
<p>Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, mengatakan bahwa berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jawa Tengah kini telah memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus 2026.</p>
<p>Kondisi tersebut dipengaruhi oleh menguatnya Monsun Australia yang membawa massa udara kering, sehingga suhu udara pada siang hari menjadi lebih panas, kelembapan menurun, dan angin bertiup lebih kencang.</p>
<p>&#8220;Kondisi cuaca seperti ini membuat lahan terbuka dan vegetasi kering menjadi sangat mudah terbakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ke area lain. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun sebagai langkah mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas,&#8221; ujar Kombes Pol. Artanto. Minggu (26/7)</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan, hasil evaluasi Polda Jawa Tengah menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1 hingga 11 Juli 2026 telah terjadi 16 peristiwa kebakaran lahan di berbagai wilayah Jawa Tengah.</p>
<p>Sebagian besar kejadian terjadi pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, saat suhu udara berada pada titik tertinggi dan hembusan angin cukup kencang sehingga mempercepat penyebaran api.</p>
<p>Data tersebut juga menunjukkan bahwa lahan tebu menjadi objek yang paling rentan mengalami kebakaran, terutama di wilayah Kudus, Pati, Sragen, dan Batang.</p>
<p>Selain itu, kebakaran juga terjadi di lahan kosong, tempat pembuangan sampah, kawasan fasilitas publik, hingga kawasan hutan Perhutani di Karanganyar.</p>
<p>Bahkan, salah satu kejadian di Kabupaten Batang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia akibat kelalaian saat membakar lahan tebu, dengan total kerugian materiil yang tercatat melebihi Rp 649 juta.</p>
<p>Menurut Kombes Pol. Artanto, kejadian di Brebes menjadi bukti bahwa kewaspadaan seluruh pihak sangat dibutuhkan selama musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan personel Polres Brebes mengendalikan api patut diapresiasi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita semua dapat mencegah agar kebakaran serupa tidak kembali terjadi. Pencegahan selalu lebih baik daripada penanggulangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kabid Humas juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun karena kelalaian, dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan lingkungan, terganggunya kesehatan akibat asap, kerugian ekonomi, hingga membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kebakaran.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, Polda Jawa Tengah telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli pada wilayah dan jam-jam rawan kebakaran, mengoptimalkan deteksi dini terhadap titik api, memperkuat koordinasi dengan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Perhutani, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta kelompok masyarakat.</p>
<p>Langkah ini dilakukan agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani secepat mungkin sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.</p>
<p>Mengakhiri keterangannya, Kombes Pol. Artanto mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.</p>
<p>&#8220;Keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan menunggu api membesar. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada kepolisian, pemadam kebakaran, atau instansi terkait agar dapat segera ditangani. Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat, kita dapat mencegah kebakaran serta menjaga Jawa Tengah tetap aman, nyaman, dan kondusif,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/26/1000808431.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kebakaran Lahan di sepanjang Jalan Tol Pejagan KM 248 Brebes]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/26/1000808431-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kebakaran Lahan di sepanjang Jalan Tol Pejagan KM 248 Brebes]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hari ke-7 Pencarian Lansia di Hutan Brebes Nihil, Operasi SAR Ditutup</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95410/hari-ke-7-pencarian-lansia-di-hutan-brebes-nihil-operasi-sar-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 12:17:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95410/hari-ke-7-pencarian-lansia-di-hutan-brebes-nihil-operasi-sar-ditutup</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Upaya pencarian terhadap seorang lansia yang hilang di Hutan Wanatirta Paguyangan Brebes masih nihil sampai hari ketujuh, operasi SAR ditutup dan dilanjutkan pemantauan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Upaya pencarian terhadap seorang lansia yang hilang di Hutan Wanatirta Paguyangan Brebes masih nihil sampai hari ketujuh, operasi SAR ditutup dan dilanjutkan pemantauan.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar menyampaikan, Unit Siaga SAR Brebes bersama Tim SAR Gabungan telah melanjutkan pencarian pada hari ketujuh Survivor yang hilang di Hutan Desa Wanatirta Kabupaten Brebes.</p>
<p>&#8220;Namun, dari pagi hingga petang pada hari ketujuh operasi SAR pada Minggu, 05 Juli 2026 yang bersangkutan yakni Kakek Naruh tidak ditemui adanya tanda-tanda keberadaan dan tidak kunjung ditemukan, sehingga operasi SAR ditutup sesuai prosedur,&#8221; tutur Syaeful Anwar.</p>
<p>Adapun perluasan area pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan untuk menemukan keberadaan Survivor terutama di bagian jurang, aliran sungai, serta lereng perbukitan Hutan Desa Wanatirta.</p>
<p>Tim dibagi menjadi 2 SRU, SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP hingga ke Titik A 7°18&#8217;4.78&#8243;S 109° 5&#8217;30.39&#8243;T; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP hingga ke Titik B 7°18&#8217;30.19&#8243;S 109° 5&#8217;29.69&#8243;T</p>
<p>Survivor yang masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan An. Naruh (78Th/L) diketahui warga RT.05 RW.03 Desa Wanatirta Rt 15 Rw 03 Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.</p>
<p>Penyebaran informasipun sudah di lakukan oleh Tim SAR Gabungan kepada masyarakat yang beraktivitas di kebun hutan Desa Wanatirta, hingga penyebaran informasi ke desa-desa tetangga apabila menemukan keberadaan Survivor.</p>
<p>Selanjutnya kendala yang di hadapi oleh Tim SAR adalah vegetasu yang rapat, dan tebing yang curam sehingga jarak pandang terbatas.</p>
<p>&#8220;Tim SAR Gabungan sudah melakukan Pencarian selama tujuh hari sesuai dengan SOP BASARNAS, pencarian telah dilaksanakan dengan semaksimal mungkin dengan mengerahkan personil, relawan, dan masyarakat sekitar. Namun sampai hari ke-7 pencarian survivor masih belum diketemukan dan dinyatakan hilang, selanjutnya Operasi SAR ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/05/1000788524-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR lanjutkan pencarian hari ke-7 Kakek yang hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan Brebes]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/05/1000788524-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR lanjutkan pencarian hari ke-7 Kakek yang hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan Brebes]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Basarnas Perluas Pencarian H6 Kakek Hilang di Hutan Wanatirta Brebes</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95379/basarnas-perluas-pencarian-h6-kakek-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 14:26:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95379/basarnas-perluas-pencarian-h6-kakek-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Hari keenam pencarian oleh Basarnas terhadap seorang Kakek yang diduga hilang di Hutan Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum membuahkan hasil.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hari keenam pencarian oleh Basarnas terhadap seorang Kakek yang diduga hilang di Hutan Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum membuahkan hasil.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue Syaeful Anwar mengatakan, pencarian survivor di hutan Desa Wanatirta masih nihil atau belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan Korban.</p>
<p>&#8220;Hari keenam pencarian, BASARNAS dan tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU. Meluas dari radius sebelumnya, berdasar informasi keluarga dan warga sekitar,&#8221; tutur Syaeful Anwar, Sabtu, 04 Juli 2026.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/06) sekitar pukul 17.00 WIB survivor pergi keluar rumah tanpa berpamitan diduga ke arah kebun mengingat kebiasaan survivor yang ke sungai atau kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>Sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Destana Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan informasi ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Naruh (78/L) Diketahui warga Ds. Wanatirta Rt 15 Rw 03, Kec. Paguyangan, Kab. Brebes.</p>
<p>Pencarian hari keenam ini dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah selatan dengan radius 4 Km; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah utara dengan radius 4 Km.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari keenam juga masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari ketujuh</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat, dan tebing curam sehingga jarak pandang terbatas. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/04/1000787757-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[hari keenam pencarian terhadap kakek yang hilang di hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih belum membuahkan hasil]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/04/1000787757-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[hari keenam pencarian terhadap kakek yang hilang di hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih belum membuahkan hasil]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>H5 Pencarian Kakek Naruh di Hutan Wanatirta Brebes Belum Buahkan Hasil</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95320/h5-pencarian-kakek-naruh-di-hutan-wanatirta-brebes-belum-buahkan-hasil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:08:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95320/h5-pencarian-kakek-naruh-di-hutan-wanatirta-brebes-belum-buahkan-hasil</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Upaya pencarian kakek Naruh yang diduga hilang tersesat di Hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes di hari kelima oleh Tim SAR belum membuahkan hasil.