<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Banjir &#8211; Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://www.cilacap.info/tag/banjir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Dec 2024 20:55:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/cilacapinfo.png</url><title>Kumpulan Pos Banjir &#8211; Cilacap.info</title>
<link>https://www.cilacap.info</link>
<width>144</width><height>19</height><description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
</image>
	<item>
		<title>Peduli Kemanusiaan, Persit KCK Ranting 12, Koramil 11 Sidareja Masak untuk Pengungsi Banjir</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-67840/peduli-kemanusiaan-persit-kck-ranting-12-koramil-11-sidareja-masak-untuk-pengungsi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 20:55:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 11 Sidareja]]></category>
		<category><![CDATA[Sidareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-67840/peduli-kemanusiaan-persit-kck-ranting-12-koramil-11-sidareja-masak-untuk-pengungsi-banjir</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO – Musibah banjir yang melanda wilayah Sidareja akibat meluapnya Sungai Cikalong telah mengakibatkan banyak warga terdampak dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dalam upaya membantu meringankan beban pengungsi, Persit KCK Ranting 12, Koramil 11 Sidareja melakukan aksi sosial dengan menyiapkan makanan untuk para pengungsi yang berada di aula Koramil 11 Sidareja, Jumat (06/12/2024).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> – Musibah banjir yang melanda wilayah Sidareja akibat meluapnya Sungai Cikalong telah mengakibatkan banyak warga terdampak dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dalam upaya membantu meringankan beban pengungsi, Persit KCK Ranting 12, Koramil 11 Sidareja melakukan aksi sosial dengan menyiapkan makanan untuk para pengungsi yang berada di aula Koramil 11 Sidareja, Jumat (06/12/2024).</p>
<p>Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 12 menyiapkan dapur umum dan memasak makanan bergizi yang dibutuhkan oleh para pengungsi. Aksi ini adalah bagian dari bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah situasi darurat yang dihadapi oleh warga yang terdampak banjir.</p>
<p>Ketua Persit KCK Ranting 12, Ny. Agus Sudarso menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian sosial dan solidaritas untuk meringankan beban pengungsi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka selama masa pengungsian. </p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan bantuan makanan yang kami sediakan, para pengungsi bisa merasa sedikit lebih tenang dan mendapatkan energi yang cukup untuk bertahan selama masa darurat ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, pihak Koramil 11 Sidareja juga terus melakukan upaya pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak. Mereka juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas.</p>
<p>Sebagai tambahan, bantuan berupa pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya juga terus dikumpulkan dan didistribusikan kepada para pengungsi. Aktivitas ini menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi di tengah ujian bencana alam.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca-banjir, serta mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat terkait dalam menghadapi bencana. (Pendim)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/07/Persit-KCK-Ranting-12-Koramil-11-Sidareja-masak-untuk-pengungsi-banjir.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Persit KCK Ranting 12 Koramil 11 Sidareja masak untuk pengungsi banjir]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/07/Persit-KCK-Ranting-12-Koramil-11-Sidareja-masak-untuk-pengungsi-banjir-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Persit KCK Ranting 12 Koramil 11 Sidareja masak untuk pengungsi banjir]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Landa Sidareja Cilacap, Sertu Agus Taufik Hidayat Evakuasi Tuna Netra</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-67837/banjir-landa-sidareja-cilacap-sertu-agus-taufik-hidayat-evakuasi-tuna-netra</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 20:52:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Sidareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-67837/banjir-landa-sidareja-cilacap-sertu-agus-taufik-hidayat-evakuasi-tuna-netra</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Sertu Agus Taufik Hidayat, anggota Koramil 11 Sidareja, Kodim 0703 Cilacap menunjukkan aksi heroiknya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Kali ini, ia berhasil mengevakuasi Jaemah (67) seorang warga tunanetra yang terjebak di dalam rumahnya akibat banjir yang disebabkan akibat meluapnya Sungai Cikalong, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Kamis (05/12/2024) malam.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sertu Agus Taufik Hidayat, anggota Koramil 11 Sidareja, Kodim 0703 Cilacap menunjukkan aksi heroiknya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Kali ini, ia berhasil mengevakuasi Jaemah (67) seorang warga tunanetra yang terjebak di dalam rumahnya akibat banjir yang disebabkan akibat meluapnya Sungai Cikalong, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Kamis (05/12/2024) malam.</p>
<p>Banjir yang melanda Sidareja dikarenakan hujan sejak pagi tadi menyebabkan sungai Cikalong meluap dan menggenangi rumah-rumah warga, termasuk rumah milik seorang warga tunanetra. Kondisi ini mempersulit warga untuk bergerak dan mengamankan diri. Menyadari adanya ancaman bahaya yang besar, Sertu Agus Taufik Hidayat segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.</p>
