Dinilai Lalai Kalapas Narkotika Nusakambangan dinonaktifkan

cilacap info
cilacap info

Cilacap – Kalapas Narkotika dinonaktifkan karena lalai terhadap ke 13 anak buahnya yang dinilai melanggar prosedur operasial.

Diketahui beredar Viral sebuah video berdurasi 1 menit 22 detik di media sosial yang mempertontonkan Napi Narkotika di Pukul, Diseret dengan kondisi tangan masih dalam keadaan terborgol.

Mereka para tahanan narkotika merupakan para tahanan yang di pindahan dari Lapas Krobokan dan Lapas Bangli, Bali ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Kejadian ini membuat Junaedi geram. Junaedi yang merupakan Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Produksi Kemenkum HAM mengatakan, Insiden itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap standar operasional prosedur.

“Peristiwa ini merupakan pelanggaran prosedur, sekali lagi, ini pelanggaran prosedur, pelanggaran prosedur ini dilakukan oleh para petugas sebagaimana video yang sementara ini beredar di masyarakat,” kata Junaedi saat jumpa perd di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/5).

Junaidi mengatakan bahwa sebanyak 13 petugas yang melakukan tindakan kekerasan tersebut telah diperiksa. Ia menilai Kalapas Nusakambangan lalai dan tidak mamp mengendalikan para anak buahnya.

“Saat ini, Kalapas Narkotika telah dinonaktifkan, ditarik ke kantor wilayah dan Kemudian kepala kantor wilayah menunjuk pelaksana harian, yaitu pejabat Kabid Pembinaan Lapas Batu, saudara Irfan Wijaya, untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala di Lapas Narkotika Nusakambangan,” jelas Junaedi.

Junaidi menjelaskan awal kejadian itu, yakni Kamis (28/3/2019). Saat itu, sebanyak 26 narapidana dipindahkan dari Lapas Krobokan dan Lapas Bangli menuju Lapas Nusakambangan.

“Sampai saat ini, ketiga belas petugas ini terus didalami oleh tim dan apabila pelanggaran ini kategori berat, ringan, sedang, sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan, maka akan dijatuhi hukuman secara administrasi kepegawaian, didasarkan atas PP 53 dan kemudian juga Pertanggungjawaban secara hukum mesti mereka harus dimintakan dan mereka harus lakukan,” sambungnya menegaskan.


Penulis : hasan
Editor : bayu
Jumlah Artikel 352 Pos