oleh

Gusdurian Majenang Peduli Sesama dengan Bagikan Masker Gratis

Cilacap.info – Sejarah panjang Gusdurian Majenang dari suatu perkumpulan yang akhirnya menjadi komunitas dan selalu mengadakan rutinan menyimak kitab-kitab kuning dan dzikir.

Suatu komunitas yang bermula lahir dari kekaguman kepada sosok mantan presiden Republik Indonesia yang juga seorang ulama, Almaghfurlah Kiai Haji Abdurrahman Wahid (Gusdur).

Hadirnya gusdurian di Majenang membawa misi yang mungkin dipandang salah oleh orang lain karena diibiratkan murtad hanya karena masuk gereja, seperti pada waktu yang lalu.

Komunitas Gudurian membawa kedamaian, membawa misi Rahmah dilingkungan sekitar (Majenang), berbagai kegiatan keagamaan juga kerap diselenggarakan oleh Gusdurian Majenang ini.

Baca Juga :   Kamis 13 Februari 2020, Prakiraan Cuaca di Cilacap Hujan Sore Hari

Inilah Gusdurian yang tidak banyak orang tau, misi rahmah yakni berupa kemanusiaan seperti peduli kepada sesama, menggelar santunan kepada anak yatim dan juga khitan massal juga diselenggarakan belum lama ini.

Di dalam Al-Qur’an Surah Al Baqoroh ayat 216, Bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Seperti yang dikatakan Ketua Gusdurian Majenang, Haji Murtadho, Cinta kasih berangkat dari kecintaan kepada sesama, sehingga segala apapun yang dilihat adalah sama-sama Makhluk Cipataan-Nya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Kompak, Dandim, Bupati dan Kapolres, Hadiri Pisah Sambut Kepala KSOP Kelas II Cilacap

Berkisah tentang Gusdurian dan kondisi terkini, yaitu musibah dan wabah covid-19 yang telah sampai indonesia menimbulkan keprihatinan.

Bahkan masker guna mencegah atau meminimalisir masuknya virus mulai langka dan selain itu harganya juga naik cukup tinggi.

Melihat hal ini Komunitas Gusdurian majenang dan ponpes pembangunan miftahul huda mengadakan pembagian masker secara gratis.

Baca Juga :   Ada Rusa Liar Masuk Rumah Warga di Bolang Dayeuhluhur

Haji Murtadho ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa kegiatan tersebut yakni merupakan bentuk kepedulian kepada sesama.

Dalam hal ini lanjut Haji Murtadho, Gusdurian dan Pondok Pesantren Miftahul Huda bekerja sama dengan YUTAKA INDONESIA – CV. KARYA BERSAMA.

Adapun kegiatan akan dilaksanakan pada hari Rabu 25 Maret 2020 dengan menyasar ke ponpes-ponpes wilayah sekitar (majenang) terlebih dahulu.

“Jadi kegiatan ini rencana akan dilaksanakan pada Rabu hari ini, kita akan mengalokasikan masker-masker ini ke pondok-pondok pesantren.” Ucapnya.