<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos BMKG &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/bmkg/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jan 2024 15:00:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos BMKG &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Peringatan Dini Cuaca Jateng, 10 Januari 2024 pukul 15:30 WIB</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-57642/peringatan-dini-cuaca-jateng-10-januari-2024-pukul-1530-wib</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 09:14:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca Jawa Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-57642/peringatan-dini-cuaca-jateng-10-januari-2024-pukul-1530-wib</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; ﻿Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Jawa Tengah (Jateng) Rabu, 10 Januari 2024 pukul 15:30 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 16:00 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; ﻿Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Jawa Tengah (Jateng) Rabu, 10 Januari 2024 pukul 15:30 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 16:00 WIB.</p>
<p>Adapun Kondisi Cuaca yang demikian diperkirakan akan terjadi di Kabupaten Semarang: Waduk Rawa Pening, Getasan, Pabelan, Tuntang, Banyubiru, Ambarawa, Bowen, Pringapus, Ungaran Barat.</p>
<p>Kabupaten Banyumas: Cilongok, Karanglewas, Sumbang, Baturraden, Kedungbanteng.</p>
<p>Kabupaten Purbalingga: Purbalingga, Kalimanah, Padamara.</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Banjarnegara, Sigaluh, Pagedongan.</p>
<p>Kabupaten Kebumen: Sadang.</p>
<p>Kabupaten Purworejo: Kaligesing, Bruno, Gebang, Loano, Bener.</p>
<p>Kabupaten Wonosobo: Wadaslintang, Kepil, Kaliwiro, Leksono, Selomerto, Wonosobo, Watumalang, Mojotengah, Sukoharjo.</p>
<p>Kabupaten Magelang: Salaman, Borobudur, Muntilan, Mungkid, Mertoyudan, Candimulyo.</p>
<p>Kabupaten Klaten: Bayat, Cawas, Trucuk, Kebonarum, Karangnongko, Ceper, Karangdowo, Juwiring, Wonosari, Delanggu, Polanharjo, Karanganom, Ngawen, Kalikotes, Klaten Utara, Klaten Tengah, Klaten Selatan.</p>
<p>Kabupaten Sukoharjo: Weru, Grogol, Baki, Gatak, Kartasura.</p>
<p>Kabupaten Karanganyar: Colomadu, Kabupaten Blora: Blora, Tunjungan, Banjarejo.</p>
<p>Kabupaten Kendal: Boja, Kabupaten Pemalang: Moga, Pulosari.</p>
<p>Kabupaten Tegal: Bumijawa, Bojong.</p>
<p>Kabupaten Brebes: Paguyangan, Sirampog.</p>
<p>Kota Surakarta: Laweyan, Serengan, Banjarsari, Kota Salatiga: Sidorejo, Tingkir, Sidomukti.</p>
<p>Kota Semarang: Gunungpati, Mijen, dan sekitarnya.</p>
<p>Dan Kondisi ini diperkirakan dapat meluas ke wilayah Kabupaten Wonogiri: Waduk Gadjah Mungkur, Giriwoyo, Batuwarno, Tirtomoyo, Nguntoronadi, Baturetno, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Karangtengah.</p>
<p>Kabupaten Cilacap: Karangpucung, Cimanggu.</p>
<p>Kabupaten Banyumas: Kalibagor, Patikraja, Gumelar, Pekuncen, Sokaraja, Kembaran, Purwokerto Selatan, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara.</p>
<p>Kabupaten Purbalingga: Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Kutasari, Mrebet, Karangreja, Bojongsari.</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Susukan, Purworeja Klampok, Mandiraja, Purwanegara, Bawang, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi, Karangkobar, Pagentan, Pejawaran, Batur, Wanayasa, Kalibening.</p>
<p>Kabupaten Kebumen: Sempor, Karanggayam, Karangsambung.</p>
<p>Kabupaten Purworejo: Purworejo, Pituruh, Kemiri.</p>
<p>Kabupaten Wonosobo: Sapuran, Kalikajar, Kertek, Garung, Kejajar, Kalibawang.</p>
<p>Kabupaten Magelang: Ngluwar, Salam, Srumbung, Dukun, Sawangan, Tempuran, Kajoran, Kaliangkrik, Bandangan, Pakis, Ngablak, Grabag, Tegalrejo, Secang, Windusari.</p>
<p>Kabupaten Boyolali: Ampel, Musuk, Boyolali, Mojosongo, Teras, Sawit, Banyudono, Sambi, Ngemplak, Nogosari, Wonosegoro.</p>
<p>Kabupaten Klaten: Gantiwarno, Wedi, Jogonalan, Manisrenggo, Pedan, Tulung, Jatinom, Kemalang.</p>
<p>Kabupaten Sukoharjo: Bulu, Tawangsari, Sukoharjo, Nguter, Bendosari, Polokarto, Mojolaban.</p>
<p>Kabupaten Karanganyar: Jumantono, Jaten, Gondangrejo, Kebakkramat.</p>
<p>Kabupaten Sragen: Kalijambe, Plupuh.</p>
<p>Kabupaten Grobogan: Kedungjati, Ngaringan.</p>
<p>Kabupaten Blora: Jepon, Ngawen, Kunduran, Todanan, Bogorejo, Japah.</p>
<p>Kabupaten Rembang: Bulu, Gunem.</p>
<p>Kabupaten Semarang: Tengaran, Suruh, Jambu, Sumowono, Bringin, Bergas, Bancak, Kaliwungu, Ungaran Timur, Bandungan.</p>
<p>Kabupaten Temanggung: Bulu, Tembarak, Temanggung, Pringsurat, Kaloran, Kandangan, Kedu, Parakan, Ngadirejo, Jumo, Tretep, Candirato, Kranggan, Tlogomulyo, Selopampang, Bansari, Kledung, Wonoboyo, Gemawang.</p>
<p>Kabupaten Kendal: Plantungan, Sukorejo, Singorojo, Limbangan.</p>
<p>Kabupaten Batang: Wonotunggal, Bandar, Blado, Reban, Bawang, Warungasem.</p>
<p>Kabupaten Pekalongan: Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Talun, Doro, Karanganyar, Kajen, Kesesi, Bojong, Wonopringgo, Kedungwuni, Karangdadap.</p>
<p>Kabupaten Pemalang: Belik, Watukumpul, Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Warungpring.</p>
<p>Kabupaten Tegal: Margasari, Balapulang, Lebaksiu, Jatinegara, Pangkah.</p>
<p>Kabupaten Brebes: Salem, Bantarkawung, Bumiayu, Tonjong, Ketanggungan.</p>
<p>Kota Magelang: Magelang Selatan, Magelang Utara, Magelang Tengah.</p>
<p>Kota Surakarta: Jebres, Kota Salatiga: Argomulyo.</p>
<p>Kota Semarang: Banyumanik, Ngaliyan, dan sekitarnya.</p>
<p>Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 18:00 WIB</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi hujan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi hujan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sepekan Cuaca Teramat Dingin di Cilacap, ini Kata Prakirawan BMKG</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-54194/sepekan-cuaca-teramat-dingin-di-cilacap-ini-kata-prakirawan-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 00:13:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Dingin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-54194/sepekan-cuaca-teramat-dingin-di-cilacap-ini-kata-prakirawan-bmkg</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Fenomena Cuaca dingin sangat terasa di Cilacap bagian Barat yang mungkin juga hampir menyeluruh di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah sepekan ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Fenomena Cuaca dingin sangat terasa di Cilacap bagian Barat yang mungkin juga hampir menyeluruh di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah sepekan ini.</p>
<p>Terkait perihal Fenomena Cuaca Dingin ini, Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendy Krisnawan menyampaikan bahwa Cuaca Dingin yang saat ini tengah terjadi merupakan faktor alamiah.</p>
<p>&#8220;Fenomena suhu udara dingin sebetulnya merupakan fenomena alamiah yang umum terjadi pada bulan-bulan saat musim kemarau (Juni &#8211; Agustus). Saat ini di wilayah Pulau Jawa hingga NTT menuju periode puncak musim kemarau.&#8221; Ucap Rendy Krisnawan saat dihubungi Cilacap.info, Minggu (23/07/2023).</p>
<p>Ia juga menjelaskan pada Periode ini juga ditandai dengan pergerakan angin dari arah Timur dan juga dari arah Tenggara, berasal dari Benua Australia yang mempunyai Pusat Tekanan Udara Tinggi, menuju ke arah Benua Asia yang mempunyai Pusat Tekanan Udara Rendah.</p>
<p>&#8220;Adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Benua Australia menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia atau dikenal dengan istilah Monsoon Dingin Australia. Angin monsun Australia yang bertiup menuju wilayah Indonesia melewati perairan Samudera Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin, sehingga mengakibatkan suhu di beberapa wilayah di Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) terasa lebih dingin.&#8221; Jelas Rendy Krisnawan.</p>
<p>Kemudian selain dampak angin dari Australia, berkurangnya awan dan hujan di Pulau jawa hingga Nusa Tenggara turut berpengaruh ke suhu yang dingin di malam hari. Sebab, tidak adanya uap air dan air menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer.</p>
<p>&#8220;Langit yang cenderung bersih awannya (sky clear) akan menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepas ke atmosfer luar. Sehingga membuat udara di dekat permukaan bumi terasa lebih dingin terutama pada saat malam hingga pagi hari. Hal ini yang kemudian membuat udara terasa lebih dingin terutama pada malam hari.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Terkait Fenomena Cuaca dingin ini merupakan hal yang biasa terjadi tiap tahun, bahkan hal ini pula yang nanti dapat menyebabkan beberapa tempat seperti di Dieng dan dataran tinggi atau wilayah pegunungan lainnya, berpotensi terjadi embun es (embun upas) yang dikira salju oleh sebagian orang.</p>
<p>&#8220;Saat ini memang rata-rata suhu udara minimum dan maksimum di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator seperti Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara umumnya lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya yang berada di utara dan/atau di sekitar ekuator.&#8221; Kata Rendy.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan pengamatan di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap (BMKG Cilacap Kota) suhu udara minimum pada bulan Juli ini tercatat 23 derajat celcius, kemudian di Pos Pengamatan Cuaca Bandar Udara Tunggul Wulung suhu udara minimum pada bulan Juli ini tercatat 21 derajat celcius.</p>
