CILACAP.INFO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, melalui UPTD PKBD Majenang dan pihak-pihak terkait, terus melakukan penanggulangan darurat.
Yakni terhadap bencana tanah longsor dan pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Dayeuhluhur, khususnya di Desa Bingkeng dan Desa Dayeuhluhur.
Kegiatan pemantauan dan penanganan di lapangan dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, dari pukul 10.00 hingga 16.30 WIB, melibatkan BBWS Citanduy, Camat Dayeuhluhur, Polsek Dayeuhluhur, pemerintah desa setempat, serta masyarakat.
“Di Desa Bingkeng, di Dusun Cikadu, material longsoran yang sebelumnya menutupi akses jalan penghubung antar RT RW telah berhasil dibersihkan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo.
Proses pembersihan yang berlangsung selama sekitar dua hari tersebut telah selesai pada Rabu, 20 Mei 2026.
“Saat ini, akses jalan sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” imbuhnya.
Sementara itu, penanganan berlanjut di Desa Dayeuhluhur, Dusun Picungdatar, dengan fokus pada ruas jalan desa yang mengalami kerusakan dan amblas akibat pergerakan tanah.
“Alat berat yang digunakan sebelumnya di Desa Bingkeng telah dialihkan ke lokasi tersebut untuk melakukan pekerjaan darurat seperti perataan, pemadatan, dan pengurugan badan jalan,” terangnya.
Selain itu, juga dilakukan pembuatan saluran drainase di sisi kanan dan kiri jalan yang dikerjakan secara manual melalui kerja bakti masyarakat untuk mendukung perbaikan sementara infrastruktur yang terdampak.
Estimasi waktu penanganan darurat di lokasi tersebut diperkirakan berlangsung selama dua hari.
Camat Dayeuhluhur, Eman Suherman juga mengimbau pemerintah desa yang terdampak untuk segera menyusun proposal permohonan bantuan tambahan dana desa melalui Dispermades Kabupaten Cilacap, guna mendukung perbaikan infrastruktur pascabencana.
Mengingat kondisi cuaca yang masih sering hujan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya pergerakan tanah susulan.
BPBD Cilacap menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan berjalan cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat.
