Lapas High Risk Pasir Putih Bersinergi dengan UNODC

lapas high risk pasir putih bersinergi dengan unodc
lapas high risk pasir putih bersinergi dengan unodc

NUSAKAMBANGAN, CILACAP.INFO – Selasa (26/10), Sehubungan dengan kegiatan konsultasi pembinaan narapidana teroris, Kepala Lembaga Pemasyarakatan high risk Pasir Putih, Fajar Nur Cahyono memberikan dorongan kepada pegawainya terutama pada jajaran pembinaan, wali, dan pamong untuk bisa menikuti kegiatan tersebut yang mana kegiatan tersebut berkonsultasi dan berdiskusi langsung dengan pihak UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) atau Kantor PBB Urusan Obat-obatan dan Kejahatan.

Kegiatan diskusi dan konsultasi bersama dengan UNODC ini diselenggarakan di ruang teleconference dengan dipimpin langsung oleh Kasi Binadik, Heri Sutriadi dan dihadiri oleh staf pembinaan beserta dengan para wali dan pamong narapidana teroris guna meninjau dan meningkatkan giat pembinaan yang sudah berjalan di lapas high risk pasir putih.

Salah satu diskusi yang dibahas antara UNODC dan dalam kegiatan tersebut yaitu kegiatan pembinaan di bidang keagamaannya, yang mana dala lapas supermaximun pasir putih ini merupakan lapas dengan sistem penempatan one man one cell, yang artinya satu orang narapidana ditempatkan pada satu ruang kamar hunian, maka semua kegiatan baik itu keagamaan maupun kegiatan lainnya seperti angin-angin dilakukan di dalam kamar hunian saja tanpa dikeluarkan dari kamar hunian tersebut, kecuali jika ada kegiatan kunjungan video call atau kegiatan bon idensos dan penggalangan atau kegiatan lainnya, maka napiter akan dikeluarkan dengan pengawalan langsung oleh TTD (tim tanggap darurat) sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan.

Selain itu UNODC juga mempertanyakan mengenai cara lapas untuk membina napiter tersebut, di lapas pasir putih kegiatan pembinaan bisa dilaksanakan secara berdialog langsung dengan mendatangkan ustadz yang berkompeten maupun dengan mantan napiter yang telak mengikuti program NKRI melalui kolaborasi langsung dengan Densus 88 dan BNPT, selain berdialog langsung kegiatan pembinaan juga bisa dilakukan dengan cara memberikan buku-buku dari pihak BNPT dan juga membahas lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pembinaan dinlapas pasir putih.

UNODC juga meninjau langsung kegiatan pembinaan IDENSOS serta melihat langsung buku-buku apa saja yang biasanya dipinjamkan kepada narapidana teroris. Dengan adanya kegiatan diskusi dan konsultasi dengan pihak UNODC ini diharapkan bisa lebih paham mengenai pembinaan yang diberikan kepada napiter dan pembinaan di lapas high risk pasir putih bisa lebih ditingkatkan lagi dan bisa mengembalikan napiter ke pangkuan NKRI kembali.

Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait