oleh

Heboh, Telur Asin Dari Gandrungmangu Cilacap Seperti Balut Filipina di Banyumas

BANYUMAS, CILACAP.INFOBanyumas di gegerkan ratusan telur asin berwarna cokelat dan seperti balut yang ada di filipina. Namun jika Balut Filipina ada embrio itik sedangkan telur asin yang menghebohkan banyumas tidak ada embrio itik.

Telur-telur tersebut didapat oleh penjual telur di banyumas yang diambil dari Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

Ratusan Telur-telur bebek yang dijadikan telur asin itu warnanya cokelat dan teksturnya kenyal bahkan bisa memantul.

Fenomena telur asin berwarna cokelat tersebut awal diketahui pada Rabu, 5 Februari 2020 sekira pukul 13.30 WIB oleh Ibu Ugi.

Baca Juga :   Usai Viral Pemuda Mandi, Begini Tanggapan Kapolres Kebumen

Ia ibu ugi membeli telur di kediaman ibu Komaroh yang berada di Desa Karangklesem Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.

“Saat mencoba membuka cangkang telur asin, warna pada telur tak seperti biasanya, warnanya cokelat dan begitu kenyal seperti gel.” Kata ibu Ugi, Kamis (6/2).

Ibu Ugi juga menerangkan, bahwa jika dilihat dari ukuran telur asin tersebut besarnya seperti telur asin pada umumnya, namun tidak ada rongga udara.

Baca Juga :   Gegara Sebar Hoax Pasien Corona Kabur, Emak-emak di Kota Banjar Terancam 6 Tahun

“Biasanya telur jika telur asin rebus ketika dibuka kan ada udaranya, tapi ini tidak ada, kemudian saya bertemu ibu Komaroh dan menanyakan terkait telur asin tersebut.” Paparnya.

Kemudian, Telur bebek yang telah diasinkan itu yang terdapat dikediaman ibu komaroh dengan jumlah 120 butir ia simpan.

Kemudian Ibu Komaroh melaporkan fenomena telur itik yang berwarna cokelat itu ke pihak desa. Lalu dilanjutkan ke puskesmas terdekat.

Baca Juga :   Waspada Cuaca Ekstrem di Banyumas

Dalam hal ini, pihak puskesmas pekuncen, didampangi oleh anggota babinsa karanglesem Koramil 16 Pekuncen. Dan juga anggota Polsek Pekuncen Banyumas mendatangi kediaman ibu Komaroh.

Selanjutnya telur-telur tersebut di bawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas untuk di lakukan pemeriksaan laboratorium apakah mengandung zat berbahaya atau tidak.

Setelah uji tes laboratorium, Dinkes Banyumas menyatakan bahwa telur-telur tersebut negatif zat berbahaya (Boraks maupun Formalin).