oleh

18 Desa dan 4 Kecamatan di Cilacap akan Punya Tol

TASIKMALAYA, Cilacap.info – Progres terkait pembangunan tol yang menghubungkan Cilacap, Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan Bandung masih dalam tahap perencanaan. Tol sepanjang 206,32 Kilometer yang membentang dari Cilacap Jawa Tengah(Jateng) hingga Bandung Jawa Barat (Jabar) akan melewati beberapa kabupaten, kecamatan dan desa.

39 Kecamatan akan dilalui oleh tol tersebut yang diantaranya 4 kecamatan dengan 18 Desa di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Sedangkan di Jawa Barat akan melalui 35 Kecamatan dengan 135 desa.

Menurut penuturan dari Mintari Yuliningsih selaku asisten dari jasa marga. Rencana pembangunan tol tersebut akan mulai dilakukan penggarapan pada tahun 2022 dengan masa pembangunan 2 tahun (Sampai tahun 2024).

“Tol yang menghubungkan Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran dan Cilacap akan di mulai pada tahun 2022 dan berakhir pada 2024.” Paparnya pada saat menghadiri kegiatan sosialisasi rencana pembangunan jalan tol di Kota Tasikmalaya, Rabu, (12/02/2020) kemarin.

Dalam acara sosialisasi tersebut juga terdapat forum tanya jawab yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Drs. R. Mujadi kepada para peserta yang menghidiri kegiatan sosialiasi perencanaan pembangunan jalan tol tersebut.

Para peserta yang hadir menanyakan beberapa hal, yang diantaranya sebagai berikut:

– Peserta meminta agar Sosialisasi harus terus dilaksanakan terkait rencana pembangunan jalan Tol tersebut. Kemudian untuk permasalahan ganti rugi lahan, hal itu harus sesuai dengan ketentuan dan harus menguntungkan. Sehingga kata rugi tak ada melainkan yang ada adalah untung.

– Masih terkait proses penggantian lahan, peserta juga mengatakan. Proses penggantian lahan harus langsung ke masyarakat. Hal itu guna menghindari bocornya dana.

– Sedangkan terkait pembangunan tol, Masyarakat siap mendukung rencana pembangunan jalan Tol tersebut. Namun dalam pengerjaannya nanti, untuk tetap melibatkan putra daerah.

Adapun Hasil dari kegiatan Sosialisasi tersebut, kemudian hal itu dituangkan dalam Lembar Berita Acara dan di Tanda Tangani.