Kemarau Sungai Di Karangpucung ditanami Palawija

Kemarau Sungai Di Karangpucung ditanami Palawija
kekeringan warga di bantaran sungai pasir karangpucung tanam sayur untuk menggantikan padi (rri)

Cilacap.info — Kemarau begini malah warga yang tinggal dekat bantaran Sungai di Kecamatan Karangpucung memanfaatkannya dengan ditanami Palawija.

Diketahui, sudah beberapa bulan terakhir sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah tidak diguyur hujan. Faktor nya adalah karena musim kemarau, imbasnya kekeringan pun tidak bisa dihindarkan.

Dari kekeringan ini, masyarakat di sejumlah wilayah mau tidak mau merelakan untuk tidak menanam padi di sawah miliknya, terkecuali yang memang berani untuk menyewa jasa sedot air.

Tidak hanya itu, warga dibeberapa wilayah juga ada yang bahkan menyewa jasa sumur bor di areal persawahan dengan patungan bersama para petani lainnya. Hal tersebut agar bisa digunakan untuk mengairi sawah yang ditanami padi.

Namun terjadinya kekeringan tersebut, justru tidak membuat warga sekitar Sungai Pasir di Desa Karangpucung Kecamatan Karangpucung Cilacap untuk kehabisan akal. Mereka justru memanfaatkan areal sungai dengan menanami tanaman palawija seperti sayur-sayuran dan umbi-umbian.

Kemarau Sungai Di Karangpucung ditanami Palawija

Menanam Sayuran sebagai pengganti Alternatif padi Bukannya tanpa sebab. Mereka berinisiatif untuk menanam palawija di bantaran sungai itu, karena sungai tersebut memang mengering. Meski demikian masih ada genangan air yang bisa untuk digunakan menyiram tanaman palawija warga. Sehingga pada musim Kemarau Sungai Di Karangpucung ditanami Palawija.

Seorang petani palawija di daerah setempat, Jeje mengatakan. Sayuran-sayuran tersebut merupakan pengganti alternatif dari tanaman padi. Diantara sayuran-sayuran itu, selain untuk sendiri juga dijual ke pasar. Diantaranya Bayam, Kangkung, Lobak bahkan Umbi-umbian.

"Tanaman Palawija ini sebagai pengganti dari padi yang tidak ditanam, hasilnya selain untuk sendiri juga di jual ke pasar. Alhamdulillah dari ini bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga," Katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, warga sekitar telah menanam sayuranan sejak bulan April dan ia berharap sayuran-sayuran tersebut bisa di panen hingga memasuki musim penghujan tiba.

"Harapannya sayuran-sayuran ini bisa dipanen. Ya sebentar lagi memasuki musim penghujan, soalnya kalau musim hujan tiba kan air disungai juga banyak dan tidak bisa ditanami. Setelah itu akan kembali menanam Padi kalau musim hujan telah tiba" Ungkapnya.


Penulis : hasan
Editor : bayu

Author Info

Jumlah Artikel 210 Pos