<p>Dengan keterampilan dan ketangguhan yang dimilikinya, Sertu Agus Taufik Hidayat dengan sigap memasuki area yang terendam air untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat dievakuasi dengan aman. Tanpa memperhatikan bahaya, ia mendekati rumah korban, memberikan bantuan, dan mengantarkan warga tunanetra tersebut ke Aula Koramil 11 Sidareja.</p>
<p>&#8220;Ini adalah tugas kami sebagai aparat teritorial untuk selalu hadir di tengah masyarakat, apalagi dalam situasi darurat seperti ini. Saya hanya menjalankan amanah untuk membantu sesama,&#8221; ujar Sertu Agus Taufik Hidayat dengan rendah hati.</p>
<p>Aksi cepat dan sigap dari Sertu Agus Taufik Hidayat mendapatkan apresiasi dari warga setempat, yang merasa sangat terbantu atas kehadiran prajurit TNI dalam situasi sulit ini. Selain itu, langkah ini juga mencerminkan kedekatan antara Babinsa dan masyarakat, yang saling bahu-membahu dalam menghadapi musibah.</p>
<p>Koramil 11 Sidareja, juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif aparat dalam kegiatan kemanusiaan dan bantuan bencana, serta terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi dampak banjir ini.</p>
<p>&#8220;Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang kesulitan,&#8221; tutup Sertu Agus Tauik Hidayat. (Pendim)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/07/Sertu-Agus-Taufik-Hidayat-evakuasi-tuna-netra-saat-banjir-di-Sidareja-Cilacap.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sertu Agus Taufik Hidayat evakuasi tuna netra saat banjir di Sidareja Cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/12/07/Sertu-Agus-Taufik-Hidayat-evakuasi-tuna-netra-saat-banjir-di-Sidareja-Cilacap-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sertu Agus Taufik Hidayat evakuasi tuna netra saat banjir di Sidareja Cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Lumpuhkan Jalan, Polresta Cilacap Bergerak Cepat Atur Lalu Lintas</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-67278/banjir-lumpuhkan-jalan-polresta-cilacap-bergerak-cepat-atur-lalu-lintas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 06:51:34 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-67278/banjir-lumpuhkan-jalan-polresta-cilacap-bergerak-cepat-atur-lalu-lintas</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cilacap sepanjang hari ini mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Kamis 28 November 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cilacap sepanjang hari ini mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Kamis 28 November 2024.</p>
<p>Genangan air di beberapa titik strategis, termasuk ruas jalan utama, menyebabkan gangguan arus lalu lintas. Menanggapi situasi ini, Polresta Cilacap sigap turun tangan untuk mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan.</p>
<p>Kapolresta Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono melaui Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan personel di titik-titik rawan banjir, seperti di Jalan dari Kroya ke arah Buntu, di jalan arah Bandara Tunggul Wulung Cilacap, dan sekitar Politeknik Negeri Cilacap.</p>
<p>&#8220;Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Selain itu, kami juga membantu masyarakat yang kendaraannya mogok akibat terjebak banjir,&#8221; ujar Galih.</p>
<p>Selain pengaturan lalu lintas, Polresta Cilacap juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi wilayah banjir dan mencari jalur alternatif jika memungkinkan.</p>
<p>Tim kepolisian juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk memantau kondisi cuaca dan memastikan bantuan bagi warga terdampak banjir dapat tersalurkan dengan cepat.</p>
<p>Upaya Polresta Cilacap ini mendapat apresiasi dari warga. &#8220;Meski banjir cukup mengganggu, kehadiran polisi membuat kami merasa lebih aman dan terbantu,&#8221; ujar Aceng, seorang pengendara yang melintas di jalur banjir.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, banjir di beberapa wilayah masih belum surut, namun upaya pengendalian situasi terus dilakukan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/11/29/1000285174.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Banjir Lumpuhkan Jalan, Polresta Cilacap Bergerak Cepat Atur Lalu Lintas]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/11/29/1000285174-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Banjir Lumpuhkan Jalan, Polresta Cilacap Bergerak Cepat Atur Lalu Lintas]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bupati IDP Kunjungi Lokasi Banjir Malangke Barat, Bahtiar Manadjeng: Semoga Bukan Hanya Seremonial</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59635/bupati-idp-kunjungi-lokasi-banjir-malangke-barat-bahtiar-manadjeng-semoga-bukan-hanya-seremonial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 01:06:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59635/bupati-idp-kunjungi-lokasi-banjir-malangke-barat-bahtiar-manadjeng-semoga-bukan-hanya-seremonial</guid>

					<description><![CDATA[LUWU UTARA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) akhirnya turun langsung ke lokasi banjir yang melanda Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat, Selasa (28/05/2024) kemarin.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUWU UTARA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) akhirnya turun langsung ke lokasi banjir yang melanda Desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat, Selasa (28/05/2024) kemarin.</p>
<p>Menggunakan perahu katinting, Indah menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) meninjau banjir akibat tanggul sungai Rongkong yang jebol.</p>
<p>Kedatangan orang nomor satu Lutra di wilayah yang telah terendam banjir sebulan lalu, menuai respon dari sejumlah pihak.</p>
<p>Salah satunya dari Bahtiar Manadjeng, tokoh pemuda Malangke Barat yang selama ini dikenal kritis menyuarakan keprihatian atas banjir berkepanjangan di daerahnya.</p>