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Upaya pencarian kakek Naruh yang diduga hilang tersesat di Hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes di hari kelima oleh Tim SAR belum membuahkan hasil.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar mengatakan, hari ke-5 operasi SAR pada Jumat, 03 Juli 2026, survivor yang hilang di Hutan Wanatirta Brebes masih belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Hari kelima pencarian, BASARNAS dan tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU. Meluas dari radius sebelumnya, berdasar informasi keluarga dan warga sekitar,&#8221; tutur Syaeful Anwar.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/06) sekitar pukul 17.00 WIB survivor pergi keluar rumah tanpa berpamitan diduga ke arah kebun mengingat kebiasaan survivor yang ke sungai atau kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>Sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Destana Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan informasi ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Naruh (78/L) Diketahui warga Ds. Wanatirta Rt 15 Rw 03, Kec. Paguyangan, Kab. Brebes.</p>
<p>Pencarian hari kelima ini dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah selatan dengan radius 3 Km; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah utara dengan radius 3 Km.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari kelima juga masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari keenam</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat, dan tebing curam sehingga jarak pandang terbatas. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000786598-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[hari kelima pencarian lansia hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan Brebes, belum membuah hasil (dok. Basarnas Cilacap)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000786598-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[hari kelima pencarian lansia hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan Brebes, belum membuah hasil (dok. Basarnas Cilacap)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hari ke-4 Pencarian Kakek Naruh di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95252/hari-ke-4-pencarian-kakek-naruh-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-nihil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 18:04:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95252/hari-ke-4-pencarian-kakek-naruh-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-nihil</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Hari keempat pencarian terhadap kakek Naruh (78) yang diduga hilang di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hari keempat pencarian terhadap kakek Naruh (78) yang diduga hilang di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Hari keempat pencarian, BASARNAS dan tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU. Meluas dari radius sebelumnya, berdasar informasi keluarga dan warga sekitar,&#8221; ujar Syaeful Anwar selaku Komandan Tim Rescue, Kamis, 02 Juli 2026.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/06) sekitar pukul 17.00 WIB survivor pergi keluar rumah tanpa berpamitan diduga ke arah kebun mengingat kebiasaan survivor yang ke sungai atau kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>Sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Destana Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan informasi ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Naruh (78/L) Diketahui warga Ds. Wanatirta Rt 15 Rw 03, Kec. Paguyangan, Kab. Brebes.</p>
<p>Pencarian hari keempat ini dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah selatan dengan radius 4 Km; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah timur dengan radius 6 Km.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari keempat juga masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari kelima</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat, tebing curam dan selalu hujan menjelang sore hari sehingga jarak pandang terbatas. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; tutup Syaeful Anwar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000785912-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Hari ke-4 Pencarian Kakek Naruh di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil (dok. Basarnas)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/1000785912-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Hari ke-4 Pencarian Kakek Naruh di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil (dok. Basarnas)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hari ke-3 Pencarian Kakek Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Nihil</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95100/hari-ke-3-pencarian-kakek-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-nihil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 13:52:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95100/hari-ke-3-pencarian-kakek-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-nihil</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Hari ketiga pencarian Kakek Naruh (78) di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih nihil dan belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hari ketiga pencarian Kakek Naruh (78) di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih nihil dan belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar mengatakan, hari ke-3 operasi SAR pada Rabu, 01 Juli 2026, survivor yang hilang di Hutan masih belum membuahkan hasil.</p>
<p>&#8220;Hari ketiga pencarian, BASARNAS dan tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU. Meluas dari radius sebelumnya, berdasar informasi keluarga dan warga sekitar,&#8221; Ujar Syaeful melalui pesan tertulis kepada media.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/06) sekitar pukul 17.00 WIB survivor pergi keluar rumah tanpa berpamitan diduga ke arah kebun mengingat kebiasaan survivor yang ke sungai atau kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>Sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Destana Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan informasi ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Naruh (78/L) Diketahui warga Desa Wanatirta RT 15 RW 03, Kecamayan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.</p>
<p>Pencarian hari keempat ini dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah selatan dengan radius 3 Km; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah timur dengan radius 5 Km.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari ketiga juga masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari keempat</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat, tebing curam dan selalu hujan menjelang sore hari sehingga jarak pandang terbatas. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan&#8221;, tutup Syaeful Anwar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/01/1000784500-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Hari ke-3 ops SAR seorang Lansia yang hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih nihil]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/01/1000784500-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Hari ke-3 ops SAR, Rabu, 01 Juli 2026 seorang Lansia yang hilang di Hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih nihil]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kakek yang Hilang di Hutan Wanatirta Brebes Masih Belum Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-94908/kakek-yang-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 13:18:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-94908/kakek-yang-hilang-di-hutan-wanatirta-brebes-masih-belum-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Pada Hari kedua operasi pencarian oleh Tim SAR terhadap seorang Kakek yang hilang di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum ditemukan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pada Hari kedua operasi pencarian oleh Tim SAR terhadap seorang Kakek yang hilang di hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes masih belum ditemukan.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar menerangkan, di hari kedua operasi SAR pada Selasa, 30 Juni 2026, Area pencarian berfokus pada titik terakhir survivor terlihat oleh saksi dengan radius 2 km.</p>
<p>&#8220;Menimbang informasi dari saksi dan masyarakat bahwa kondisi survivor yang tidak terlalu sehat dan sudah berumur sehingga kecil kemungkinan masuk terlalu jauh ke dalam hutan,&#8221; tutur Syaeful Anwar.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Minggu (28/06) sekitar pukul 17.00 WIB survivor pergi keluar rumah tanpa berpamitan diduga ke arah kebun mengingat kebiasaan survivor yang ke sungai atau ke kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>Sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Destana Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan informasi ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Naruh (78/L) Diketahui warga Ds. Wanatirta Rt 15 Rw 03, Kec. Paguyangan, Kab. Brebes.</p>
