oleh

Ketua Umum PBNU Silaturahim ke Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap

CILACAP.INFO – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA berkunjung ke Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Kesugihan. Kamis (20/02/2020).

Dalam kegiatan Silaturahim tersebut, Kiai Said berkunjung ke Pondok Pesantren Al Ihya ‘Ulumaddin untuk menghadiri acara haul ke-61 KH. Achmad Badawi Hanafi. Bersamaan dengan Haul KH Achmad Badawi Hanafi, Ma’had Al Ihya ‘Ulumaddin juga bertepatan dengan miladnya yang ke 95. Acara Haul tersebut juga turut diramaikan Majelis Sholawat Azzahir.

Baca Juga :   Berita Populer Terkini, Sanwane Esor, dan Kabar duka Angel Karamoy

Tonton Azzahir di Cilacap

Begini Inti Pengajian KH. Said Agil Siroj dalam silaturahim di Unugha pada 20 februari 2020 kemarin.

Bahwa Setiap manusia memiliki 2 sifat, yaitu :

1. Sifat Ghodhobiyyah (صفة غضبية) yang berarti sifat superior : sifat ingin di depan, memimpin, tidak mau kalah, jumowo, kumoluhur, dan sifat ingin selalu di atas orang lain.

Jika sifat tersebut dikelola dengan baik, niatnya benar, caranya benar dan tujuannya benar, maka sifat itu disebut “himmah” (همّة) yang berarti cita-cita. Hal senada juga dikatakan oleh Syeikh Ibnu Ajibah:
والهمة : القوة المنبعثة في طلب المقاصد (إيقاظ الهمم : ٨٩)
“Himmah adalah kekuatan yang mendorong dalam mencapai tujuan;

Baca Juga :   Bupati, Dandim 0703, Kapolres Cilacap Ziarah dan Tabur Bunga

2. Sifat Syahwatiyah (صفة شهوتية), yaitu setiap manusia memiliki keinginan dan selera terhadap sesuatu yang bersifat material. Jika sifat tersebut dikelola secara baik: niatnya benar, caranya benar dan tujuannya benar, maka disebut “azimah” (عزيمة) yang berarti ketetapan (kemauan) kuat untuk mencapai sesuatu. Contoh ingin memiliki harta seperti : memiliki rumah bagus, kendaraan, sawah dll.

Baca Juga :   SATPOL Air Himbau Tetap Waspada Terkait Kemunculan Buaya di Perairan Cilacap

“Dua sifat tersebut jika dikelola secara baik dan profesional, maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Kuat secara finansial (well financed) dan kuat secara politik (well powered).” Ucap Kiai Said Aqil Siradj.

Diharapkan oleh Kiai Said, 2 kekuatan tersebut juga dapat dimiliki oleh para kader NU. Sehingga ke depan NU selalu di depan dan memimpin.