<p>&#8220;Saya mengapresiasi kunjungan Bupati di lokasi Banjir Kecamatan Malangke Barat, walaupun sangat lambat,&#8221; kata Batti, sapaan karibnya ketika dihubungi Rabu (29/05/2024).</p>
<p>Hanya saja Batti berharap agar kunjungan ini sebaiknya bukan hanya seremonial belaka. </p>
<p>&#8220;(Semoga) bukan hanya seremonial dengan membawa beberapa paket sembako, tapi datang membawa solusi dengan mendorong secepat mungkin perbaikan tanggul jebol yang terjadi di beberapa titik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Apa yang diharapkan Batti sebenarnya cukup beralasan. Pasalnya, banjir yang merendam Desa Pombakka sudah sering terjadi dan penyebab utamanya akibat jebolnya tanggung pengaman aliran sungai Rongkong.</p>
<p>Asdar, warga Desa Pombakka kepada media ini mengatakan, banjir di desanya merendam sebagian besar rumah warga.</p>
<p>“Satu desa terdampak, mulai dari petani kebun maupun tambak. Semua terendam banjir,” kata Asdar, Rabu (15/05/2024) lalu.</p>
<p>Ketinggian air mencapai 80 sentimeter hingga 1,5 meter. Tidak sedikit warga yang terdampak banjir di sana memilih untuk mengungsi ke rumah keluarga mereka.</p>
<p>Menurut Asdar, di Desa Pombakka terdapat sekitar 400-an kepala keluarga yang terdampak banjir sejak dua pekan terakhir.</p>
<p>“Sampai sekarang belum ada solusi dari pemerintah tentang penanganan banjir yang melanda Desa Pombakka,” keluhnya.</p>
<p>Asdar bilang, banjir memang hampir setiap tahun terjadi di desanya. Tetapi kali ini adalah yang terparah daripada tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>“Karena sudah beberapa kali jebol tanggul, barusan begini (air banjir) sampai di dalam rumah,” ungkap Asdar.</p>
<p>Karena kejadian yang terus berulang kata Asdar, warga di Desa Pombakka pun selalu menyampaikan kepada pemerintah setempat untuk segera memperbaiki tanggul di desanya.</p>
<p>“Setiap Musrembang desa, tetap kami usulkan perbaikan tanggul sepanjang kurang lebih 18 kilometer yang ada di Desa Pombakka. Tapi sampai saat ini tidak ada sedikitpun yang tersentuh,” ungkap Asdar kembali.</p>
<p>“Tentu kami masyarakat sangat berharap kepada pemerintah daerah, provinsi maupun pusat agar ada perhatian khusus dengan tanggul yang ada di Desa Pombakka,” tutupnya.</p>
<p>Puluhan Desa</p>
<p>Selain Pombakka, di Kecamatan Malangke Barat juga ada Desa Wara, Limbong Wara, dan Cenning yang ikut terendam.</p>
<p>Sama dengan di Kecamatan Malangke Barat, di Baebunta Selatan, Luwu Utara terdapat tiga desa yang terendam banjir akibat luapan Sungai Rongkong, yakni Desa Lawewe, Lembang-lembang dan Beringin Jaya.</p>
<p>“Yang terparah saat ini Kecamatan Malangke Barat dan Baebunta Selatan. Itu desa yang saya sebut sudah terendam selama tiga bulan,” kata Rauf, seorang warga di Desa Lawewe yang juga ikut terdampak banjir.</p>
<p>Kepala Desa Lembang-Lembang, Arwin Ansar mengatakan, jika di wilayahnya juga terendam banjir juga akibat tanggul yang jebol.</p>
<p>Sampai sekarang, banjir masih meluap ke pemukiman dan menggenangi lahan serta kebun milik warga. “Kejadian banjir dari tanggal 26 Maret 2024 sampai saat ini,” katanya.</p>
<p>Seorang warga terdampak yang menolak disebut identitasnya juga mengatakan, banjir yang terjadi membuat aktivitas warga lumpuh.</p>
<p>“Karena selain merendam pemukiman juga merendam lahan pertanian dan perkebunan warga,” katanya. “Pemerintah hanya melakukan assesment dan bantuan sembako, tetapi penyebab banjir belum ditangani”.</p>
<p>Di Kecamatan Malangke, juga ada beberapa desa yang terendam banjir sampai saat ini. Antara lain adalah Desa Pute Mata, Tolada, Giri Kusuma, Pettalandung, Pattimang, dan Malangke.</p>
<p>“Debit air Sungai Rongkong makin meningkat akibat intensitas hujan meningkat ditambah pendangkalan sungai karena banyaknya tumpukan sedimen, terutama pasir. Tanggul penahan Sungai Rongkong, Sungai Masamba dan Sungai Baliase yang jebol di beberapa titik,” kata warga yang terdampak.</p>
<p>Menurut Rauf dan Asdar, banjir yang terjadi di desa mereka bukan baru kali ini saja. “Banjir ini bukan baru keberadaannya, sudah berpuluh-puluh tahun,” kata Rauf.</p>
<p>“Pemerintah (ikut membantu), Alhamdulillah. Tapi itu bukan solusi, solusi utama yaitu penanganan Sungai Rongkong,” katanya lagi.</p>
<p>Rauf mengatakan di Desa Lawewe, warga masih tetap bertahan di lokasi banjir. Tetapi tanaman mereka sebagai sumber pencaharian sudah tidak ada.</p>
<p>“Tanaman sudah mati karena mayoritas masyarakat petani. Masyarakat tinggal menunggu keajaiban (dari) Allah,” pasrahnya.</p>
<p>Derita Warga</p>
<p>Tak terhitung kerugian warga akibat bencana ekologis yang kerap terjadi dan berlangsung dalam waktu lama.</p>
<p>“Kalau kami di Desa Lawewe tidak tahu harus bilang apa lagi karena selama kurang lebih 3 bulan air tidak lagi meninggalkan pemukiman warga,” ungkap Haddas Kudese, tokoh pemuda Desa Lawewe Kecamatan Baebunta Selatan, Selasa, 14 Mei 2024.</p>
<p>Hal tak jauh berbeda dijelaskan oleh Sekretaris Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.</p>
<p>Dikatakan Masriadi, banjir yang terjadi disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Rongkong sejak 26 Maret 2024 lalu.</p>
<p>“Banjirnya sudah lama, sejak 26 Maret. Sebagian besar masyarakat kami mengungsi ke luar desa, namun masih ada juga yang harus tinggal menunggui rumah meski tergenang air,” jelasnya.</p>
<p>Serupa yang terjadi di Desa Tolada Kecamatan Malangke dimana banjir juga merendam rumah warga, sekolah dan masjid serta lahan pertanian dengan ketinggian antara 50 hingga 70 sentimeter.</p>
<p>“Sekitar 2.000 hektar lahan milik warga tidak dapat digarap selama kurun 4 tahun terakhir, termasuk sawah, kebun sawit, jeruk nipis, jagung dan empang air tawar,” ungkap Herwin, tokoh pemuda setempat.</p>
<p>Banjir kronis di Luwu Utara disebabkan oleh luapan sungai-sungai besar di daerah itu.</p>
<p>Pada sejumlah titik, tanggul pengaman di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) akhirnya jebol akibat debit air yang sangat tinggi.</p>
