<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos BMKG Cilacap &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/bmkg-cilacap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 16:07:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos BMKG Cilacap &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Perkuat Deteksi Dini Cuaca Ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-95955/perkuat-deteksi-dini-cuaca-ekstrem-bmkg-operasikan-radar-cuaca-s-band-di-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 15:10:32 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-95955/perkuat-deteksi-dini-cuaca-ekstrem-bmkg-operasikan-radar-cuaca-s-band-di-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meresmikan penggunaan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan sistem peringatan dini terkait cuaca ekstrem di bagian selatan Pulau Jawa serta perairan Samudra Hindia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meresmikan penggunaan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan sistem peringatan dini terkait cuaca ekstrem di bagian selatan Pulau Jawa serta perairan Samudra Hindia.</p>
<p>Peresmian Radar Cuaca S-Band Cilacap dipimpin oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dan dihadiri oleh Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, serta Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, yang diwakili oleh David Ishaq Aryadi selaku anggota DPRD Jawa Tengah, dan jajaran pejabat BMKG, serta para Kepala Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Dalam sambutannya, Faisal mengungkapkan bahwa radar cuaca adalah alat utama dalam sistem observasi atmosfer yang berperan penting dalam memonitor kondisi awan hujan, intensitas curah hujan, pergerakan sistem cuaca, serta pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu cuaca ekstrem.</p>
<p>Beliau menambahkan bahwa pengoperasian Radar Cuaca S-Band Cilacap akan memperkuat layanan informasi cuaca bagi masyarakat di Cilacap, daerah selatan Jawa Tengah, serta kawasan perairan utara Samudra Hindia.</p>
<p>&#8220;Keberadaan Radar Cuaca S-Band di Cilacap sangat penting untuk meningkatkan layanan informasi cuaca dan peringatan dini yang diberikan oleh BMKG. Dengan cakupan pemantauan yang luas dan beresolusi tinggi, radar ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih cepat, tepat, akurat, dan mudah dipahami oleh masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Radar tersebut juga akan memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi dan mendukung pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) apabila diperlukan.</p>
<p>Faisal menyebutkan pengalaman dalam menangani bencana longsor di wilayah selatan Jawa, di mana informasi tentang perkembangan awan hujan menjadi hal penting dalam mendukung operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di daerah rawan bencana.</p>
<p>&#8220;Cilacap dan bagian selatan Pulau Jawa memang membutuhkan radar cuaca untuk mengamati kondisi atmosfer dengan lebih rinci, sehingga tindakan mitigasi dapat dilakukan dengan lebih cepat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain untuk mendukung mitigasi bencana, radar cuaca ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan aktivitas masyarakat di daerah pesisir.</p>
<p>Dengan terletak langsung di tepi Samudra Hindia, Cilacap memiliki peran strategis dalam sektor kelautan, perikanan, transportasi laut, dan industri yang sangat bergantung pada informasi cuaca yang akurat.</p>
<p>Radar ini juga akan memperkuat pemantauan terhadap potensi gangguan cuaca di Samudra Hindia, termasuk deteksi dini terhadap bibit siklon tropis yang dapat mempengaruhi wilayah bagian selatan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Peringatan dini sangat penting mengingat wilayah selatan Indonesia pernah mengalami dampak dari siklon tropis seperti Seroja, Cempaka, dan Dahlia. Dengan adanya radar ini, pemantauan kondisi cuaca di Samudra Hindia dapat dilakukan dengan lebih optimal,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Pembangunan Radar Cuaca S-Band Cilacap merupakan bagian dari proyek Sistem Meteorologi Maritim Tahap 2 (MMS-2), yaitu program penguatan sistem observasi meteorologi maritim hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis.</p>
<p>Di sisi lain, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan apresiasi kepada BMKG atas pembangunan dan pengoperasian Radar Cuaca S-Band di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Menurut Ammy, kehadiran fasilitas ini menjadi kebanggaan dan juga memperkuat kemampuan daerah untuk menghadapi cuaca ekstrem serta bencana hidrometeorologi.</p>
<p>“Kami sangat bangga karena Cilacap dipilih sebagai lokasi penempatan radar cuaca ini. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BMKG yang telah menyediakan fasilitas ini sebagai bentuk kerja sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam mengembangkan sistem pemantauan cuaca serta meningkatkan layanan informasi meteorologi bagi masyarakat,” ujar Ammy.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Cilacap memiliki berbagai karakteristik wilayah, mulai dari daerah pesisir yang berbatasan dengan Samudra Hindia, kawasan industri, pelabuhan, area pertanian, hingga daerah perbukitan.</p>
<p>Kondisi ini menjadikan informasi cuaca yang akurat sebagai kebutuhan utama untuk mendukung keselamatan masyarakat dan pembangunan daerah.</p>
<p>“Dengan adanya radar cuaca ini, informasi yang diperoleh tidak hanya akan mendukung kegiatan pelayaran, tetapi juga menjadi alat penting dalam mitigasi bencana hidrometeorologi yang semakin kompleks. Radar ini akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, sehingga risiko yang dapat timbul dapat diminimalkan,” katanya.</p>
<p>Ammy juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cilacap siap untuk memperkuat kerja sama dengan BMKG, BPBD, TNI, Polri, serta semua pihak terkait dalam memanfaatkan data dan informasi meteorologi untuk mendukung keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin antara BMKG dan Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana dan juga mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan,” tambahnya.</p>
<p>Melalui proyek ini, BMKG telah membangun lima radar cuaca baru, yang terdiri dari empat radar S-Band di Cilacap, Natuna, Tanjung Pinang, dan Saumlaki, serta satu radar C-Band di Tangerang.</p>
<p>Secara nasional, BMKG terus memperkuat jaringan observasi cuaca. Dari total kebutuhan sekitar 75 radar cuaca di seluruh Indonesia, saat ini BMKG telah mengoperasikan 45 radar dan diharapkan jumlah tersebut akan terus bertambah secara bertahap untuk meningkatkan cakupan layanan pemantauan cuaca nasional.</p>
<p>Peresmian Radar Cuaca S-Band Cilacap menjadi salah satu langkah nyata BMKG dalam memperkuat sistem observasi atmosfer nasional.</p>
<p>Melalui dukungan teknologi, kolaborasi antar sektor, dan layanan informasi yang semakin andal, BMKG berkomitmen untuk menyediakan layanan yang lebih cepat, tepat, dan bermanfaat bagi keselamatan masyarakat serta pembangunan nasional (*/BMKG).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/09/1000793198-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[guna perkuat deteksi dini cuaca ekstrem, BMKG Operasikan Radar Cuaca S-Band di Cilacap (dok. BMKG)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hawa Dingin Malam Berkabut di Cilacap, BMKG Sampaikan Tanda Kemarau</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-93437/hawa-dingin-malam-berkabut-di-cilacap-bmkg-sampaikan-tanda-kemarau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 13:44:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-93437/hawa-dingin-malam-berkabut-di-cilacap-bmkg-sampaikan-tanda-kemarau</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Hawa dingin dan malam berkabut di wilayah Cilacap, BMKG Cilacap sampaikan bahwa perubahan cuaca ini tanda kemarau, namun harus waspada lantaran musim kemarau pada tahun ini di bawah normal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hawa dingin dan malam berkabut di wilayah Cilacap, BMKG Cilacap sampaikan bahwa perubahan cuaca ini tanda kemarau, namun harus waspada lantaran musim kemarau pada tahun ini di bawah normal.</p>
<p>Diketahui bahwa sepekan terkahir, hawa dingin di Cilacap bagian Barat mulai pukul 15.30 WIB sudah begitu terasa, dan pada pukul 20.00 WIB di jalan raya sudah tampak berkabut. Hal tersebut tidak seperti pada malam-malam biasanya.</p>
<p>Mengenai fenomena ini, Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo menyampaikan, fenomena ini tidak hanya terjadi di wilayah Cilacap bagian Barat, namun secara umum Wilayah Cilacap dan sekitarnya sudah tampak tanda tanda musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Beberapa ciri antara lain, suhu udara pada malam dan pagi hari sudah mulai lebih dingin dari pada biasanya, sedangkan pada siang hari sinar matahari terasa sangat menyengat atau panas, disebabkan karena tutupan awan yang lebih sedikit dan sinar matahari bisa langsung menyinari bumi,&#8221; ucap Kepala BMKG Cilacap saat dihubungi wartawan, Kamis, 11 Juni 2026.</p>
<p>Teguh menjelaskan bahwa, pada saat musim kemarau sering muncul kabut. Kabut yang muncul di musim kemarau karena proses pendinginan permukaan bumi secara cepat pada malam hari, atau dikenal sebagai kabut radiasi.</p>
<p>&#8220;Fenomena ini terjadi akibat langit yang cerah,tanpa awan sehingga panas matahari yang terserap tanah sepanjang hari, terlepas bebas ke atmosfer pada malam hari membuat udara menjadi sangat dingin,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Adapun penurunan suhu yang cepat membuat uap air di udara dekat permukaan berubah menjadi titik-titik air kecil yang melayang dan membentuk kabut.</p>
<p>&#8220;Kondisi ini umumnya terjadi pada malam hingga pagi hari, sehingga pada malam hingga pagi hari menjadi lebih dingin. Kabut akan menghilang dengan sendirinya setelah matahari terbit dan mulai menghangatkan suhu udara, kejadian demikian adalah normal saat musim kemarau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, pantauan suhu udara minimum di Stasiun Meteorologi Kelas II Tunggul Wulung Cilacap tercatat di kisaran 23˚C masih dalam kondisi normal, namun di dataran tinggi suhu udara akan lebih dingin, karena ada laju penurunan suhu terhadap ketinggian tempat. Kondisi Cilacap bagian Barat akan lebih dingin dibanding bagian selatan.</p>
<p>&#8220;Kedepan suhu udara masih akan dingin, pada saat puncak musim kemarau, suhu udara akan lebih dingin, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi di bulan Agustus 2026,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Terkait kondisi cuaca dingin yang melanda sejumlah wilayah khusunya Cilacap, Teguh Wardoyo mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan tubuh dan perlu mengenakan pakaian yang tebal.</p>
<p>&#8220;Kondisi dingin disebagian orang akan merasa lebih nyaman tetapi di sebagian orang akan menjadikan tidak nyaman, terutama yang alergi terhadap suhu dingin, untuk yang tidak nyaman dengan kondisi dingin tersebut perlu baju yang hangat dan tebal agar tubuh tetap nyaman,&#8221; kata Teguh.</p>
<p>Selain cuaca dingin, hal yang perlu diwaspadai adalah musim kemarau tahun ini. &#8220;Mengingat untuk tahun ini sifat musim kemarau adalah di bawah normal maka perlu antisipasi dini terhadap dampak musim kemarau, seperti kekurangan air bersih dan kebakaran lahan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/11/1000765588-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/11/1000765588-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ketua tim kerja pelayanan data dan desiminasi informasi stasiun Meteorologi kelas II Tunggul Wulung, Cilacap, Teguh Wardoyo]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Musim Kemarau, Cuaca di Cilacap terasa Dingin, Ini Imbauan BMKG Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-61294/musim-kemarau-cuaca-di-cilacap-terasa-dingin-ini-imbauan-bmkg-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:10:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-61294/musim-kemarau-cuaca-di-cilacap-terasa-dingin-ini-imbauan-bmkg-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Dua hari ini, cuaca pada sore hari di Cilacap tidak terkecuali di wilayah Cilacap bagian Barat terasa dingin. Sementara itu, sepekan terakhir cuaca di sore hari terasa biasa dan hanya malam hari yang terasa dingin.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dua hari ini, cuaca pada sore hari di Cilacap tidak terkecuali di wilayah Cilacap bagian Barat terasa dingin. Sementara itu, sepekan terakhir cuaca di sore hari terasa biasa dan hanya malam hari yang terasa dingin.</p>
