oleh

Bahasa Website dan Blog Tentang User Friendly dan SEO Friendly

CILACAP.INFO – Mengenal bahasa dalam dunia website tentang User Friendly dan SEO Friendly maksud arti dan caranya serta perbedaanya.

Pertama mengenal istilah User Friendly dalam dunia website, User Friendly adalah suatu laman yang mudah diakses oleh pengguna.

Selain itu user friendly ini merujuk kepada tampilan situs atau navigasi situs yang dalam hal ini mudah dan tidak memusingkan para pengguna dan pembaca.

User Friendly terkadang juga diistilahkan dengan merujuk pada desain website yang Responsive atau Mobile Friendly. Dimana desain laman akan menyesuaikan secara otomatis dengan browser yang dipakai baik diakses pada perangkat selular maupun dekstop. Sehingga tampilan situs yang diakses baik melalui ponsel, tab maupun laptop dan komputer akan dengan sendirinya menyesuaikan layar.

Selain daripada beberapa hal diatas, User Friendly pada suatu laman juga harus Fast Loading Speed. Sehingga para pengguna dan pembaca teramat senang dan tidak mudah segera pergi dari laman karena waktu membuka laman cepat tidak lama.

User Friendly juga merujuk pada domain atau nama website, dalam hal ini tentunya website harus mudah diingat serta menggunakan nama atau kata yang pendek.

Menurut beberapa penelitian, Domain yang pendek sudah pasti mudah diingat, minimal 12 huruf sebelum diakhiri extension domain.

Faktor User Friendly ini tentunya juga akan berpengaruh pada trafik direct (langsung) seperti mudah diingatnya suatu domain atau laman. User Friendly juga bisa diartikan bahwa akan memanjakan para pengguna atau pengakses.

Baca Juga :   Cara Menghilangkan ?m=1 di Blogger Blogspot

SEO Friendly

Berbeda lagi istilah SEO Friendly, istilah SEO adalah berasal dari bahasa inggris yang artinya Search Engine Optimization. Dalam bahasa indonesia artinya Optimasi Mesin Pencarian.

Optimasi Mesin pencarian ini juga penting bagi pemilik laman, karena dengan optimasi memungkinkan suatu artikel di laman ada di mesin pencarian seperti google.

Optimasi bisa diartikan dengan apa yang dicari oleh orang di mesin pencarian dan mudah ditemukan, sehingga website atau laman anda akan dikunjungi.

Ketika seseorang mengetikan suatu istilah atau kata kunci pada pencarian. Lalu artikel ada di mesin pencarian tersebut dan ada pada halaman awal mesin pencari, maka berkesempatan untuk dikunjungi banyak orang.

Namun agar laman atau kata kunci ada di awal mesin pencarian tidaklah mudah, sebab ada jutaan laman dan ada ribuan website yang menentukan keywords yang sama, maka dibutuhkan teknik SEO.

Cara agar artikel ada di mesin pencari, yakni ada kaitannya dengan tulisan pada suatu laman. Dimana pada tulisan tersebut ada kata kunci, baik pada Judul, Sub Heading maupun dalam Isi dan pada Gambar. Dalam dunia website juga terdapat teknik penulisan agar memiliki score readability (keterbacaan) yang baik.

Semua orang sudah pasti bisa menulis, namun menulis dalam website ada teknik yang harus dilakukan. Menulis dalam website juga diperlukan space break atau ditandai baris selanjutnya. Sehingga artikel jika dilihat para pembaca akan nyaman dan ini juga bisa kembali lagi pada User Friendly.

Baca Juga :   Solusi Email dari Domain Sendiri tak Aktif Setelah Menggunakan Cloudflare

Teknik User Friendly dan SEO Friendly

Teknik User Friendly dan SEO Friendly selain dari teknik menulis dengan penempatan keyword atau kata kunci pada setiap artikel, juga dibutuhkan beberapa pendukung.

Beberapa pendukungnya seperti, Tema yang Responsive atau Mobile Friendly, setelah memilih domain yang mudah diingat.

Tema yang responsive saja tidak cukup, pasalnya dalam setiap tema ada yang disebut dengan JavaScript yang membuat website berjalan lambat. Maka dibutuhkan suatu pengoptimalan kecepatan seperti menggunakan Cache agar file-file berupa JavaScript (JS) maupun CSS dapat dikompress atau minify.

Selain daripada itu juga tidak cukup, diperlukan navigasi situs yang mudah, serta mudahnya orang lain atau pembaca menjumpai menu-menu penting.

Teknik diatas jika sudah diterapkan maka, jangan lupa agar laman anda diverifikasikan pada Webmaster, dan gunakan Sitemap, Hati-hati dalam merubah Robots.txt yang bisa jadi penyebab artikel atau url anda diblockir dan tidak diindeks mesin pencari.

Jika artikel anda terindex, namun pengunjung yang memiliki jaringan internet lambat ketika mencari via mobile smartphone maka anda bisa gunakan AMP (Accelerated Mobiles Pages).

Terakhir gunakan permalink yang anda sukai, jika anda menggunakan platform selain blogger ada beberapa pilihan permalink dan anda juga bisa custom sesuai yang anda inginkan. Dan jangan lupa konsisten dalam menggunakan permalink, kalau merubah permalink usahakan agar anda menggunakan Redirect.

Permalink Friendly

Permalink Friendly menurut yoast seo jika di WordPress yakni seperti /%postname%/ dan /%category/%postname%/ namun anda juga bisa custom yang lainnya.

Baca Juga :   Gambar di Website Sebaiknya di Kompres

Pasalnya merujuk beberapa laman termasuk laman besar-besar, ada yang menggunkan permalinknya amat panjang, namun mereka konsisten dengan itu.

Merujuk WordPress, permalink Default yang disarankan yakni selalu ada Trailing Slash atau Garis Miring. Sedangkan banyak laman seperti laman berita baik di luar negri maupun dalam negri adalah tanpa garis miring.

Pada intinya, jika anda ingin menggunakan permalink tanpa trailing slash atau garis “/” miring pada akhiran domain juga harus konsisten. Caranya jika di WordPress begitu mudah, tinggal anda buang garis miring dan jangan buang % “/%postname%” maka otomatis laman anda akan tanpa garis miring baik pada url Category, Tag dan juga Post.

Namun bagi kami Trailing Slash atau non trailing slash bukanlah penyebab artikel itu terindex mesin pencari. Karena URL Without Trailing Slash hanya perspektif para pemilik website bukan perspektif mesin pencari untuk mengindexnya.

Merujuk laman blogger, laman blogger identik dengan .html disetiap akhir url. Dan merujuk blog.google.com justru memakai trailingslash.

Blogger kenamaan di indonesia bahkan suka menggunakan Trailing Slash dan tidak menghapusnya, meski mereka telah berpindah dari blogger ke wordpress. Yang mereka rubah hanya permalink dan tentunya menggunakan Trailing Slash.

Sedangkan apabila menggukan tema yang support AMP, maka jika menggunakan AMP Automatic, url AMP identik ?amp setelah /. Jika tidak menggunakan trailing slash maka akan ?amp dan ini tentunya bisa menjadi penyebab pengecualian.