<p>Pencarian hari kedua ini dibagi menjadi 2 SRU : SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah selatan dengan radius 2 Km; SRU 2 melakukan penyisiran darat dari LKP ke arah timur dengan radius 2 Km.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari kedua, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari ketiga.</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat, dan cuaca yang tak menentu. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; tutup Syaeful Anwar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/1000783535-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Operasi SAR orang hilang di hari kedua di Hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih belum ditemukan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/1000783535-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Operasi SAR orang hilang di hari kedua di Hutan Wanatirta, Paguyangan, Brebes masih belum ditemukan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang Lansia Hilang di Hutan Desa Wanatirta Paguyangan Brebes</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-94697/seorang-lansia-hilang-di-hutan-desa-wanatirta-paguyangan-brebes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 11:46:33 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-94697/seorang-lansia-hilang-di-hutan-desa-wanatirta-paguyangan-brebes</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Seorang lansia hilang di Hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah dan tengah dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Senin, 29 Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang lansia hilang di Hutan Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Jawa Tengah dan tengah dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan, Senin, 29 Juni 2026.</p>
<p>Adapun seorang yang hilang di hutan tersebut bernama Naruh (78) yang merupakan warga Desa Wanatirta RT 15 RW 03 Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah melalui Komandan Tim Pencarian, Syaeful Anwar menyebutkan bahwa kejadian bermula pada hari Minggu, 28 Juni 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Saat itu yang bersangkutan pergi keluar rumah tanpa berpamitan pada anggota keluarga dan diduga Ia pergi ke arah kebun, mengingat kebiasaan Korban yang ke sungai atau ke kebun belakang rumah untuk membuang sampah.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini, sudah dilakukan pencarian mandiri oleh warga dan relawan Desa Wanatirta dan keberadaan survivor belum ditemukan, kemudian meneruskan info ke BPBD Brebes dan Unit Siaga SAR Brebes untuk bantuan perncarian,&#8221; tutur Syaeful kepada media.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah pada pukul 07.20 WIB mengirimkan 1 tim rescuer dari Unit Siaga SAR Brebes untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap survivor, lengkap dengan peralatan berupa alat navigasi, alat mountenering, alat medis dan alat komunikasi.</p>
<p>&#8220;Pada pukul 09.35 WIB Tim rescue Unit Siaga SAR Brebes tiba di lokasi kejadian kemudian melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dan melakukan assesment serta pencarian di sekitar LKP,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dari hasil pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR di lokasi, belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan survivor, sehingga pencarian dilanjutkan di hari kedua.</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah vegetasi yang lumayan rapat, dan cuaca yang tak menentu. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan&#8221;, tutup Syaeful Anwar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/29/1000782231-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian terhadap lansia yang hilang di Hutan Wanatirta Paguyangan Brebes]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/29/1000782231-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian terhadap lansia yang hilang di Hutan Wanatirta Paguyangan Brebes]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang Anak Tenggelam di Sungai Pemali Tegal Akhirnya Ditemukan Malam</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93729/seorang-anak-tenggelam-di-sungai-pemali-tegal-akhirnya-ditemukan-malam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 16:30:49 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Pemali]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93729/seorang-anak-tenggelam-di-sungai-pemali-tegal-akhirnya-ditemukan-malam</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Seorang anak yang tenggelam saat berenang di Sungai Pemali yang ikut wilayah Tegal akhirnya ditemukan malam-malam pasa Selasa, 16 Juni 2026 sekira pukul 20.25 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang anak yang tenggelam saat berenang di Sungai Pemali yang ikut wilayah Tegal akhirnya ditemukan malam-malam pasa Selasa, 16 Juni 2026 sekira pukul 20.25 WIB.</p>
<p>Sebelumnya Basarnas Cilacap menginformasikan bahwa pada hari kedua pencarian terhadap korban tenggelam di sungai pemali Desa Prupuk Kecamatan Margasari Tegal masih nihil atau belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban hingga sore hari.</p>
<p>&#8220;Pencarian pada hari kedua berfokus pada titik terakhir korban terlihat menggunakan metode selam, body rafting dan menggunakan lcr. Menimbang informasi dari keluarga dan masyarakat bahwa kedalaman air berkisar 6-7 meter dengan kemungkinan korban masih berada di dasar air atau tersangkut di dasar air,&#8221; Ujar Syaeful Anwar selaku Komandan Tim Rescue</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Senin (15/06) sekitar pukul 15.30 WIB korban berenang di sungai pemali bersama teman temannya, saat korban sedang berenang kemudian terpisah terbawa arus ke tempat yang dalam.</p>