<p>“Jika hujan deras di bagian hulu, bisa dipastikan air sungai malah sudah melewati ketinggian tanggul lalu merendam seluruh desa di sekitarnya,” tambah Herwin.</p>
<p>Tidak Sederhana</p>
<p>Musibah banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini mendapat perhatian dari banyak pihak.</p>
<p>Tak terkecuali dari Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Dr Abdul Talib Mustafa.</p>
<p>Menurut Talib, banjir di Luwu Utara bukan masalah yang sederhana dan perlu penanganan yang sifatnya menyeluruh dan jangka panjang.</p>
<p>“Ini masalahnya tidak sederhana. Fakta seperti ini menjadi masalah yang kompleks bagi semua penduduk yang bermukim di semua daerah aliran sungai (DAS) Lutra, plus sarana produksi mereka seperti sawah, kebun, peternakan, dan sebagainya,” kata Talib, Senin, 13 Mei 2024 lalu.</p>
<p>Karena itu maka diperlukan penanganan yang menyeluruh dan jangka panjang untuk masalah ini.</p>
<p>“Paling tidak kepada mereka yang bakal jadi Bupati dan Wakil Bupati di Lutra ke depan harus sabar, konsern dan berjejaring penyelesaian masalah ini,” jelas dia.</p>
<p>Talib menambahkan, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani bencana banjir di Luwu Utara antara lain dengan melakukan studi dan pemetaan wilayah-wilayah yang rentan mengalami banjir.</p>
<p>“Yang kedua adalah pembuatan desain penanganan DAS yang terintegrasi dengan wilayah pengembangan pemukiman dan ekonomi baru di Luwu Utara,” tegasnya.</p>
<p>Talib menganjurkan agar jika sudah jadi, maka desain penanganan DAS Lutra harus sering diajukan ke jajaran Kementerian terkait.</p>
<p>“Lobby ke DPR RI khususnya kepada komisi terkait juga penting dilakukan untuk menjual gagasan ini,” tambahnya.</p>
<p>Selain itu, akademisi Universitas Indonesia Timur itu juga menganjurkan agar pemerintah setempat sudah harus mempersiapkan pemukiman sementara bagi penduduk terdampak.</p>
<p>“Persiapkan (juga) pemukiman sementara di wilayah-wilayah yang akan dikembangkan bagi penduduk terdampak,” tutupnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/30/bupati-idp-kunjungi-lokasi-banjir-malangke-barat-bahtiar-manadjeng-semoga-bukan-hanya-seremonial.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[bupati idp kunjungi lokasi banjir malangke barat bahtiar manadjeng semoga bukan hanya seremonial]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/30/bupati-idp-kunjungi-lokasi-banjir-malangke-barat-bahtiar-manadjeng-semoga-bukan-hanya-seremonial-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[bupati idp kunjungi lokasi banjir malangke barat bahtiar manadjeng semoga bukan hanya seremonial]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peduli Bencana Banjir Luwu, Mahasiswa Teknik Lingkungan Unhas Titip Donasi ke KKLR Sulsel</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59334/peduli-bencana-banjir-luwu-mahasiswa-teknik-lingkungan-unhas-titip-donasi-ke-kklr-sulsel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 10:56:34 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[KKLR]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59334/peduli-bencana-banjir-luwu-mahasiswa-teknik-lingkungan-unhas-titip-donasi-ke-kklr-sulsel</guid>

					<description><![CDATA[MAKASSAR,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Bencana banjir yang menimpa berbagai wilayah di Sulawesi Selatan beberapa waktu terakhir menyita perhatian banyak pihak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bencana banjir yang menimpa berbagai wilayah di Sulawesi Selatan beberapa waktu terakhir menyita perhatian banyak pihak.</p>
<p>Tak terkecuali para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FTUH) Makassar.</p>
<p>Melalui Koordinator Divisi Pengabdian Masyarakat Gina Nazihah, HMTL FTUH menitipkan dana hasil open donasi yang mereka lakukan kepada Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Mei 2024.</p>
<p>Penyerahan donasi diterima langsung oleh Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda didampingi sejumlah pengurus BPW KKLR Sulsel bertempat di The Sultan Island, Kecamatan Manggala, Makassar.</p>
<p>Gina yang didampingi staf pengurus Divisi Pengabdian Masyarakat HMTL FTUH Moch. Alfauzan Farauq mengatakan, dipilihnya KKLR Sulsel sebagai tempat menitipkan donasi karena mereka percaya KKLR Sulsel dapat menyalurkannya sesuai kebutuhan di lokasi bencana.</p>
<p>&#8220;Donasi ini kami kumpulkan dari tanggal 6-8 Mei 2024. Kami berharap KKLR Sulsel bisa menyalurkannya sesuai dengan kebutuhan di daerah terdampak bencana,&#8221; kata Gina.</p>
<p>Sementara itu Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda mengapresiasi HMTL FTUH yang telah mempercayakan penyaluran donasinya ke organisasi paguyuban Wija to Luwu.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Teknik Lingkungan Unhas atas kepercayaannya kepada KKLR Sulsel. Insya Allah donasi ini kami akan salurkan dalam program KKLR Sulsel Peduli yang tengah berjalan, baik di Luwu maupun di Luwu Utara,&#8221; kata Asri.</p>
<p>Untuk diketahui, bencana banjir bandang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Luwu pada awal Mei 2024 lalu, menyebabkan belasan korban jiwa dan kerugian ekonomi yang sangat besar.</p>
<p>Upaya pemulihan dan penanggulangan dampak bencana masih terus dilakukan hingga saat ini. </p>
<p>KKLR Sulsel telah menurunkan tim ke lokasi bencana khususnya di Kecamatan Suli dan Suli Barat. Tim yang bekerja selama tiga hari itu membagikan bahan makanan, beras 1 ton dan menurunkan tiga unit alat berat dalam program bertajuk KKLR Sulsel Peduli.</p>
<p>Yang terbaru, KKLR Sulsel menurunkan tim untuk mendistribusikan bantuan beras sebanyak 1 ton kepada warga terdampak banjir di wilayah Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (14/05/2024).</p>
