Wanita Yang Gabung ISIS kini Kembali ke Jerman

ilustrasi wanita bercadar
ilustrasi wanita bercadar

Berlin, Cilacap.info – Seorang wanita yang diyakini bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Syam kini telah kembali ke Jerman. Wanita itu kembali bersama ketiga anaknya.

Wanita bernama Laura adalah wanita yang pertama kembali ke jerman dari Suriah. Wanita tersebut sebenarnya berasal dari negara bagian Hesse. Dan kini dia tiba di bandara Frankfurt dengan jalur penerbangan dari Erbil Irak pada Sabtu (23/11/2019).

Ketika sudah tiba di jerman, Laura tidak segera ditangkap oleh petugas kepolisian negara jsrman. Namun dia menjadi subjek investigasi atas dugaan keanggotaannya di organisasi teroris ISIS.

Kini Paspor wanita tersebut disita, sentara kedua anaknya itu dipercayakan kepada seorang kerabat dekat.

Diketahui, Laura dikabarkan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS dengan dua anak dan juga suaminya asal AS kelahiran Somalia.

Laura dikaitkan dengan kaum fundamentalis Islam di Jerman dan dia juga diduga memposting panggilan online untuk donasi bantuan. Bantuan ini untuk disalurkan ke Suriah dan dia kpergiemudian pergi menuju keneagara dimana organisasi fundamentalis itu berada.

Wanita itu sempat ditangkap oleh pasukan Kurdi dan suaminya sendiri telah tewas dengan sia-sia. Wanita itu kini menyatakan berpaling dari pemahamannya terhadap ISIS.

Dari banyak sumber, bahwasanya Laura dibantu oleh AS untuk pindah ke Erbil dari kamp penjara Al-Hol di Suriah timur laut.

Diketahui, bahwasanya Otoritas Kurdi telah berulang kali mendesak negara-negara Barat untuk menerima warga negara mereka yang terkait dengan ISIS. Karena aejauh ini, banyak negara-negara yang menghindari pemulangan mereka.

Sedangkan, Laura adalah orang pertama yang dipulangkan ke Jerman dan mengizinkan beberapa anak yatim untuk kembali.

Hal itu setelah Turki menginvasi Suriah utara bulan lalu, dan dari itu banyak orang yang keluar dari penjara dan kamp yang dipimpin orang Kurdi.

Dua minggu sebelumnya, Turki mengatakan akan memulangkan tujuh orang anggota ISIS yang ditangkap ke Jerman.

Sedangkan negara seperti Austria, Belgia, Inggris dan Prancis telah memulangkan beberapa anak yatim. Sejumlah wanita dan anak-anak diterima oleh Amerika Serikat.

Awal bulan ini, seorang bocah Albania yang dibawa ibunya untuk bergabung dengan IS di Suriah kembali ke rumahnya di Italia.

Lusinan perempuan dan anak-anak dipulangkan oleh Kazakhstan, Uzbekistan, dan Kosovo juga.

 Penulis :    ayu
 Editor   :    Bayu
Jumlah Artikel 50 Pos
Loading...