Setidaknya 305 warga sipil tewas oleh pasukan pro-pemerintah antara Januari dan Maret, 52,5 persen dari semua kematian dalam periode itu.
Dengan lonjakan kekerasan, ada keputusasaan yang tumbuh untuk perdamaian di antara orang-orang Afghanistan biasa. “Jika pembicaraan gagal, pertempuran akan semakin intensif dan rakyat Afghanistan akan lebih menderita,” kata Azami.
“Taliban akan berusaha meningkatkan kontrol teritorial mereka dan memberikan tekanan maksimum pada pemerintah Afghanistan dengan berusaha untuk merebut kota-kota, termasuk ibukota provinsi dan mengambil kendali atas jalan raya utama,” katanya.
Azami mengatakan rakyat Afghanistan dan seluruh dunia harus berurusan dengan “kekosongan keamanan yang memungkinian di mana kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan ISIL menemukan tanah subur”.
“Peningkatan produksi obat-obatan dan meluapnya pengungsi akan menimbulkan tantangan serius tidak hanya ke Afghanistan tetapi ke seluruh wilayah dan seluruh dunia,” katanya.
Tampilkan Semua
