oleh

Anak WNA Pekerja PLTU Cilacap Dinyatakan Negatif Corona, Issu Sekolah Puhua Purwokerto Hoax

BANYUMAS, Cilacap.info – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo menyatakan bahwa Anak WNA China negatif Corona.

Sebelumnya diketahui, seorang warga negara asing (WNA) asal China yang bekerja di perusahaan milik negara, PLTU Karangkandri Kesugihan Cilacap, anaknya terkena Demam, Flu dan Batuk.

Karena itulah WNA tersebut melaporkan kondisi anaknya, yang kemudian Pihak dari Dinas Kesehatan Cilacap merujuk wanita berinisial LS (29) ke RSUD Margono Purwokerto Banyumas.

Pasalnya, TKA bersama keluarganya datang dari China, ia mengambil cuti untuk pulang ke negaranya dan kembali lagi ke indonesia dengan membawa anak dan istrinya.

Sebagai antisipasi, maka dari itu pihak Dinkes Cilacap kemudian membawa anak dari TKA yang terkena flu, batuk dan demam tersebut ke RSUD Margono Purwokerto.

Baca Juga : Batuk dan Pilek, Diduga Anak WNA China yang bekerja di Cilacap Terkena Virus Corona

Sedangkan Moh Taqrib Alatas yang merupakan Wakil Direktur Pelayanan dan Kerja Sama RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, mengatakan. Usai diperiksa, WNA China yang orang tuanya bekerja di PLTU Cilacap dinyatakan 90 persen negatif corona.

“Usai diperiksa, WNA asal China yang tinggal di Cilacap 90 persen negatif corona.” Ucapnya, Selasa (28/1).

Ia juga menambahkan, terkait issu yang beredar tentang guru sekolah bernama puhua purwokerto banyumas terjangkit korona dan dirawat di RSUD Margono itu adalah hoax.

“Terkait issu pasien guru puhua purwokerto terinfeksi korona, itu adalah kabar bohong atau hoax. Dan yang menyebarkan hoax tersebut juga telah memberikan pernyataan melalui teks tertulis disertai materai.” Kata dia.