<p>&#8220;Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh karena perbedaan suhu udara yang drastis antara siang dan malam hari.&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Selain itu juga perlu adanya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Tengah, terutama bagian selatan akibat adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan antara di Benua Australia dan Benua Asia (pusat tekanan udara tinggi di benua Australia dan pusat tekanan udara rendah di Samudera Pasifik bagian barat).</p>
<p>Seiring dengan hal tersebut, perlu diwaspadai juga adanya potensi peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah Perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa.</p>
<p>&#8220;Bagi masyarakat pesisir serta para pengguna transportasi laut diharapkan lebih mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi. Seperti para nelayan misalnya, jika cuaca kurang baik, hendaknya dihindari atau tidak berlayar mencari ikan lebih dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,&#8221; Tegas Rendy Krisnawan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/07/23/ilustrasi-cuaca-dingin.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi cuaca dingin]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/07/23/ilustrasi-cuaca-dingin-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi cuaca dingin (Foto: Istimewa)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Awas Berwisata di Perairan Selatan Jawa, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-51717/awas-berwisata-di-perairan-selatan-jawa-gelombang-tinggi-capai-4-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2023 11:18:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Selatan Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-51717/awas-berwisata-di-perairan-selatan-jawa-gelombang-tinggi-capai-4-meter</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Minggu, 19 Februari 2023 diperkirakan tinggi gelombang air laut di wilayah Perairan Selatan Jawa capai 4 meter.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Minggu, 19 Februari 2023 diperkirakan tinggi gelombang air laut di wilayah Perairan Selatan Jawa capai 4 meter.</p>
<p>Untuk itu bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke pantai di wilayah perairan selatan jawa untuk berhati-hati dan selalu pantau prakiraan Gelombang tinggi terkini.</p>
<p>Terupdate Sabtu (18/02) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung menyampaikan informasi mengenai prakiraan Gelombang Tinggi dari 18 Februari 2023 pukul 19.00 WIB s/d 20 Februari 2023 pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo melalui Prakirawan Adnan Dendy Mardika bahwa adanya potensi Gelombang Tinggi 1,3 &#8211; 4,0 meter yang meliputi:</p>
<p>* Jawa Barat (Jabar)
&#8211; Perairan Sukabumi &#8211; Cianjur
&#8211; Perairan Garut &#8211; Pangandaran
&#8211; Samudera Hindia Selatan Jawa Barat</p>
<p>* Jawa Tengah (Jateng)
&#8211; Perairan Cilacap
&#8211; Perairan Kebumen &#8211; Purworejo
&#8211; Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah</p>
<p>* DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)
&#8211; Perairan Yogyakarta</p>
<p>Kondisi Sinoptik Perairan dan Samudra Hindia Selatan Jabar, Jateng, DIY umumnya Berawan hingga Berawan Tebal.</p>
<p>Sedangkan Tinggi Gelombang sampai dengan 4,0 meter merupakan Gelombang yang tergolong Tinggi.</p>
<p>Kecepatan Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Laut dengan kecepatan 2 &#8211; 20 knot.</p>
<p>Untuk itu BMKG mengimbau kepada masyarakat, terutama yang beraktifitas di sekitar Perairan atau Laut Selatan Jawa untuk waspada. Harap memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas Prakirawan Cuaca Adnan Dendi Mardika di Cilacap.</p>
<p>&#8220;Sebagai catatan bahwa gelombang maksimum dapat mencapai dua kali lipatnya dari potensi Gelombang Tinggi yang disampaikan di atas.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/31/ilustrasi-gelombang-tinggi-di-laut.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi gelombang tinggi di laut]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/31/ilustrasi-gelombang-tinggi-di-laut-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi gelombang tinggi di laut]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Driver Merapat, Ada Lowongan Kerja sebagai Pengemudi di Stasiun BMKG Sleman</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-50879/driver-merapat-ada-lowongan-kerja-sebagai-pengemudi-di-stasiun-bmkg-sleman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 18:17:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Driver]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-50879/driver-merapat-ada-lowongan-kerja-sebagai-pengemudi-di-stasiun-bmkg-sleman</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Info Lowongan Kerja Asli No Hoaks, Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan GeofisikaSleman sedang membutuhkan tenaga Driver / Pengemudi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Info Lowongan Kerja Asli No Hoaks, Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan GeofisikaSleman sedang membutuhkan tenaga Driver / Pengemudi.</p>
