oleh

Miris, Jenazah Positif Corona ditolak oleh warga 3 Lokasi di Banyumas

BANYUMAS, Cilacap.info – Miris, jenazah positif corona ditolak warga di 3 (tiga) lokasi di Banyumas karena warga takut tertular. Karenanya warga dari 3 lokasi menggelar demo untuk menolak jenazah tersebut.

Aksi demo warga di Banyumas tersebut lantas mendapat perhatian sejumlah elemen masyarakat.

Aksi demo tersebut juga turut diamankan oleh Kepolisian Banyumas dan TNI Kodim Banyumas.

Seperti yang tersebar di media sosial, sebuah tayangan video tampak kerumunan warga tengah menggelar aksi demo. Dalam aksi tersebut aparat TNI dan Polri turut menenangkan massa.

Baca Juga :   Warga Banyumas Yang Terkena Gangguan Jiwa Luluh Saat di Rayu Gubernur Jateng untuk di Rawat di Klaten

Tampak juga saat demo warga yang menolak pemakaman jenazah covid-19, Bupati Banyumas IR. Achmad Husein mencoba berusaha untuk menenangkan warga.

Bahkan jenazah yang telah dimakamkan itu kembali dibongkar guna dipindahkan dan dibawa dengan ambulance.

Jenazah tersebut merupakan pasien yang sebelumnya di rawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Banyumas, dia meninggal pada hari selasa (31/3) kemarin.

Baca Juga :   Sosok Alumni Ponpes Al Ihya Ulumaddin dibalik Target 10 Ton Beras untuk Muktamar NU

Namun ketika dimakamkan di TPU, 3 warga dilokasi menolaknya lantaran takut tertular.

Sementera itu Bupati Achmad Husein mengatakan, bahwa jenazah positif corona yang telah meninggal dunia itu tidak berbahaya. Pasalnya masih kata Bupati, bahwa virus tersebut adanya di dalam tubuh jenazah jadi tak perlu takut.

“Lah wong saya aja berani pa.” Tutur Bupati dalam tayangan video. Namun kendati warga takut dengan info covid-19, bahkan bisa menular maka hal itu teramat sulit untuk dijelaskan apalagi diindahkan.

Baca Juga :   Harga Cabai di Purwokerto Banyumas Berangsur Turun

Dalam kejadian tersebut, Bupati Banyumas ambil bagian untuk ikut membongkar kembali makam jenazah positif corona dan selanjutnya jenazah tersebut dibawa dengan ambulance.