<p>Dalam keteranganya di sejumlah media, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR Sulawesi Selatan Ir. Hasbi Syamsu Ali mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian serius kepada setiap bentuk bencana yang melanda wilayah Luwu Raya.</p>
<p>&#8220;Pasti kita sangat peduli karena ini adalah kampung halaman kita. Sebelumnya kita turun ke bencana banjir di Luwu, dan sekarang kita menyasar Luwu Utara yang ternyata dampak banjirnya juga sangat luar biasa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hanya saja, kata Hasbi, sebagai organisasi paguyuban, kekuatan KKLR tentu tidaklah sebanding dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah.</p>
<p>&#8220;KKLR ini hanya organisasi kekerabatan, sifatnya kekeluargaan. Tentu saja pemerintah yang seharusnya paling bisa melakukan banyak hal dibanding kami,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Namun demikian, Hasbi menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus terlibat membantu masyarakat yang terdampak bencana. </p>
<p>&#8220;Insya Allah kita akan terus terlibat sesuai dengan kemampuan yang ada. Kita percaya ada banyak orang-orang baik yang mau membantu sesamanya yang sedang membutuhkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, saat ini banjir di Luwu Utara menggenangi sejumlah desa di tiga wilayah Kecamatan, diantaranya Desa Lewewe, Desa Lembang- Lembang, Desa Muktisari dan Desa Beringin Jaya di Kecamatan Baebunta Selatan.</p>
<p>Kemudian di Kecamatan Malangke Barat banjir merendam sebagian besar wilayah Desa Pombakka, Desa Wara dan Desa Limbong Wara.</p>
<p>Sementara di Kecamatan Malangke, setidaknya 7 desa ikut terdampak, yakni Desa Tolada, Desa Girikusuma, Desa Putemata, Desa Pettalandung, Desa Tingkara, Desa Malangke dan Desa Pattimang. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/mahasiswa-teknik-lingkungan-unhas-titip-donasi-ke-kklr-sulsel.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mahasiswa teknik lingkungan unhas titip donasi ke kklr sulsel]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/mahasiswa-teknik-lingkungan-unhas-titip-donasi-ke-kklr-sulsel-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[mahasiswa teknik lingkungan unhas titip donasi ke kklr sulsel]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Menyedihkan! Begini Derita Warga Luwu Utara Akibat Bencana Banjir Berkepanjangan</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59330/menyedihkan-begini-derita-warga-luwu-utara-akibat-bencana-banjir-berkepanjangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 23:40:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59330/menyedihkan-begini-derita-warga-luwu-utara-akibat-bencana-banjir-berkepanjangan</guid>

					<description><![CDATA[LUWU UTARA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Warga Desa Lawewe Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) saat ini sangat resah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUWU UTARA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Warga Desa Lawewe Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) saat ini sangat resah.</p>
<p>Bagaimana tidak, banjir yang merendam pemukiman warga sudah berlangsung cukup lama.</p>
<p>Hal tersebut terungkap dalam perbincangan di group WA Peduli Banjir Tana Luwu, Selasa, 14 Mei 2024.</p>
<p>&#8220;Kalau kami di Desa Lawewe tidak tahu harus bilang apa lagi karena selama kurang lebih 3 bulan air tidak lagi meninggalkan pemukiman warga,&#8221; ungkap Haddas Kudese, pemuda setempat.</p>
<p>Menurut Haddas, banjir yang melanda kampung halamannya menggenangi sekitar 70 persen pemukiman warga dan merendam sekitar 85 persen lahan pertanian warga.</p>
<p>&#8220;(Maka) bisa dibayangkan bagaimana keresahan masyarakat saat ini,&#8221; kata Haddas sembari memberikan emoticon tanda bersedih.</p>
<p>Hal serupa dikemukakan oleh Andi Asdar, salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara.</p>
<p>Dia melaporkan bahwa banjir juga melanda Desa Pombakka selama beberapa pekan terakhir dan melumpuhkan aktifitas warga.</p>
<p>&#8220;(Makanya) Desa Pombakka ini sangat butuh perhatian, khususnya untuk penanganan tanggul yang ada,&#8221; kata Asdar.</p>
<p>Tanggul yang dimaksud Asdar adalah yang membentengi pemukiman warga dari aliran sungai Rongkong yang belakangan ini memiliki debit air yang lebih besar.</p>
<p>&#8220;Pertahanan Desa Pombakka hanya tanggul. Kapan tanggulnya jebol maka kami masyarakat (akan) kehilangan mata pencarian (akibat banjir),&#8221; bebernya.</p>
<p>Hal tak jauh berbeda dijelaskan oleh Sekretaris Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.</p>
<p>Dikatakan Masriadi, banjir yang terjadi disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Rongkong sejak 26 Maret 2024 lalu.</p>
<p>&#8220;Banjirnya sudah lama, sejak 26 Maret. Sebagian besar masyarakat kami mengungsi ke luar desa, namun masih ada juga yang harus tinggal menunggui rumah meski tergenang air,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurut Masriadi, warga sudah beberapa kali meminta kepada pemerintah agar persoalan tanggul bisa segera dituntaskan, namun tak urung ada kejelasan hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Bahkan sudah pernah ada orang Balai yang datang meninjau. Tapi kata mereka, sulit untuk melakukan perbaikan jika genangan air masih tinggi. Mungkin terkait mobilitas alat berat ya,&#8221; gumannya.</p>
<p><strong>Puluhan Desa</strong></p>
<p>Baik Desa Lawewe, Desa Lembang-Lembang maupun Desa Pombakka hanyalah sedikit dari puluhan desa yang saat ini masih terendam banjir di Lutra.</p>
<p>Dari informasi yang berhasil dihimpun, saat ini banjir di Luwu Utara menggenangi Desa Lewewe, Desa Lembang- Lembang, Desa Muktisari dan Desa Beringin Jaya di Kecamatan Baebunta Selatan.</p>
<p>Kemudian di Kecamatan Malangke Barat banjir merendam sebagian besar wilayah Desa Pombakka, Desa Wara dan Desa Limbong Wara.</p>