<p>Fenomena tersebut menurut penjelasan Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, lantaran wilayah Cilacap memiliki suhu yang cenderung rendah di saat musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Saat ini sudah berada pada musim kemarau, dan memang karakter musim kemarau di wilayah Cilacap memang umumnya memiliki suhu yang cenderung lebih rendah yang menyebabkan cuaca terasa dingin,&#8221; kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo melalui Prakirawan Cuaca, Adnan Dendy Mardika, saat dikonfirmasi Cilacap.info Sabtu, 13 Juli 2024.</p>
<p>Lebih lanjut, adapun salah satu sebabnya, yakni adanya hembusan dari daratan Australia.</p>
<p>&#8220;Kondisi ini umumnya fluktuatif tergantung dinamika atmosfer. Bahkan terkadang di bulan September di daerah Dieng terjadi embun upas karena suhu yang teramat dingin,&#8221; sebut Adnan.</p>
<p>BMKG Cilacap juga mengimbau kepada masyarakat, supaya sebaiknya tetap sedia payung/jas hujan di siang hari.</p>
<p>&#8220;Karena walaupun di musim kemarau, hujan juga masih dapat terjadi bergantung kondisi atmosfer yang mempengaruhi,&#8221; kata Adnan.</p>
<p>Mengenai upaya dalam menghadapi musim dingin, pihaknya mengimbau kepada masyarakat saat di malam hari untuk mempersiapkan selimut maupun penghangat ruangan.</p>
<p>&#8220;Selimut dan penghangat ruangan tetap diperlukan karena suhu terdingin umumnya terjadi di dini hari, terlebih jika cuaca saat malam hari cerah tanpa awan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adapun berdasarkan pantauan, bahwasanya suhu minimum pada Juli ini yang tercatat di wilayah kota Cilacap pada tanggal 12 dini hari yaitu 24°C.</p>
<p>&#8220;Sementara itu, suhu lebih dingin dimungkinkan terjadi di wilayah yang lebih tinggi seperti Majenang, Cimanggu, dan sekitarnya,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/07/23/ilustrasi-cuaca-dingin-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi cuaca dingin]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/07/23/ilustrasi-cuaca-dingin-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi cuaca dingin (Foto: Istimewa)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Gempa 6.5 Magnitudo di Garut Jabar Terasa di Cilacap Jateng</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59046/gempa-6-5-magnitudo-di-garut-jabar-terasa-di-cilacap-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2024 17:12:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59046/gempa-6-5-magnitudo-di-garut-jabar-terasa-di-cilacap-jateng</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Gempa berkekuatan 6.5 Magnitudo yang berlokasi di 151 kilometer BaratDaya Kabupaten Garut Jawa Barat pada Sabtu, 27 April 2024 pukul 23.29 WIB sangat terasa di Cilacap Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Gempa berkekuatan 6.5 Magnitudo yang berlokasi di 151 kilometer BaratDaya Kabupaten Garut Jawa Barat pada Sabtu, 27 April 2024 pukul 23.29 WIB sangat terasa di Cilacap Jawa Tengah.</p>
<p>Merespon perihal gempa yang terjadi, Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengatakan gempa tersebut terjadi di Perairan Garut di kedalaman 10 kilometer yang terletak di 8.24 Lintang Selatan dan 107.26 Bujur Timur.</p>
<p>Hingga sampai saat ini belum ada siaran resmi dari pihak badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Garut, mengenai adanya kerugian yang ditimbulkan akibat gempa tersebut bahkan korban jiwa, mengingat gempa yang dirasakan teramat kuat.</p>
<p>Sementara itu dalam pesan resmi di Whatsapp Group BMKG Cilacap, gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/04/28/gempa-6.5-magnitudo-di-perairan-garut-terasa-hingga-cilacap-1200x675.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[gempa 6.5 magnitudo di perairan Garut terasa hingga Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/04/28/gempa-6.5-magnitudo-di-perairan-garut-terasa-hingga-cilacap-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[gempa 6.5 magnitudo di perairan Garut terasa hingga Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah, Ini Himbauan BMKG</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58895/cuaca-ekstrem-masih-berpotensi-terjadi-di-jawa-tengah-ini-himbauan-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 05:53:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58895/cuaca-ekstrem-masih-berpotensi-terjadi-di-jawa-tengah-ini-himbauan-bmkg</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG, CILACAP.INFO &#8211; Diprakirakan dalam 3-6 jam ke depan pada hari Kamis, 18 April 2024 terdapat potensi cuaca ekstrem Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di beberapa wilayah di Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Diprakirakan dalam 3-6 jam ke depan pada hari Kamis, 18 April 2024 terdapat potensi cuaca ekstrem Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di beberapa wilayah di Jawa Tengah.</p>