<p>Pada akhirnya korban tenggelam dan sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar. Selanjutnya perangkat desa menghubungi USS Brebes untuk permintaan bantuan pencarian.</p>
<p>Survivor a/n Muhamad Rido Hafis (12/L) Diketahui warga Kesambi, Prupuk Selatan, Kec Margasari Tegal.</p>
<p>Pencarian hari kedua ini dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyelaman di area LKP;
SRU 2 melakukan penyisiran Body Rafting dari LKP ke arah hilir sejauh 6 KM;
SRU 3 melakukan penyisiran menggunakan LCR dengan membuat pusaran air di sekitar LKP.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari kedua belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari ketiga.</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah kedalaman yang cukup dalam berkisar 6-7 Meter, Jarak pandang bawah air yang terbatas, dan Arus bawah air yang deras. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; kata Syaeful.</p>
<p>Namun dari pencarian hari kedua Tim SAR Gabungan Berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 20.25 WIB dan selanjutnya korban di serahkan kepada pihak keluarga, untuk penanganan lebih lanjut</p>
<p>&#8220;Dengan ditemukanya korban maka Operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terimakasih,&#8221; tutup Syaeful Anwar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/16/1000770766-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tim SAR gabungan akhirnya temukan seorang anak yang tenggelam di Sungai Pemali Tegal, Selasa, 16 Juni 2026 malam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/16/1000770766-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tim SAR gabungan akhirnya temukan seorang anak yang tenggelam di Sungai Pemali Tegal, Selasa, 16 Juni 2026 malam]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>H2 Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Pemali Tegal Belum Ditemukan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93724/h2-pencarian-anak-tenggelam-di-sungai-pemali-tegal-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 14:09:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Basarnas Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93724/h2-pencarian-anak-tenggelam-di-sungai-pemali-tegal-belum-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[BREBES, CILACAP.INFO &#8211; Pencarian di hari kedua seorang anak lelaki berusia 12 tahun yang tenggelam di sungai Pemali masuk wilayah Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal masih belum diketemukan oleh Tim SAR Gabungan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pencarian di hari kedua seorang anak lelaki berusia 12 tahun yang tenggelam di sungai Pemali masuk wilayah Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal masih belum diketemukan oleh Tim SAR Gabungan.</p>
<p>Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar mengatakan, pencarian pada hari kedua, Selasa, 16 Juni 2026 ini berfokus pada titik terakhir korban terlihat menggunakan metode selam, body rafting dan menggunakan lcr.</p>
<p>&#8220;Menimbang informasi dari keluarga dan masyarakat bahwa kedalaman air berkisar 6-7 meter dengan kemungkinan korban masih berada di dasar air atau tersangkut di dasar air,&#8221; Ujar Syaeful melalui pesan tertulis kepada wartawan, Selasa, 16 Juni 2026 sore.</p>
<p>Diketahui kronologi kejadian bermula pada Senin (15/06) sekitar pukul 15.30 WIB, yang mana saat itu korban berenang di sungai pemali bersama teman temannya.</p>
<p>Saat korban sedang berenang kemudian terpisah terbawa arus ke tempat yang dalam pada akhirnya korban tenggelam dan sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar.</p>
<p>Selanjutnya perangkat desa menghubungi USS Brebes untuk permintaan bantuan pencarian. Sementara itu Survivor diketahui bernama Muhamad Rido Hafis (12/L) warga Kesambi, Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari Tegal.</p>
<p>Pencarian hari kedua ini dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyelaman di area LKP;
SRU 2 melakukan penyisiran Body Rafting dari LKP ke arah hilir sejauh 6 KM;
SRU 3 melakukan penyisiran menggunakan LCR dengan membuat pusaran air di sekitar LKP.</p>
<p>Dari hasil pencarian hari kedua belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian dilanjutkan di hari ketiga.</p>
<p>&#8220;Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah kedalaman yang cukup dalam berkisar 6-7 Meter, Jarak pandang bawah air yang terbatas, dan Arus bawah air yang deras. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/16/1000770564-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[hari kedua pencarian, Selasa, 16 Juni 2026, seorang anak tenggelam di sungai Pemali, Tegal belum ditemukan (dok. Basarnas Cilacap)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/16/1000770564-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[hari kedua pencarian, Selasa, 16 Juni 2026, seorang anak tenggelam di sungai Pemali, Tegal belum ditemukan (dok. Basarnas Cilacap)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