<p>Sementara di Kecamatan Malangke, setidaknya 7 desa ikut terdampak, yakni Desa Tolada, Desa Girikusuma, Desa Putemata, Desa Pettalandung, Desa Tingkara, Desa Malangke dan Desa Pattimang.</p>
<p>Tak terhitung kerugian warga akibat bencana ekologis yang kerap terjadi dan berlangsung dalam waktu lama. Sayangnya belum ada solusi kongkrit dari pemerintah dan pihak terkait.</p>
<p><strong>Perhatian Publik</strong></p>
<p>Musibah banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini mendapat perhatian dari banyak pihak.</p>
<p>Tak terkecuali dari Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Dr Abdul Talib Mustafa.</p>
<p>Menurut Talib, banjir di Luwu Utara bukan masalah yang sederhana dan perlu penanganan yang sifatnya menyeluruh dan jangka panjang.</p>
<p>&#8220;Ini masalahnya tidak sederhana. Fakta seperti ini menjadi masalah yang kompleks bagi semua penduduk yang bermukim di semua daerah aliran sungai (DAS) Lutra, plus sarana produksi mereka seperti sawah, kebun, peternakan, dan sebagainya,&#8221; kata Talib, Senin, 13 Mei 2024.</p>
<p>Karena itu maka diperlukan penanganan yang menyeluruh dan jangka panjang untuk masalah ini.</p>
<p>&#8220;Paling tidak kepada mereka yang bakal jadi Bupati dan Wakil Bupati di Lutra ke depan harus sabar, konsern dan berjejaring penyelesaian masalah ini,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Talib menambahkan, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani bencana banjir di Luwu Utara antara lain dengan melakukan studi dan pemetaan wilayah-wilayah yang rentan mengalami banjir.</p>
<p>&#8220;Yang kedua adalah pembuatan desain penanganan DAS yang terintegrasi dengan wilayah pengembangan pemukiman dan ekonomi baru di Luwu Utara,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Talib menganjurkan agar jika sudah jadi, maka desain penanganan DAS Lutra harus sering diajukan ke jajaran Kementerian terkait.</p>
<p>&#8220;Lobby ke DPR RI khususnya kepada komisi terkait juga penting dilakukan untuk menjual gagasan ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain itu, akademisi Universitas Indonesia Timur itu juga menganjurkan agar pemerintah setempat sudah harus mempersiapkan pemukiman sementara bagi penduduk terdampak.</p>
<p>&#8220;Persiapkan (juga) pemukiman sementara di wilayah-wilayah yang akan dikembangkan bagi penduduk terdampak,&#8221; tutupnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/kondisi-bencana-banjir-berkepanjangan-di-luwu-utara.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kondisi bencana banjir berkepanjangan di luwu utara]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/kondisi-bencana-banjir-berkepanjangan-di-luwu-utara-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[kondisi bencana banjir berkepanjangan di luwu utara]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>KKLR Sulsel Salurkan Beras 1 Ton untuk Warga Terdampak Banjir di Luwu Utara</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-59320/kklr-sulsel-salurkan-beras-1-ton-untuk-warga-terdampak-banjir-di-luwu-utara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 18:02:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[KKLR]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-59320/kklr-sulsel-salurkan-beras-1-ton-untuk-warga-terdampak-banjir-di-luwu-utara</guid>

					<description><![CDATA[LUWU UTARA,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Organisasi paguyuban Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 1 ton kepada warga terdampak banjir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUWU UTARA</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Organisasi paguyuban Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 1 ton kepada warga terdampak banjir.</p>
<p>Kali ini bantuan yang merupakan bagian dari program KKLR Sulsel Peduli itu diserahkan kepada warga terdampak banjir di Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Selasa, 14 Mei 2024.</p>
<p>Tim yang dipimpin Wakil Bendahara BPW KKLR Sulsel Baharman Supri didampingi pengurus Departemen Kesejahteraan Sosial Darsan Dappy diterima oleh Sekretaris Desa Lembang-Lembang Masriadi disaksikan oleh sejumlah warga.</p>
<p>&#8220;Atas nama KKLR Sulsel, kami serahkan bantuan ini kepada masyarakat di Lembang-Lembang. Meskipun mungkin tidak banyak, tapi semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi yang menerimanya,&#8221; kata Baharman.</p>
<p>Baharman juga mengatakan bahwa KKLR Sulsel juga merasa perlu untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang harus dilakukan agar banjir yang menimpa masyarakat bisa segera ditangani dengan baik.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan setelah ini ada langkah lebih kongkrit yang bisa kita lakukan, tentunya dengan kolaborasi semua stakeholder yang ada,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu Sekretaris Desa Lembang-Lembang Masriadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada KKLR Sulsel atas bantuan yang diberikan.</p>
<p>&#8220;Kami ucapkan terima kasih kepada KKLR Sulsel yang sudah berkenan memberikan bantuan beras kepada warga kami yang sudah sekian lama menderita akibat banjir,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dikatakan Masriadi, banjir yang terjadi disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Rongkong sejak 26 Maret 2024 lalu.</p>
<p>&#8220;Banjirnya sudah lama, sejak 26 Maret. Sebagian besar masyarakat kami mengungsi ke luar desa, namun masih ada juga yang harus tinggal menunggui rumah meski tergenang air,&#8221; beber dia.</p>
<p>Menurut Masriadi, warga sudah beberapa kali meminta kepada pemerintah agar persoalan tanggul bisa segera dituntaskan, namun tak urung ada kejelasan hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Bahkan sudah pernah ada orang Balai yang datang meninjau. Tapi kata mereka, sulit untuk melakukan perbaikan jika genangan air masih tinggi. Mungkin terkait mobilitas alat berat ya,&#8221; gumannya.</p>