<p>Antara lain : Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kab./Kota Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Kab./Kota Pekalongan, Pemalang, Brebes, Surakarta, Salatiga dan sekitarnya.</p>
<p>Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat disertai kilat/petir dan dapat disertai angin kencang, puting beliung, hujan es, dll).&#8221; Kata Yoga.</p>
<p>Leboh lanjut, ia juga meminta untuk mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, pohon tumbang, dan jalan licin, dll.</p>
<p>&#8220;Mohon bantuan kepada BPBD/Pihak Terkait dapat meminta kepada Masyarakat untuk menjauh dari bantaran sungai, tubuh air atau wilayah rawan banjir, serta lereng yang rawan longsor.&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Sementara itu berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, berikut adalah beberapa Kecamatan di sejumlah Kabupaten di Jawa tengah yang berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pukul. 12:10 WIB, Antaranya:</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Batur, Wanayasa. Kabupaten Magelang: Dukun, Sawangan. Kabupaten Boyolali: Selo,
Kabupaten Wonogiri: Girimarto. Kabupaten Karanganyar: Jatipuro, Jatiyoso, Ngargoyoso, Karangpandan, Jenawi. Kabupaten Semarang: Sumowono, Bandungan.</p>
<p>Kabupaten Temanggung: Bejen, Gemawang. Kabupaten Kendal: Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Singorojo, Limbangan, Boja. Kabupaten Batang: Bandar, Blado, Reban, Bawang, Tersono, Pecalungan.</p>
<p>Kabupaten Pekalongan: Kandangserang, Petungkriyono, Doro, Wonopringgo, Kedungwuni, Karangdadap. Kabupaten Pemalang: Watukumpul, Pemalang. Kabupaten Tegal: Adiwerna, Dukuhturi. Kabupaten Brebes: Brebes. Kota Tegal: Margadana, dan sekitarnya.</p>
<p>Dan dapat meluas ke wilayah: Kabupaten Semarang: Waduk Rawa Pening, Getasan, Tuntang, Banyubiru, Jambu, Ambarawa, Bawen, Bergas, Ungaran Barat. Kabupaten Purbalingga: Karangmoncol, Rembang.</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Banjarmangu, Punggelan, Karangkobar, Pagentan, Pejawaran, Kalibening, Pandanarum. Kabupaten Wonosobo: Kalikajar, Kertek, Watumalang, Mojotengah, Garung, Kejajar. Kabupaten Magelang: Candimulyo, Pakis, Ngablak, Grabag, Tegalrejo, Secang.</p>
<p>Kabupaten Wonogiri: Tirtomoyo, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno. Kabupaten Karanganyar: Jumapolo, Jumantono, Matesih, Tawangmangu, Karanganyar, Tasikmadu, Mojogedang, Kerjo. Kabupaten Sragen: Kedawung, Sambirejo.</p>
<p>Kabupaten Temanggung: Pringsurat, Kaloran, Kandangan, Kedu, Parakan, Ngadirejo, Jumo, Tretep, Candiroto, Bansari, Kledung, Wonoboyo. Kabupaten Kendal: Pegandon, Gemuh, Weleri, Ringinarum, Ngampel, Kaliwungu Selatan. Kabupaten Batang: Wonotunggal, Limpung, Warungasem.</p>
<p>Kabupaten Pekalongan: Paninggaran, Lebakbarang, Talun, Karanganyar, Kajen, Kesesi, Sragi, Bojong, Buaran, Tirto, Wiradesa. Kabupaten Pemalang: Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Taman, Ampelgading.</p>
<p>Kabupaten Tegal: Jatinegara, Kedungbanteng, Pangkah, Talang, Tarub, Kramat, Suradadi, Warureja, Dukuhwaru. Kabupaten Brebes: Jatibarang. Kota Salatiga: Sidorejo, Argomulyo. Kota Semarang: Mijen.</p>
<p>Kota Pekalongan: Pekalongan Selatan. Kota Tegal: Tegal Barat, Tegal Timur, Tegal Selatan, dan sekitarnya.</p>
<p>Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 15:00 WIB.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Malam Hari Udara Tak Dingin Lagi, ini Kata Prakirawan Cuaca BMKG Cilacap</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-55828/malam-hari-udara-tak-dingin-lagi-ini-kata-prakirawaan-cuaca-bmkg-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 10:24:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Tunggul Wulung]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-55828/malam-hari-udara-tak-dingin-lagi-ini-kata-prakirawaan-cuaca-bmkg-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Rilis Edisi Jumat, 15 September 2023, Sudah empat malam udara pada malam hari tidak begitu terasa dingin, sementara pada siang harinya awan seperti mendung apakah pertanda akan memasuki musim penghujan? ini kata Prakirawan Cuaca.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Rilis Edisi Jumat, 15 September 2023, Sudah empat malam udara pada malam hari tidak begitu terasa dingin, sementara pada siang harinya awan seperti mendung apakah pertanda akan memasuki musim penghujan? ini kata Prakirawan Cuaca.</p>
<p>Dihubungi Cilacap.info, Kepala Teknisi Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Teguh Wardoyo melalui Prakirawan Cuaca Rendy Krisnawan menyampaikan bahwa Secara umum saat ini masih dipengaruhi angin Monsoon Australia.</p>
<p>&#8220;Secara umum saat ini masih dominan berhembus angin timuran (Monsoon dingin Australia), Namun beberapa hari ini terdapat gangguan atmosfer (adanya efek gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Tengah). Sehingga kondisi ini menyebabkan cuaca cenderung berawan dan di beberapa wilayah turun hujan dalam ketogori intensitas ringan,&#8221; Kata Rendy.</p>
<p>Melalui keterangannya Rendy mengatakan fenomena demikian ini menyebabkan kondisi udara menjadi lebih lembab, dan jika malam hari radiasi yang dipancarkan oleh bumi ke atmosfer terpantul oleh tutupan awan dan kembali lagi ke permukaan bumi.</p>
<p>&#8220;Dari fenomena ini sehingga kita merasakan udara yang cukup hangat pada saat malam hari beberapa hari ini, dan kadang kita juga dapat merasakan udara terasa sumuk/gerah,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kemudian jika dilihat dari gerak semu matahari saat ini di bulan September, posisi matahari sudah mulai bergeser dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan mendekati equator. Kondisi suhu udara terutama di wilayah Indonesia sudah mulai menghangat,&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Sementara ketika dikonfirmasi mengenai datangnya musim Penghujan, Rendy mengatakan bahwa awal musim Hujan diperkirakan Akhir Oktober hingga November.</p>
<p>&#8220;Jadi secara umum wilayah Jawa Tengah bagian selatan memasuki awal musim hujan diperkirakan pada akhir Oktober hingga bulan November,&#8221; Tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/09/15/ilustrasi-cuaca-panas-oleh-azmeyart-design-di-pixabay-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi cuaca panas oleh azmeyart design di pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/09/15/ilustrasi-cuaca-panas-oleh-azmeyart-design-di-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi cuaca panas oleh azmeyart design di pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BMKG Cilacap Rilis Prakiraan Musim Kemarau 2023 di Jawa Tengah</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-53052/bmkg-cilacap-rilis-prakiraan-musim-kemarau-2023-di-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 19:54:41 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-53052/bmkg-cilacap-rilis-prakiraan-musim-kemarau-2023-di-jawa-tengah</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Edisi, Selasa 18 April 2023, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap merilis prakiraan musim kemarau di Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Edisi, Selasa 18 April 2023, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap merilis prakiraan musim kemarau di Jawa Tengah.</p>
<p>Disampaikan melalui rilis resmi BMKG Cilacap, bahwa Awal Musim Kemarau Tahun 2023 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprakirakan terjadi pada bulan Mei 2023.</p>
<p>Adapun Awal Musim Kemarau Tahun 2023 paling awal terjadi pada bulan April Dasarian II (pertengahan April 2023) yang meliputi :</p>
<p>Kota Pekalongan dan Kab. Rembang; sebagian wilayah Kab. Demak, Jepara, Kudus dan Pati; Kab. Pemalang bagian utara; Kab. Wonogiri bagian selatan; sebagian wilayah utara Kab. Pekalongan dan Blora; wilayah timur laut Kab. Tegal.</p>
<p>Awal Musim Kemarau Tahun 2023 paling akhir terjadi pada bulan Juni Dasarian II (pertengahan Juni 2023) meliputi :</p>
<p>Sebagian wilayah Kab. Purbalingga, Banjarnegara dan Wonosobo; Kab. Pekalongan dan Batang bagian selatan; wilayah tenggara Kab. Brebes dan Tegal; wilayah barat daya Kab. Kendal; sebagian wilayah selatan Kab. Cilacap dan Pemalang; sebagian kecil wilayah barat Kab. Temanggung.</p>
