CILACAP.INFO – Sebuah rumah milik warga di Dusun Pahonjean RT 05 RW 02, Desa Pahonjean, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap roboh setelah diguyur hujan deras dalam durasi cukup lama, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Ibu Titin (37), warga setempat. Bangunan rumah non permanen berukuran 6 x 8 meter itu ambruk rata dengan tanah akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan beban air hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, berdasarkan laporan petugas, hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur wilayah Desa Pahonjean dan sekitarnya sejak Jumat sore hingga malam hari, 15 Mei 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.
“Beruntung saat kejadian penghuni rumah bersama anaknya sedang berada di luar rumah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” ucap Taryo.
Namun, korban yang terdiri dari 1 kepala keluarga dengan 4 jiwa kini harus mengungsi ke rumah keluarganya.
Plt. Ka. UPTD PKBD Majenang bersama unsur terkait langsung melakukan peninjauan lokasi guna pendataan dan penanganan awal.
Warga sekitar juga bergotong royong membersihkan material bangunan yang roboh serta membantu memindahkan barang-barang milik korban ke tempat yang lebih aman.
“Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta,” ungkapnya.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pemerintah desa juga diarahkan untuk mengajukan bantuan perbaikan rumah melalui Baznas, Dinas Sosial, maupun Bantuan Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Cilacap.
“Adapun kebutuhan mendesak korban saat ini berupa bantuan bahan bangunan rumah dan logistik permakanan,” pungkasnya.

