Wartawan ini Ditangkap Polres Cilacap Karena Menipu Tukar ATM

polres cilacap ungkap penipuan dengan cara mengganti kartu atm
polres cilacap ungkap penipuan dengan cara mengganti kartu atm

Cilacap.info – Kartu Pers ternyata tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia, bukannya menulis dan mempublish hal baik, wartawan ini malah menipu orang. Mirisnya kartu persnya berentet banyak.

Padahal wartawan kan harusnya menulis berita, ya apa saja salah satunya kriminal. Bukannya memberitakan hal tersebut malah wartawan satu ini yang jadi kriminal. Mungkin di Penjara, dia hendak menulis napi lainnya.

Hal ini berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Cilacap Polda Jawa Tengah (Jateng).

Kejadiannya bermula di sebuah ATM di wilayah Kabupaten Cilacap. 2 (dua) orang pelaku yang memiliki Kartu Anggota Ormas dan banyak Kartu Pers ini memulai aksinya dengan menukarkan kartu ATM orang yang sedang mengambil uang di ATM.

Sebutlah Pelaku ini berinisial SLM (45) warga Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satriya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Satunya lagi SRD alias Kopral (42) warga Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman Kota Jakarta Timur.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno G. Sukahar menjelaskan. Bahwa pelaku ini melakukan aksinya di ATM di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap.

“Jadi modus operandi pelaku ini yaitu mencari tempat ATM yang sedang digunakan mengambil uang oleh calon korbannya. Alih-alih seperti ada keperluan di ATM, mereka kemudian masuk dan seolah menunggu antrean.” Ucap Kasat Reskrim Polres Cilacap saat Konferensi pers di mapolres Cilacap, Senin (2/12/2019).

Masih lanjutnya. Ketika pengguna ATM telah selesai bertransaksi ataupun mengambil uang, pelaku lalu mendekati korbannya dan mengalihkan perhatian.

“Ketika melihat kartu ATM keluar dari mesin, kedua pelaku ini memulai mengalihkan perhatian korbannya. Lalu ATM korban diganti dengan ATM Palsu, lalu sejumlah uang yang ada di kartu ATM korbannya ini digasak pelaku. Jadi saat didalam, pelaku ini mengawasi korban dan telah mengetahui PIN korbannya.” Terang Kasat Reskrim.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Yakni tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka diancam 7 (tujuh) tahun penjara.” Pungkas Kasat Reskrim.

Penulis : Redaksi Cilacap.info
Editor : bayu
Jumlah Artikel 405 Pos
Loading...