oleh

Fakta News: Penipuan Oknum Qnet Pernah Gencar di Kota Banjar, Ciamis, Tasikmalaya dan Cilacap

Cilacap.infoFakta News: Penipuan Oknum Qnet Pernah Gencar di Kota Banjar, Ciamis Tasikmalaya dan Cilacap sekitar tahun 2011 dan 2012 an. Para korbannya yakni orang-orang kampung.

Mereka dibohongi oleh member Qnet Amoeba Surya Kencana, dibohongi untuk plesiran juga.

Menurut korban yang pernah join MLM Qnet kepada Cilacap.info, bahwa dia berawal join Qnet itu karena diprospek oleh kerabatnya.

“Awalnya diajak jalan-jalan katanya gratis ya mau aja, ngga taunya dibawa ke tasikmalaya ke sebuah gedung. Disana banyak orang juga, ada yang dari Bandung, Garut, Pangandaran, Cilacap juga banyak mas.” kata dia (wanita) kepada Cilacap.info yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga :   Massa Turun Aksi Tolak Money Game Qnet dan Dukung Polres Lumajang

Masih menurut dia, beberapa orang memakai jas melakukan presentasi dengan menunjukan produk seperti lambar, namun bening.

“Ada orang yang diangkat dengan satu tangan setelah tangan ditempelkan produk tersebut. Saya waktu itu pun heran ko bisa ya, ya mirip sulap gitu, terus mereka bilang bahwa produk itu bisa mengobati berbagai macam penyakit.” Ujarnya.

Baca Juga :   Modus Penipuan dengan Menuduh Korban Melakukan Pembacokan

Dia menerangkan, esoknya diprospek oleh kerabat dia dengan membawa teman lainnya yang sudah join. Hal itu dilakukan terus-menerus.

“Teman besoknya datang terus ke rumah dan meyakinian saya, kalau saya bisa sukses bareng kalau join. Sifatnya juga teman maka saya waktu itu tak begitu menaruh kecurigaan penipuan. Saya ijin orang tua tapi tidak boleh, namun teman saya meyakinian orang tua saya dan pada akhirnya saya join dengan cara menjual motor. Dari Qnet, Sekarang kalau ada yang menawarkan bisnis seprti ini, ngga akan mau, saya trauma dan menyesal. Saya dan Teman juga ya sama-sama korban penipuan.” Terangnya.

Baca Juga :   Viral, Ketua KNPI Cilacap Minta Duit di Whatsapp, Ternyata Akunnya di Hack

Ia juga memberikan pesan, untuk masyarakat untuk jangan tergiur bisnis dengan model semacam itu. “Jika ada teman yang membawa jalan-jalan dan tidak taunya dibawa ke gedung dan ada presentasi, maka kalau pulang dan di prospek jangan mau. Kalau dengan teman ngga enak, ya gimana caranya menolak yang halus, pokoknya jangan mau aja.” katanya kepada Cilacap.info.