<p>Lowongan Kerja ini juga resmi dipublikasikan oleh Statiun BMKG Sleman melalui laman jejaring sosial resmi Stage of Sleman yang tertuang dalam Surat Putusan dengan Nomor : KP.01.00/002/KYGI/1/2023</p>
<p>Berdasarkan Surat Keputusan BMKG Sleman No. KP.01.00/001/KYGI/1/2023 tentang penunjukan panitia Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Stasiun BMKG Sleman, pihaknya membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri yang akan ditugaskan di Kantor Stasiun BMKG Sleman sebagai Pengemudi (Driver).</p>
<p>* PERSYARATAN
1. Persyaratan Pelamar PPNPN
a. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)</p>
<p>b. Sehat jasmani dan rohani</p>
<p>c. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap</p>
<p>d. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat dari CPNS/PNS/Pegawai Swasta.</p>
<p>e. Tidak berkedudukan sebagai anggota dan/atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.</p>
<p>f. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya.</p>
<p>g. Memiliki kualifikasi pendidikan dengan persyaratan menjadi Pengemudi (driver) minimal SMA/Sederajat.</p>
<p>h. Diutamakan yang memiliki pengalaman di bidang kerja minimal 1 tahun.</p>
<p>i. Jenis kelamin Pria, usia pada saat pendaftaran minimal 22 tahun 0 bulan 0 hari dan maksimal 40 tahun 0 bulan 0 hari saat rekrutmen.</p>
<p>j. Bukti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir.</p>
<p>k. Bersedia menjalani masa Hubungan Perjanjian Kerja minimal 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan berdasarkan penilaian kinerja.</p>
<p>*. Tata Cara Pendaftaran</p>
<p>1. Pelamar Mempersiapkan Dokumen Persyaratan Administrasi antara lain:</p>
<p>a. Foto Copy KTP
b. Foto Copy Ijazah dan Transkip Nilai
c. Foto Copy SIM A
d. Surat Sehat yang diterbitkan dr Rumah Sakit/Puskesmas
e. Pengalaman Kerja jika ada
f. Pas Photo berukuran 4 x 6 (2 lembar)
g. Daftar Riwayat Hidup
h. Surat Lamaran ditunjukan kepada Kepala Stasiun BMKG Sleman
dengan alamat Dsn. Jitengan, Kel. Blecatur, Kab. Sleman, Yogyakarta atau bisa dengan mengantarkannya langsung ke Kantor Stasiun BMKG Sleman, Yogyakarta.</p>
<p>2. Periode waktu pendaftaran dimulai pada tanggal 04 Januari 2023 s/d 13 Januari 2023</p>
<p>* Tahapan dan Jadwal Seleksi</p>
<p>Bisa dilihat dalam gambar di bawah ini:</p>
<p>(Link Delete, karena lowongan sudah expire)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/04/ilustrasi-pekerjaan-by-pixabay.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi pekerjaan by pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/01/04/ilustrasi-pekerjaan-by-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi pekerjaan by pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Awas Lur, 3 Hari Kedepan di Tahun Baru 2023 Gelombang Tinggi 5 Meter</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-50851/awas-lur-3-hari-kedepan-di-tahun-baru-2023-gelombang-tinggi-5-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 14:41:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-50851/awas-lur-3-hari-kedepan-di-tahun-baru-2023-gelombang-tinggi-5-meter</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya potensi Gelombang Tinggi 1,5 &#8211; 5,0 meter di awal tahun baru 2023.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya potensi Gelombang Tinggi 1,5 &#8211; 5,0 meter di awal tahun baru 2023.</p>
<p>Dihimpun <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; dari WAG (Whatsapp Groups) resmi BMKG Cilacap, bahwa sejumlah Perairan Selatan Jawa berpotensi terjadi gelombang tinggi pada 01 Januari 2023 pukul 07.00 WIB &#8211; 03 Januari 2023 pukul 19.00 WIB yang meliputi:</p>
<p>* Jawa Barat (Jabar)
&#8211; Perairan Sukabumi &#8211; Cianjur
&#8211; Perairan Garut &#8211; Pangandaran
&#8211; Samudera Hindia Selatan Jawa Barat</p>
<p>* Jawa Tengah (Jateng)
&#8211; Perairan Cilacap
&#8211; Perairan Kebumen &#8211; Purworejo
&#8211; Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah</p>
<p>* DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)
&#8211; Perairan Yogyakarta</p>
<p>Kondisi Sinoptik Perairan dan Samudra Hindia Selatan Jabar, Jateng, DIY berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.</p>
<p>Sedangkan Tinggi Gelombang sampai dengan 5,0 meter merupakan Gelombang yang tergolong Tinggi.</p>
<p>Kecepatan Angin bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 4 &#8211; 25 knot.</p>
