Kisah Apudin, Belasan Tahun Mengajar di Dusun yang Jauh dari Kota Cilacap

Apudin bersama murid SD Negeri 1 Ujungalang Filial ketika selesai belajar mengajar
Apudin bersama murid SD Negeri 1 Ujungalang Filial ketika selesai belajar mengajar

Cilacap.info – Namanya Apudin, dia seorang guru yang sudah belasan tahun mengajar di dusun Bondan, Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut, Cilacap.

Sekelumit kisah apa yang Apudin lakukan, membuat kita terenyuh, bukannya tanpa sebab. Apudin yang diketahui pindahan dari tangerang pada 1990 itu menjadi guru di dusun terpencil yang jauh dari kota Cilacap.

Pasalnya saat ke Cilacap, dia kala itu sempat membuka tambak, namun usahanya itu kemudian bangkrut.

Sekira tahun 2002, saat itu di sebuah desa di Kecamatan Kampung Laut, tepatnya di Desa Ujungalang Dusun Bondan, berdirilah sebuah Sekolah Dasar (SD). SD itu diberinama SD Negeri Ujungalang Filial Bondan.

Lalu sejak kapan Apudin ini mengajar di SD tersebut?, ia mengajar kala para guru-guru lain tak betah tak bertahan lama.

Mereka tak betah disinyalir lantaran dusun tersebut untuk melaluinya benar-benar butuh kesabaran dan perjuangan ekstra dengan tekat baja.

Waktu itu masuklah Apudin, sebagai tenaga pengajar tak tetap, hanya dialah yang hingga kini masih bertahan di SD tersebut.

Sebagai tenaga pengajar, dia (apudin) dengan terbuka memberitahu bahwa dirinya sebenarnya hanyalah lulusan SD. Namun dengan seiringnya waktu, Apudin kini sudah paket C.

Namanya Sekolah Dasar, yang diajarkan yakni dari mulai kelas 1 (satu) hingga 6 (enam), begitupun di SD Negeri Ujungalang Filial Bondan.

Meski kelas 1 hingga 6 yang siswanya merupakan pelajar asli dari daerah setempat, namun jumlah keseluruhan siswanya hanya ada 15.

Apudin tak merasa bosan, buktinya dia masih bertahan belasan tahun sebagai tenaga pengajar di Bondan, Ujungalang Kampung Laut. Sebuah kawasan yang memang terkenal dengan kampung nelayan dan juga dengan Laguna Segara Anakan.

Disinggung terkait penghasilan yang ia dapatkan, Apudin mengaku jika sebenarnya penghasilannya itu tak cukup memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.

Namun Apudin bisa memanfatkan sumber pemasukan selain menjadi tenaga pengajar, yakni dengan mengelola tambak. (Hasan)

 Penulis :    hasan
 Editor   :    Bayu
Jumlah Artikel 376 Pos
Loading...