<p>Karena itu dirinya berharap, KKLR Sulsel dan pihak-pihak terkait yang lain dapat membantu mereka memperbaiki kembali tanggul yang jebol.</p>
<p>&#8220;Tanggul (yang jebol) harus diperbaiki agar banjir bisa surut. Dan itu butuh alat berat excavator, minimal 3 unit. Kalau cuman 1 unit kayaknya tidak efektif,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR Sulawesi Selatan Ir. Hasbi Syamsu Ali mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian serius kepada setiap bentuk bencana yang melanda wilayah Luwu Raya.</p>
<p>&#8220;Pasti kita sangat peduli karena ini adalah kampung halaman kita. Sebelumnya kita turun ke bencana banjir di Luwu, dan sekarang kita menyasar Luwu Utara yang ternyata dampak banjirnya juga sangat luar biasa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hanya saja, kata Hasbi, sebagai organisasi paguyuban, kekuatan KKLR tentu tidaklah sebanding dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah.</p>
<p>&#8220;KKLR ini hanya organisasi kekerabatan, sifatnya kekeluargaan. Tentu saja pemerintah yang seharusnya paling bisa melakukan banyak hal dibanding kami,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Namun demikian, Hasbi menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus terlibat membantu masyarakat yang terdampak bencana. </p>
<p>&#8220;Insya Allah kita akan terus terlibat sesuai dengan kemampuan yang ada. Kita percaya ada banyak orang-orang baik yang mau membantu sesamanya yang sedang membutuhkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, saat ini banjir di Luwu Utara menggenangi sejumlah desa di tiga wilayah Kecamatan, diantaranya Desa Lewewe, Desa Lembang- Lembang, Desa Muktisari dan Desa Beringin Jaya di Kecamatan Baebunta Selatan.</p>
<p>Kemudian di Kecamatan Malangke Barat banjir merendam sebagian besar wilayah Desa Pombakka, Desa Wara dan Desa Limbong Wara.</p>
<p>Sementara di Kecamatan Malangke, setidaknya 7 desa ikut terdampak, yakni Desa Tolada, Desa Girikusuma, Desa Putemata, Desa Pettalandung, Desa Tingkara, Desa Malangke dan Desa Pattimang. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/kklr-sulsel-salurkan-beras-1-ton-untuk-warga-terdampak-banjir-di-luwu-utara.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kklr sulsel salurkan beras 1 ton untuk warga terdampak banjir di luwu utara]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/05/15/kklr-sulsel-salurkan-beras-1-ton-untuk-warga-terdampak-banjir-di-luwu-utara-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[kklr sulsel salurkan beras 1 ton untuk warga terdampak banjir di luwu utara]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Banjir Rendam 4 Kecamatan di Brebes, Tim SAR Lakukan Evakuasi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-58209/banjir-rendam-4-kecamatan-di-brebes-tim-sar-lakukan-evakuasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 11:26:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-58209/banjir-rendam-4-kecamatan-di-brebes-tim-sar-lakukan-evakuasi</guid>

					<description><![CDATA[BREBES,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Banjir merendam beberapa Kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sejak Minggu (25/02/2023) malam. Laporan tersebut dibenarkan oleh BPBD Kabupaten Brebes kepada tim piket Kantor SAR Cilacap. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES</strong>, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Banjir merendam beberapa Kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sejak Minggu (25/02/2023) malam. Laporan tersebut dibenarkan oleh BPBD Kabupaten Brebes kepada tim piket Kantor SAR Cilacap. </p>
<p>&#8220;2 Tim Rescue dari Kantor SAR Cilacap dan USS Banyumas dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi pada Senin (26/02) pagi.&#8221; Ungkap Adah Sudarsa selaku Kepala Kantor SAR Cilacap. </p>
<p>4 Kecamatan yang terdampak diantaranya Kecamatan Larangan, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Wanasari, dan Kecamatan Brebes. </p>
<p>Sementara itu, data korban yang di evakuasi Tim Kantor SAR Cilacap dibagi menjadi 4. Diantaranya :</p>
<p>&#8211; Tim Alfa dengan worksite Desa Kebogadung Kecamatan Jatibarang mengevakuasi sebanyak 36 orang.</p>
<p>&#8211; Tim Bravo dengan worksite Desa Lengkong Kecamatan Wanasari mengevakuasi sebanyak 1 orang.</p>
<p>&#8211; Tim Charlie dengan worksite Desa Rengaspendawa Kecamatan mengevakuasi sebanyak 1 orang.</p>
<p>&#8211; Tim Delta di Posko Gabungan Desa Jagalempeni mengevakuasi sebanyak 2 orang.</p>
<p>Pada Senin (26/02) Pukul 20.00 Wib, debet air sudah mengalami penurunan dan dinyatakan kondusif.</p>
<p>Sementara seluruh tim SAR gabungan menuju Kantor BPBD Brebes untuk standby karena diperkirakan arus air akan naik melewati Kecamatan Brebes. </p>
<p>Dan pada pukul 21.50 wib, Tim melakukan pergeseran ke Desa Krasak Kecamatan Brebes untuk merespon permintaan bantuan evakuasi.</p>
<p>Sementara pagi ini, Tim melakukan pergeseran kembali ke beberapa titik banjir untuk melakukan pemantauan.</p>
<p>Adapun kondisi pada pagi hari tadi ketika dilakukan pemantauan di Desa Limbangan dan Desa Krasak Kecamatan Brebes, debit air sudah berangsur surut dan tidak ada lagi warga yang meminta bantuan untuk evakuasi.</p>
<p>&#8220;Pagi tadi ketika kami melakukan pemantauan di Desa Limbangan dan Desa Krasak Kecamatan Brebes, debit air sudah berangsur surut dan tidak ada lagi warga yang meminta bantuan untuk evakuasi.&#8221; Pungkas Adah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/02/27/img_1709033072703.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim SAR Lakukan Evakuasi Terhadap Lansia yang terdampak Banjir di Brebes]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/02/27/img_1709033072703-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim SAR Lakukan Evakuasi Terhadap Lansia yang terdampak Banjir di Brebes]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hari Ini Terjadi Banjir di Makkah Arab Saudi</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-50790/hari-ini-terjadi-banjir-di-makkah-arab-saudi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2022 16:45:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Makkah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-50790/hari-ini-terjadi-banjir-di-makkah-arab-saudi</guid>

