oleh

Mobil Perpus Keliling Diserbu Adik-Adik MI Darwata Glempang Maos

Cilacap.info – Melihat mobil Perpustakaan keliling, adik-adik dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darwata Glempang Kecamatan Maos langsung menyerbunya.

Tampak keceriaan adik-adik dari sekolah MIDAGAMA (MI Darwata Glempang Maos), mereka dengan riang gembira satu-persatu mengambil buku bacaan untuk mereka baca.

Bahkan mereka ingin membawa buku tersebut kerumah, Hal itu dikatakan Ibu Guru dari MI Darwata, Nisfatul Azizah.

“Anak-anak sangat antusias sekali menyambut perpustakaan keliling pada beberapa hari lalu.” Kata Nisfatul Azizah ketika dihubungi Cilacap.info, Jum’at (14/02).

Ia juga mengatakan, bahwa semangat anak didiknya dalam membaca buku merupakan nilai yang positif. Hal itu terlihat dan sebagaimana yang dikatakan siswa-siswi kami.

“Siswa-Siswi kami penuh semangat dalam membaca buku, bahkan mereka berkeinginan meminjam buku tersebut untuk dibawa pulang. Namun sangat disayangkan, pasalnya buku-buku bacaan milik Perpusda Cilacap hanya bisa dipinjam dan dibaca ditempat tak boleh dibawa pulang.” Imbuh Ibu Guru MI Darwata.

Masih diterangkan oleh Nisfatul Azizah, bahwasanya kegiatan membaca buku bukan hanya pada saat perpustakaan keliling datang. Namun kegiatan membaca buku di sekolah tersebut merupakan program dari MIDAGAMA untuk memberikan edukasi terkait Literasi kepada siswa-siswi.

“Program ini merupakan salah satu program literasi di midagama, dan mudah-mudahan program ini terus keberlanjutan.” Ucapnya.

Menurut penuturannya, pihak sekolah telah menghubungi Perpustakaan Daerah dan Dinas Kearsipan Cilacap untuk mendatangi MI Darwata. Dan hal itu langsung direspon oleh Perpusda dengan mendatangi MI Darwata dengan menggunakan mobil Perputakaan Keliling.

Atas respon cepat itu, Ia (Nisfatul Azizah) mengucapkan terimakasih kepada Perpusdan dan Dinas Kearsipan Cilacap.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Perpusda dan Dinas Kearsipan Kabupaten Cilacap yang sudah sangat cepat merespon surat permohonan kami dan langsung meresponnya dengan disposisi.” Paparnya ibu guru yang juga sekretaris PAC Fatayat NU (Nahdlatul Ulama) Maos ini.