<p>Untuk itu BMKG mengimbau kepada masyarakat, terutama yang beraktifitas di sekitar Perairan atau Laut Selatan Jawa untuk waspada. Harap memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas Prakirawan Cuaca Adnan Dendi Mardika di Cilacap.</p>
<p>&#8220;Sebagai catatan bahwa gelombang maksimum dapat mencapai dua kali lipatnya dari potensi Gelombang Tinggi yang disampaikan di atas.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/31/ilustrasi-gelombang-tinggi-di-laut.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi gelombang tinggi di laut]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/31/ilustrasi-gelombang-tinggi-di-laut-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi gelombang tinggi di laut]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Awas Gelombang Tinggi Hingga 2 Hari Kedepan di Perairan Selatan Jawa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-35956/awas-gelombang-tinggi-hingga-2-hari-kedepan-di-perairan-selatan-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2021 04:25:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Selatan Jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-35956/awas-gelombang-tinggi-hingga-2-hari-kedepan-di-perairan-selatan-jawa</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Waspada adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan jawa yang berlaku mulai tanggal 17 Januari 2021 pukul 07.00 WIB — 19 Januari 2021 pukul 07.00 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Waspada adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan jawa yang berlaku mulai tanggal 17 Januari 2021 pukul 07.00 WIB — 19 Januari 2021 pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, terdapat Tekanan rendah (1007 hPa) di Laut Arafuru.</p>
<p>Sirkulasi udara teridentifkasi di Samudra Hindia utara Aceh. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada urnumnya bergerak dari Utara &#8211; Timur dengan kecepatan angin berkisar 6 &#8211; 30 knot.</p>
<p>Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umunya bergerak dari Barat Daya &#8211; Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 &#8211; 25 knot.</p>
<p>Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas &#8211; Kepulauan Natuna, Laut Jawa, Perairan utara dan selatan Jawa, Perairan Kep. Sangihe &#8211; Talaud, Perairan Kepulauan Sitaro &#8211; Bitung, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera.</p>
<p>Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.</p>
<p>Sementara itu tinggi gelombang diperkirakan 2,5 — 4,0 meter yang berpeluang terjadi disejumlah perairan selatan jawa yang meliputi:</p>
<p>PERAIRAN SELATAN CILACAP, SAMUDERA HINDIA SELATAN CILACAP, PERAIRAN SELATAN KEBUMEN, SAMUDERA HINDIA SELATAN KEBUMEN, PERAIRAN SELATAN PURWOREJO, SAMUDERA HINDIA SELATAN PURWOREJO! PERAIRAN SELATAN YOGYAKARTA, SAMUDERA HINDIA SELATAN YOGYAKARTA.</p>
<p>Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelornbang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).</p>
<p>Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BMKG: La Nina Pengaruhi Curah Hujan Naik 20 &#8211; 40 Persen, Waspada Bencana Alam</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32711/bmkg-la-nina-pengaruhi-curah-hujan-naik-20-40-persen-waspada-bencana-alam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 14:30:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[La Nina]]></category>
		<category><![CDATA[Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32711/bmkg-la-nina-pengaruhi-curah-hujan-naik-20-40-persen-waspada-bencana-alam</guid>

					<description><![CDATA[TEMANGGUNG,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sejumlah wilayah di Indonesia telah diguyur Hujan dari sedang hingga tinggi, Bahkan berdampak terjadinya Banjir dan Longsor, seperti di Sukabumi dan Garut baru-baru ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEMANGGUNG, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sejumlah wilayah di Indonesia telah diguyur Hujan dari sedang hingga tinggi, Bahkan berdampak terjadinya Banjir dan Longsor, seperti di Sukabumi dan Garut baru-baru ini.</p>
<p>Hal itu disinyalir karena adanya fenomena La Nina di Indonesia, seperti yang dikatakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. </p>
<p>Berdasarkan keterangannya dalam rilis BMKG.GO.ID, bahwa kondisi tersebut dapat berpotensi meningkatnya curah hujan 20%-40% di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan presiden pun sudah mengingatkan untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh dampak adanya La Nina.</p>