					<description><![CDATA[MAKKAH,  aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Banjir terjadi di Makkah al Mukarramah, Saudi Arabia pada Jum&#8217;at (23/12/2022) yang disebabkan Intensitas Hujan Lebat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKKAH, <a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Banjir terjadi di Makkah al Mukarramah, Saudi Arabia pada Jum&#8217;at (23/12/2022) yang disebabkan Intensitas Hujan Lebat.</p>
<p>Cilacap.info mengetahuinya bermula dari unggahan video di Facebook pada akun salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) melansir laman berita almadinanews.</p>
<p>Pantauan Cilacap.info, terdapat 3 tayangan video yang diunggah mengenai Banjir di Kota Makkah.</p>
<p>Dimana dari video-video yang diunggah itu memperlihatkan Banjir yang tengah terjadi di Makkah dan menyebabkan mobil-mobil yang terparkir terbawa arus banjir, seperti yang terdapat pada tangkapan layar yang kami unggah.</p>
<p>Menurut keterangan Badan Pers Arab Saudi, bahwa hujan dan angin sedang hingga lebat dapat membatasi jarak pandang dan hujan lebat dapat turun di beberapa bagian wilayah yakni Makkah, Madinah, dan Tabuk.</p>
<p>Pusat Meteorologi Nasional negeri itu mengeluarkan peringatan cuaca di Makkah pada hari Jumat pagi tadi.</p>
<p>Sementara berdasarkan unggahan media almadinanews di Twitter, terdapat video jama&#8217;ah yang tengah melaksanakan umrah yang mana mereka diguyur hujan dan di atas langit Ka&#8217;bah tampak mendung ditutupi hujan lebat.</p>
<p>Masih dalam keterangan Almadinanews, bahwa Hujan ini juga disertai petir dan warga dihimbau oleh Otoritas setempat untuk tidak keluar rumah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/23/Tangkapan-Layar-Video-Banjir-di-Makkah-Arab-Saudi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tangkapan Layar Video Banjir di Makkah Arab Saudi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/12/23/Tangkapan-Layar-Video-Banjir-di-Makkah-Arab-Saudi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tangkapan Layar Video Banjir di Makkah Arab Saudi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>9.242 KK Terdampak Banjir di Cilacap bagian Barat</title>
		<link>https://www.cilacap.info/ci-33881/9-242-kk-terdampak-banjir-di-cilacap-bagian-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2020 21:52:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UPT BPBD Sidareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.cilacap.info/ci-33881/9-242-kk-terdampak-banjir-di-cilacap-bagian-barat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Akibat hujan dengan intensitas tinggi, hal ini mengakibatkan terjadinya banjir pada hari Senin, 14 Desember 2020, sekira pukul 02.00 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.cilacap.info" aria-label="Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Akibat hujan dengan intensitas tinggi, hal ini mengakibatkan terjadinya banjir pada hari Senin, 14 Desember 2020, sekira pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Sejumlah lokasi yang terdampak, di Kecamatan Sidareja, yakni: Ds. Sidareja, Ds. Gunung Reja, Ds. Tinggaraja, Ds. Sudagaran, Ds. Sidamulya, Ds. Tegalsari, Ds. Margasari.</p>
<p>Di Kecamatan Kedungreja: Ds. Bumireja, Ds. Rejamulya, Ds. Bangunreja, Ds. Ciklapa.</p>
<p>Di Kecanatan Bantarsari: Ds. Bantarsari, Ds. Rawajaya.</p>
<p>Di Kecamatan Gandrungmangu: Ds. Bulusari, Ds. Cisumur, Ds. Gintungreja, Ds. Sidaurip.</p>
<p>Kecamatan Patimuan: Ds. Bulupayung.</p>
<p>Korban terdampak banjir berjumlah 9.242 KK. 374 KK / 1.082 Jiwa mengungsi.</p>
<p>Rincian yang terdampak di Kecamatan Sidareja 6.754 KK, dengan 344 KK / 993 Jiwa mengungsi.</p>
<p>Di Kecamatan Kedungreja 1.252 KK terdampak. di Kecamatan Bantarsari 985 KK terdampak. di Kecamatan Gandrungmangu 1.404 KK terdampak dan 30 KK / 89 Jiwa mengungsi. Serta di Kecanatan Patimuan tercatat 251 KK terdampak.</p>
<p>Dalam musibah ini, adapun kerugian materil ± 9.242 unit rumah terdampak
dan TMA 10 – 150 cm.</p>
<p>Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Cilacap bersama Instansi terkait, yakni melakukan peninjauan lokasi kejadian dan melakukan Assesment bersama Forkompimcam dan dinas terkait.</p>
<p>&#8220;Selain itu, dilakukan operasi tanggap darurat dan kordinasi bersama relawan dan dinas terkait untuk penanganan darurat.&#8221; Kata Kepala UPT BPBD Sidareja, Agus Sudaryanto.</p>
<p>Pihaknya juga melakukan pendataan dan menginvetarisir kerusakan dan kerugian akibat kejadian bencana banjir. Serta melakukan pemantauan dan monitoring wilayah yang terdampak bencana melalui perangkat desa, Kasitrantib dan UPT BPBD.</p>
<p>&#8220;Selain itu, penanganan yang dilakukan yakni evakuasi korban banjir menggunakan perahu karet dan mendistribusikan bantuan Logistik untuk penanganan warga yang mengungsi. Dan Koordinasi dengan Dinas Sosial tekait Logistik Permakanan untuk pengungsian.&#8221; Jelas Agus, Senin (14/12/2020).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-banjir-di-gandrungmangu-cilacap.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="696"
				height="385">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi banjir di gandrungmangu cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-banjir-di-gandrungmangu-cilacap-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi banjir di gandrungmangu cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
