Pemuda yang Tenggelam di Sungai Banteran Kesugihan Cilacap Ditemukan

Tim SAR Gabungan temukan jasad santri yang tenggelam di Sungai Banteran
Tim SAR Gabungan temukan jasad santri yang tenggelam di Sungai Banteran

CILACAP.INFO – Seorang Pemuda atau Remaja berusia 19 tahun asal Kecamatan Kawunganten yang tenggelam di Sungai Banteran Kalisabuk Kecamatan Kesugihan Cilacap berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin, 22 Januari 2024 pukul 11.20 WIB.

Diketahui, Korban tersebut merupakan salah seorang Santri Pondok Pesantren yang pada Minggu (21/01) berniat menolong temannya yang tergelincir ke Sungai. Namun Nahas, Korban Tenggelam terbawa derasnya arus Sungai Banteran. Sementara itu, Teman korban yang sempat tergelincir ke Sungai berhasil selamat.

Kabasarnas Cilacap, Adah Sudarsa dalam keterangannya menyampaikan bahwa Korban telah ditemukan Senin siang tadi berjarak 2 kilometer dari lokasi kejadian.

“Pencarian di hari kedua ini oleh Tim SAR Gabungan membuahkan hasil setelah di hari pertama tidak ditemukan tanda-tanda adanya Korban saat dilakukan Pencarian, di samping kondisi Sungai cukup deras dan airnya yang keruh, sehingga dilanjutkan pencarian di hari kedua ini sejak Senin pukul 07.00 WIB pagi tadi. Korban ditemukan berjarak dua kilometer dari lokasi kejadian, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.” Terang Adah.

Penemuan jasad Korban itu kemudian dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Duka ke Kawunganten untuk dilakukan Pemulasaran.

Adapun upaya pencarian sejak pagi tadi, Tim SAR Gabungan membagi tim menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rubber Boat sejauh 2 KM.

SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki dan pemantauan via udara menggunakan Drone Thermal UAV. Sementara SRU 3 melakukan penyisiran di bawah air dengan body rafting sejauh 2 KM arah hilir.

“Terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat, yang telah berupaya melakukan pencarian hingga hari kedua ini. Dengan telah ditemukannya Korban, operasi SAR dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing.” Pungkasnya.

Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait