oleh

Petani yang Hanyut di Sungai Cikawung Cimanggu Ditemukan

Cilacap.info – Nahas dialami seorang petani yang hendak pergi kesawah bernama Suparno (74). Ia berniat pergi kesawah dengan melintasi sungai cikawung cimanggu saat debit airnya naik karena hujan deras semalaman.

Ia hanyut disungai cikawung dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim Sar Gabungan dengan keadaan mengapung.

Pencarian hanyutnya Suparno ini memakan waktu selama 3 (tiga) hari dengan melakukan penyisiran di bantaran Sungai Cikawung Cimanggu.

Baca Juga :   Peringati 1 Muharram warga Cileumeuh Cimanggu Gelar Pawai Taaruf dan Dzikir dan Pengajian

Sejumlah Tim Sar Gabungan mencarinya dengan perlengkapan yang telah disediakan.

Dalam kegiatan ini sejumlah unsur ikut membantu melakukan pencarian dan penyisiran yang diantaranya Basarnas Cilacap, Koramil Cimanggu, Polsek Cimanggu, BPBD Majenang, dan sejumlah relawan kemanusiaan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya menyampaikan, bahwa korban ditemukan pada Selasa 24 Maret 2020 sekira pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :   1 ABK asal Cilacap Selamat dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Maluku

“Setelah tiga hari melakukan penyisiran dibantaran sungai cikawung, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian.” Kata I Nyoman Sidakarya.

Nyoman mengatakan, penemuan korban ini ditemukan di sungai Bantar yang sudah masuk Kecamatan Wanareja Cilacap.

“Korban di temukan dalam keadaan meninggal dunia tepatnya di jembatan kali bantar kecamatan wanareja kabupaten cilacap +- 25 Kilometer dan selanjutnya korban langsung di bawa ke rumah duka”, Jelasnya.

Baca Juga :   Pengundian Banjir Hadiah Berkah Jaya Sampang Cilacap

Setelah di temukanya korban, lanjut Nyoman, Operasi SAR langsung dintutup dan Unsur SAR Gabungan di kembalikan ke kesatuanya masing-masing. (*)