<p>&#8220;BMKG sudah menghitung seberapa besar dampak La Nina terhadap potensi peningkatan curah hujan, termasuk di wilayah Jawa. yang akan mengalami kenaikan 20% &#8211; 40% tersebut sebagian besar di wilayah Jawa bagian selatan dan timur. Untuk wilayah Temanggung, alhamdulillah Pak Bupati, peningkatannya tidak signifikan. Namun meskipun begitu tetap harus waspada, karena tanpa La Nina pun curah hujan bulanan di Wilayah Kabupaten Temanggung termasuk kategori tinggi, sehingga beberapa titik di wilayah Temanggung rawan longsor saat musim hujan, terutama pada lereng-lereng gunung/pegunungan.&#8221; Jelas Dwikorita di Temanggung.</p>
<p>Lebih lanjut, Dwikorita menegaskan &#8220;Berdasarkan informasi tersebut maka perlu diwaspadai bersama potensi curah hujan yang akan terjadi dan dampaknya terhadap kegiatan pertanian. Sehingga penting kiranya untuk dapat melakukan perencanaan dan upaya intervensi untuk mencegah kerusakan maupun dampak lainnya. Sehingga produksi pertanian dapat tumbuh secara optimal.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya, BMKG juga merilis tentang La Nina, bahwa Hingga akhir September 2020 lalu pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La-Nina sedang berkembang.</p>
<p>Indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) menunjukkan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian terakhir dengan nilai anomali telah melewati angka -0.5°C, yang menjadi ambang batas kategori La Nina. Perkembangan nilai anomali suhu muka laut di wilayah tersebut masing-masing adalah -0.6°C pada bulan Agustus, dan -0.9°C pada bulan September 2020.</p>
<p>BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), JMA (Jepang) memperkirakan La Nina dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020, diperkirakan akan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021.</p>
<p>Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normalnya. Namun demikian dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia. Pada Bulan Oktober-November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera. Selanjutnya pada Bulan Desember hingga Februari 2021, peningkatan curah hujan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku-Maluku Utara dan Papua.</p>
<p>Pada Bulan Oktober ini beberapa zona musim di wilayah Indonesia diperkirakan akan memasuki Musim Hujan, di antaranya: Pesisir timur Aceh, sebagian Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi, Maluku Utara dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat. Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Para pemangku kepentingan diharapkan dapat lebih optimal melakukan pengelolaan tata air terintegrasi dari hulu hingga hilir misalnya dengan penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk antisipasi debit air yang berlebih.</p>
<p>Masyarakat diimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial infoBMKG, atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Waspada! Perairan Selatan Jawa Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi 2,5 &#8211; 4 Meter dengan Kecepatan hingga 30 Knot</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32568/waspada-perairan-selatan-jawa-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-25-4-meter-dengan-kecepatan-hingga-30-knot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 11:26:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Selatan Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32568/waspada-perairan-selatan-jawa-berpotensi-terjadi-gelombang-tinggi-25-4-meter-dengan-kecepatan-hingga-30-knot</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi tunggul wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi disejumlah perairan selatan jawa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi tunggul wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi disejumlah perairan selatan jawa.</p>
<p>Berdasarkan rilis resminya, Gelombang setinggi 2,5 &#8211; 4,0 meter berpotensi terjadi di Perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran Jawa Barat (jabar).</p>
<p>Perairan Cilacap, Kebumen, Purworejo Jawa Tengah (jateng) dan perairan D.I.Y (Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Peringatan ini dimulai hari ini, Kamis 08 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB s/d Sabtu 10 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Pola angin di wilayah indonesia bagian timur umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 8 &#8211; 30 knot. Hal itu dipicu pusat tekan rendah 1006 hPa di Laut China Selatan sebelah timur Vietnam dan 1007 hPa di Filipina bagian utara.</p>
<p>Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, Perairan Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano &#8211; Bengkulu, Perairan selatan Banten, Laut Arafuru bagian timur, dan perairan utara Pulau Biak.</p>
<p>Kondisi ini mengakibatkan peningkatan geloombang tinggi di sekitar wilayah tersebut. Info demikian itu, harap diperhatikan. Adapun resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-air-laut-tinggi-dan-peringatan-bmkg.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi air laut tinggi dan peringatan bmkg]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-air-laut-tinggi-dan-peringatan-bmkg-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi air laut tinggi dan peringatan bmkg]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2 &#8211; 5 Meter hingga 6 Oktober 2020 di Perairan Selatan Jawa</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32527/peringatan-dini-gelombang-tinggi-2-5-meter-hingga-6-oktober-2020-di-perairan-selatan-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 20:57:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32527/peringatan-dini-gelombang-tinggi-2-5-meter-hingga-6-oktober-2020-di-perairan-selatan-jawa</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi 2,0 &#8211; 5,0 meter, Sabtu 3 &#8211; Selasa 6 Oktober 2020 di perairan selatan jawa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi 2,0 &#8211; 5,0 meter, Sabtu 3 &#8211; Selasa 6 Oktober 2020 di perairan selatan jawa.</p>
<p>Wilayah perairan yang terdampak gelombang tinggi ini antaranya Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar) dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).</p>
<p>Pola Angin umumnya dari Timur &#8211; Tenggara &#8211; dengan kecepatan 5 &#8211; 25 knot. Dari prakiraan tersebut, perairan yang terdampak gelombang tinggi di Jawa Barat yakni di Perairan Sukabumi &#8211; Cianjur, Garut Pangandaran, Samudera Hindia Selatan Jawa Barat.</p>
<p>Di Jawa Tengah, Perairan Cilacap, Kebumen &#8211; Purworejo, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah. Serta perairan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).</p>
<p>BMKG Cilacap melalui siaran tertulisnya, menyatakan bahwa. D
engan adanya potensi gelombang tinggi tersebut, maka pihaknya mengingatkan tentang resiko terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-siaran-pers-bmkg-gelombang-tinggi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi siaran pers bmkg gelombang tinggi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-siaran-pers-bmkg-gelombang-tinggi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi siaran pers bmkg gelombang tinggi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BMKG: Penelitian Untuk Perkuat Mitigasi, Agar Masyarakat Tidak Panik</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32485/bmkg-penelitian-untuk-perkuat-mitigasi-agar-masyarakat-tidak-panik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 12:49:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32485/bmkg-penelitian-untuk-perkuat-mitigasi-agar-masyarakat-tidak-panik</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Sebagai negara yang berpotensi rawan bahaya gempabumi dan tsunami, penelitian/ kajian gempabumi dan tsunami di Indonesia perlu selalu didorong dengan tujuan bukan untuk menimbulkan kecemasan dan kepanikan masyarakat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sebagai negara yang berpotensi rawan bahaya gempabumi dan tsunami, penelitian/ kajian gempabumi dan tsunami di Indonesia perlu selalu didorong dengan tujuan bukan untuk menimbulkan kecemasan dan kepanikan masyarakat.</p>
<p>Namun untuk mendukung penguatan sistem mitigasi bencana, sehingga kita dapat mengurangi atau mencegah dampak dari bencana itu, baik jatuhnya korban jiwa maupun kerusakan bangunan dan lingkungan.</p>
<p>Sejak beberapa tahun yang lalu beberapa peneliti telah melakukan kajian potensi kejadian tsunami di Pantai Selatan Jawa yang dapat mencapai ketinggian 20 meter akibat gempabumi megahtrust.</p>
<p>Metode, pendekatan, dan asumsi yang dilakukan dalam tiap penelitian tersebut berbeda, namun hasilnya kurang lebih sama, yaitu potensi terjadinya tsunami dengan ketinggian sekitar 20 meter, dalam waktu 20 menit gelombang tiba di pantai sejak terjadinya gempa.</p>
<p>Penelitian tersebut antara lain dilakukan oleh Widjo Kongko (2018), Ron Harris (2017 &#8211; 2019), dan yang terakhir oleh tim lintas lembaga yang dipimpin oleh ITB dan didukung oleh BMKG.</p>
<p>Hasil penelitian tersebut diperlukan untuk menguatkan sistem mitigasi gempabumi dan peringatan dini tsunami, mengingat potensi kejadian gempabumi dan tsunami di Indonesia tidak hanya berada di pantai selatan Jawa saja, namun berpotensi terjadi di sepanjang pantai yang menghadap Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, ataupun pantai yang berdekatan dengan patahan aktif yang berada di laut (Busur belakang atau back arc thrusting, ataupun membentang sampai ke laut, dengan berbagai potensi ketinggian gelombang tsunami.</p>
