Sambut Tahun Baru Islam, Pertamina Cilacap Gelar PKM Sesuai Protokol

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Protokol kesehatan kembali diterapkan secara ketat oleh Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap saat menyelenggarakan kegiatan. Kali ini Pekan Kegiatan Muharram (PKM) 1442 Hijriyah di lingkungan RU IV yang menerapkan secara disiplin protokol di masa pandemi COVID-19 ini, pada Sabtu, 22 Agustus 2020.

Penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan menyambut tahun baru islam ini di antaranya dengan penyelenggarannya yang dibagi di dua titik, yakni Masjid Baiturrahiiim di Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Gunung Simping dan Masjid Baiturrahmah di Komperta Donan, Cilacap.

Menurut Sugiyo, Ketua Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina RU IV selaku penyelenggara PKM, tahun-tahun sebelumnya acara biasanya dipusatkan di Masjid Baiturrahmah. “Namun demi menerapkan protokol kesehatan kami disiplin melakukan social distancing dengan pembagian acara di dua lokasi,” jelasnya.

Selain itu, para peserta juga dibatasi hanya untuk anak-anak di lingkungan dua komperta tersebut, setelah sebelumnya melibatkan masyarakat umum. “Ini pun kami lakukan demi menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sugiyo menjelaskan, kegiatan diselenggarakan sejak Rabu-Minggu (19-23 Agustus 2020) dengan berbagai acara. “Dimulai kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) di masjid Baiturrahmah. “Dilanjutkan lomba-lomba seperti tenis meja, praktek wudhu, adzan, sholat, mewarnai, kaligrafi, doa harian, surat pendek, lomba ceria muslimah dan pawai muharram,” terangnya.

General Manager Pertamina RU IV Joko Pranoto saat melepas pawai Muharram di masjid Baiturrahim mengungkapkan, PKM menjadi sarana mengingatkan tahun baru hijriyah yang di awali bulan Muharram. “Bahwa tahun baru Islam itu ada dan layak diperingati oleh umat Islam. Terlebih bagi anak-anak, ini momentum sangat penting agar mereka mengetahui hal ini,” ujarnya.

Selain itu PKM yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini juga menjadi upaya menguatkan silaturrahmi, khususnya anak-anak di lingkungan perumahan Pertamina. “Karena pandemi, sangat terpaksa kami tidak melibatkan masyarakat umum. Ini semata-mata demi kebaikan dan kesehatan bersama,” pungkas Joko. *

Komentar