<p>Awal Musim Kemarau Tahun 2023 umumnya diprakirakan Sama dan Maju (lebih cepat) satu dasarian dari Normalnya.</p>
<p>Sifat Hujan periode Musim Kemarau Tahun 2023 umumnya diprakirakan Bawah Normal (BN) &#8211; Normal (N).</p>
<p>Puncak Musim Kemarau Tahun 2023 umumnya diprakirakan terjadi pada Bulan Agustus Tahun 2023.</p>
<p>Panjang Periode Musim Kemarau Tahun 2023 paling pendek 10 dasarian (+3.5 bulan) yang meliputi Sebagian wilayah Kab. Banyumas dan selatan Kab. Cilacap.</p>
<p>Sedangkan yang terpanjang 22 Dasarian (+7.5 bulan) yang meliputi wilayah: Kota Pekalongan dan Karimun Jawa; sebagian kecil wilayah Kab. Tegal dan Pati; sebagian wilayah utara Kab. Pemalang dan Rembang.</p>
<p>Dihimbau kepada masyarakat untuk Waspada Potensi Cuaca Ekstrim saat masa peralihan (pancaroba), seperti petir, angin kencang, puting beliung, serta hujan lebat dengan waktu singkat yang berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/04/18/ilustrasi-musim-kemarau-by-adege-on-pixabay-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi musim kemarau by adege on pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2023/04/18/ilustrasi-musim-kemarau-by-adege-on-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi musim kemarau by adege on pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mengenal dan Memahami Gempa Megathrust agar Tak Salah Paham</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-32405/mengenal-dan-memahami-gempa-megathrust-agar-tak-salah-paham</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2020 19:22:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Megathrust]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-32405/mengenal-dan-memahami-gempa-megathrust-agar-tak-salah-paham</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Ramainya perbincangan mengenai gempa megathrust belakangan ini membuat beberapa ahli kebumian bertanya-tanya. Apakah masyarakat sudah benar dalam memaknai arti GEMPA MEGATHRUST?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ramainya perbincangan mengenai gempa megathrust belakangan ini membuat beberapa ahli kebumian bertanya-tanya. Apakah masyarakat sudah benar dalam memaknai arti GEMPA MEGATHRUST?</p>
<p>Ternyata masih banyak yang belum tepat dalam memahaminya.</p>
<p>Gempa megathrust dipahami masyarakat sebagai sesuatu yang baru dan akan segera terjadi dalam waktu dekat, berkekuatan sangat besar, dan menimbulkan kerusakan serta tsunami dahsyat. Pemahaman seperti ini tentu saja kurang tepat.</p>
<p>Zona Megathrust sebenarnya sekadar istilah untuk menyebutkan sumber gempa tumbukan lempeng di ke dalaman dangkal. Dalam hal ini, lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua membentuk medan tegangan (stress) pada bidang kontak antar lempeng yang kemudian dapat bergeser secara tiba-tiba memicu gempa. Jika terjadi gempa, maka bagian lempeng benua yang berada di atas lempeng samudra bergerak terdorong naik (thrusting).</p>
<p>Jalur subduksi lempeng umumnya sangat panjang dengan ke dalaman dangkal mencakup bidang kontak antar lempeng. Dalam perkembangannya, zona subduksi diasumsikan sebagai &#8220;patahan naik yang besar&#8221;, yang kini populer disebut sebagai Zona Megathrust.</p>
<p>Zona megathrust bukanlah hal baru. di Indonesia, Zona sumber gempa ini sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan Indonesia. Zona megathrust berada di zona subduksi aktif, seperti: (1) Subduksi Sunda mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba, (2) Subduksi Banda, (3) Subduksi Lempeng Laut Maluku, (4) Subduksi Sulawesi, (5) Subduksi Lempeng Laut Filipina, dan (6) subduksi Utara Papua.</p>
<p>Saat ini segmen zona megathrust Indonesia sudah dapat dikenali potensinya. Seluruh aktivitas gempa yang bersumber di zona megathrust disebut sebagai gempa megathrust dan tidak selalu berkekuatan besar.</p>
<p>Sebagai sumber gempa, zona megathrust dapat membangkitkan gempa berbagai magnitudo dan ke dalaman. Data hasil monitoring BMKG menunjukkan, justru &#8220;gempa kecil&#8221; yang lebih banyak terjadi di zona megathrust, meskipun zona megathrust dapat memicu gempa besar. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