<p>Penelitian terakhir oleh ITB yang didukung oleh BMKG, KKP, dan BIG dilakukan berdasarkan analisis data-data kegempaan BMKG dan pemodelan tsunami dengan beberapa skenario. Skenario terburuk mengasumsikan jika terjadi gempabumi secara bersamaan di 2 segmen megathrust yang ada di selatan Jawa bagian Barat dan Selatan Jawa bagian Timur, yang mengakibatkan tsunami dengan tinggi gelombang maksimum 20 meter di salah satu area di selatan Banten, dan mencapai pantai dalam waktu 20 menit sejak terjadinya gempa.</p>
<p>Mekanisme kejadian tsunami yang dimodelkan ini serupa dengan kejadian tsunami Banda Aceh tahun 2004, yang juga diakibatkan oleh gempabumi dengan Mw 9.1 dan tsunami mencapai pantai dalam waktu kurang lebih 20 menit.</p>
<p>Hasil pemodelan ini dapat juga menjadi salah satu acuan bahwa lahan di pantai yang berada pada ketinggian lebih dari 20 meter, relatif lebih aman terhadap ancaman bahaya tsunami.</p>
<p>Hasil pemodelan tersebut juga penting untuk penyiapan jalur dan tempat evakuasi, ataupun untuk penataan lahan di daerah rawan tsunami.</p>
<p>Sejak tahun 2008 Pemerintah Indonesia telah mengantisipasi potensi kejadian tsunami akibat gempabumi megathrust seperti yang pernah terjadi di Aceh tahun 2004, dan juga seperti yang telah dimodelkan oleh beberapa peneliti tersebut di atas.</p>
<p>Jadi Sistem Peringatan Dini yang dibangun di BMKG memang disiapkan untuk memonitor dan mengantisipasi kejadian gempabumi (termasuk gempabumi megathrust) dengan magnitudo dapat mencapai lebih dari Mw 9, dan memberikan Peringatan Dini potensi datangnya gelombang tsunami.</p>
<p>Dalam waktu 3 s/d 5 menit setelah kejadian gempabumi, Sistem Monitoring dan Peringatan Dini tersebut yang dioperasikan dengan Internet of Things (IoT) dan diperkuat oleh super computer dan Artificial Intelligent (AI), secara otomatis dapat menyebarluaskan informasi peringatan dini tsunami ke masyarakat di daerah rawan gempabumi dan tsunami, melalui BNPB, BPBD, mass media, ataupun beberapa moda diseminasi (sms, email, website, sosial media).</p>
<p>Dengan penyebarluasan peringatan dini tsunami tersebut maka masih tersisa waktu kurang lebih 15 s.d 17 menit untuk proses evakuasi, apabila waktu datangnya tsunami diperkirakan dalam waktu 20 menit.</p>
<p>Adanya penelitian yang ditindaklanjuti dengan peringatan dini belum dapat sepenuhnya menjamin keberhasilan upaya pencegahan terjadinya korban jiwa dan kerusakan akibat tsunami, tanpa kesiapan masyarakat, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait.</p>
<p>Masih sangat diperlukan kesungguhan Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat bersama-sama Pemerintah Pusat untuk melakukan berbagai langkah kesiapan pencegahan bencana.</p>
<p>Langkah tersebut harus didasarkan pada edukasi masyarakat agar mampu melakukan perlindungan dan penyelamatan diri terhadap bencana gempabumi dan tsunami, juga merespon Peringatan Dini secara cepat dan tepat. Peran Media sangat penting dan efektif dalam mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat secara tepat, untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan.</p>
<p>Kesiapan Pemerintah Daerah juga sangat penting dalam menyediakan sarana dan prasarana evakuasi, peta rawan bahaya gempabumi dan tsunami, jalur dan tempat evakuasi, melaksanakan gladievakuasi secara rutin, menerapkan Building Code standar bangunan tahan gempabumi dan tsunami, terutama untuk bangunan publik dan bangunan vital, melaksanakan audit bangunan yang diikuti dengan upaya memperkuat konstruksi bangunan agar benar-benar tahan terhadap gempabumi dan tsunami, serta dalam menerapkan tata ruang berbasis mitigasi bencana dan menegakkan aturan secara ketat agar masyarakat dan seluruh pihak benar-benar mematuhi seluruh langkah upaya mitigasi ini.</p>
<p>Langkah-langkah penyiapan strategi mitigasi yang sesuai dengan local wisdom saat ini harus benar-benar dilakukan, diuji dan ditingkatkan, sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-Undang no. 24/ tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan Peraturan Presiden no 93/ tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami.</p>
<p>BMKG di seluruh Provinsi dan Wilayah Rawan Gempabumi dan Tsunami di Indonesia tetap terus siaga 24 jam dengan memonitor/ menginformasikan kejadian gempabumi secara real time dan dengan seketika memberikan Peringatan Dini potensi tsunami yang dapat dibangkitkan, serta terus mendukung dan bersinergi dengan BNPB, Pemerintah Daerah/ BPBD, TNI, Polri, Media, masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk lebih siap dalam mengantisipasi bahaya gempabumi dan tsunami. **</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kepala-BMKG-Dwikorita-Karnawati.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kepala BMKG Dwikorita Karnawati]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kepala-BMKG-Dwikorita-Karnawati-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kepala BMKG Dwikorita Karnawati]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
